Detail Katalog
ID: 30669Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENERAPAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) BERBASIS DIGITAL DI KECAMATAN TAMBUN SELATAN KABUPATEN BEKASI / Ismailla Indra Iqpeba
Pengarang:
Ismailla Indra Iqpeba ; Karno
Ismailla Indra Iqpeba ; Karno
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Pemerintah Daerah
Deskripsi Fisik:
15 hlm : illus
15 hlm : illus
Nomor Panggil:
352.150 959 824 21 ISM p
352.150 959 824 21 ISM p
Control Number:
INLIS000000001193895
INLIS000000001193895
BIB ID:
0010-0226000979
0010-0226000979
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyelenggaraan PATEN di Kecamatan Tambun selatan
masih terdapat beberapa permasalahan yang menyebabkan pelaksanaannya kurang efektif. Adanya aturan dari Pemerintah Daerah terkait dengan uraian tugas personil pelaksana PATEN, kurangnya sosialisasi petugas Kecamatan kepada masyarakat terhadap pelayanan perizinan, serta minimnya sarana dan prasarana di Kecamatan Tambun selatan yang mengakibatkan proses penerbitan izin usaha menjadi terhambat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis Digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Metode: kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan informan kunci sebagai data di dalam penelitian ini adalah Camat Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Kegiatan wawancara langsung dengan teknik wawancara semiterstruktur, observasi, dokumentasi. Kemudian teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dari hasil analisis diambil kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis Digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi telah berjalan cukup baik. 2) Hambatan dalam Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis Digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi secara umum antara lain faktor sarana dan prasaran yang masih belum memadai, dan kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat, sehingga membuat banyak yang tidak mengetahui persayaratan atau alur prosedur pelayanan di kantor Kecamatan Tambun Selatan, Prosedur pelayanan yang menurut masyarakat masih belum dapat dipahami karena papan informasi yang terdapat di kantor camat tidak langsung bisa dilihat oleh masyarakat mengenai Persyaratan Prizinan dan Non Perizinan, gangguan jaringan komputerisasi yang membuat lama validasi perizinan, waktu pelayanan yang masih belum tepat waktu, fasilitas pelayanan yang belum dikatakan mendukung dan faktor kesadaran masayarakat dalam memenuhi persyaratan berkas pelayanan. 3) Dalam mendukung terlaksananya Pelaksanaan Pelayanan Terpadu secara Digitalisasi di Kecamatan Tambun terkait sistem komputerisasi kurang menyesuaikan untuk kategori pelayanan. Kesimpulan: Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi masih menghadapi beberapa hambatan signifikan seperti kurangnya sosialisasi, sarana dan prasarana yang tidak memadai, dan sistem komputerisasi yang kurang sesuai, yang mengakibatkan pelaksanaannya kurang efektif.
masih terdapat beberapa permasalahan yang menyebabkan pelaksanaannya kurang efektif. Adanya aturan dari Pemerintah Daerah terkait dengan uraian tugas personil pelaksana PATEN, kurangnya sosialisasi petugas Kecamatan kepada masyarakat terhadap pelayanan perizinan, serta minimnya sarana dan prasarana di Kecamatan Tambun selatan yang mengakibatkan proses penerbitan izin usaha menjadi terhambat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis Digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Metode: kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan informan kunci sebagai data di dalam penelitian ini adalah Camat Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Kegiatan wawancara langsung dengan teknik wawancara semiterstruktur, observasi, dokumentasi. Kemudian teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dari hasil analisis diambil kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis Digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi telah berjalan cukup baik. 2) Hambatan dalam Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis Digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi secara umum antara lain faktor sarana dan prasaran yang masih belum memadai, dan kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat, sehingga membuat banyak yang tidak mengetahui persayaratan atau alur prosedur pelayanan di kantor Kecamatan Tambun Selatan, Prosedur pelayanan yang menurut masyarakat masih belum dapat dipahami karena papan informasi yang terdapat di kantor camat tidak langsung bisa dilihat oleh masyarakat mengenai Persyaratan Prizinan dan Non Perizinan, gangguan jaringan komputerisasi yang membuat lama validasi perizinan, waktu pelayanan yang masih belum tepat waktu, fasilitas pelayanan yang belum dikatakan mendukung dan faktor kesadaran masayarakat dalam memenuhi persyaratan berkas pelayanan. 3) Dalam mendukung terlaksananya Pelaksanaan Pelayanan Terpadu secara Digitalisasi di Kecamatan Tambun terkait sistem komputerisasi kurang menyesuaikan untuk kategori pelayanan. Kesimpulan: Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi masih menghadapi beberapa hambatan signifikan seperti kurangnya sosialisasi, sarana dan prasarana yang tidak memadai, dan sistem komputerisasi yang kurang sesuai, yang mengakibatkan pelaksanaannya kurang efektif.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05039/IPDN/2024 |
352.150 959 824 21 ISM p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193895 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210105055 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000979 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENERAPAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) BERBASIS DIGITAL DI KECAMATAN TAMBUN SELATAN KABUPATEN BEKASI /$c Ismailla Indra Iqpeba | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Ismailla Indra Iqpeba | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 15 hlm : $b illus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18151 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Karno | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.150 959 824 21 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.150 959 824 21 ISM p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Pemerintah Daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyelenggaraan PATEN di Kecamatan Tambun selatan masih terdapat beberapa permasalahan yang menyebabkan pelaksanaannya kurang efektif. Adanya aturan dari Pemerintah Daerah terkait dengan uraian tugas personil pelaksana PATEN, kurangnya sosialisasi petugas Kecamatan kepada masyarakat terhadap pelayanan perizinan, serta minimnya sarana dan prasarana di Kecamatan Tambun selatan yang mengakibatkan proses penerbitan izin usaha menjadi terhambat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis Digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Metode: kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan informan kunci sebagai data di dalam penelitian ini adalah Camat Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Kegiatan wawancara langsung dengan teknik wawancara semiterstruktur, observasi, dokumentasi. Kemudian teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dari hasil analisis diambil kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis Digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi telah berjalan cukup baik. 2) Hambatan dalam Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis Digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi secara umum antara lain faktor sarana dan prasaran yang masih belum memadai, dan kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat, sehingga membuat banyak yang tidak mengetahui persayaratan atau alur prosedur pelayanan di kantor Kecamatan Tambun Selatan, Prosedur pelayanan yang menurut masyarakat masih belum dapat dipahami karena papan informasi yang terdapat di kantor camat tidak langsung bisa dilihat oleh masyarakat mengenai Persyaratan Prizinan dan Non Perizinan, gangguan jaringan komputerisasi yang membuat lama validasi perizinan, waktu pelayanan yang masih belum tepat waktu, fasilitas pelayanan yang belum dikatakan mendukung dan faktor kesadaran masayarakat dalam memenuhi persyaratan berkas pelayanan. 3) Dalam mendukung terlaksananya Pelaksanaan Pelayanan Terpadu secara Digitalisasi di Kecamatan Tambun terkait sistem komputerisasi kurang menyesuaikan untuk kategori pelayanan. Kesimpulan: Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) berbasis digitalisasi di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi masih menghadapi beberapa hambatan signifikan seperti kurangnya sosialisasi, sarana dan prasarana yang tidak memadai, dan sistem komputerisasi yang kurang sesuai, yang mengakibatkan pelaksanaannya kurang efektif. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026