Detail Katalog
ID: 30684Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PERAN DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGATASI PENGANGGURAN DI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA / Bambang Yodi Wibisono
Edisi: -
Pengarang:
Bambang Yodi Wibisono ; Ela Lesmanawaty Wargadinata
Bambang Yodi Wibisono ; Ela Lesmanawaty Wargadinata
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
ketenagakerjaan
Deskripsi Fisik:
11 hlm : Ilust ; - -
11 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
331.598 121 1 BAM p
331.598 121 1 BAM p
Control Number:
INLIS000000001193910
INLIS000000001193910
BIB ID:
0010-0226000994
0010-0226000994
Catatan
Penelitian ini di latarbelakangi atas dasar angka
pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara selalu mengalami peningkatan disetiap
tahun, hal ini dikarenakan banyak nya pencari kerja dengan tingkat pendidikan rendah, minim
dalam hal keterampilan dan keahlian sehingga kualifikasi perusahaan tidak dapat terpenuhi,
terlebih lagi kesempatan kerja yang tersedia sangat terbatas, karena faktor tersebut, Disnaker
Kota Medan Prov. Sumatera Utara bertugas untuk menurunkan angka pengangguran di Kota
Medan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi dinas
ketenagakerjaan dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera
Utara. Metode: . Penelitian ini memakai teori menurut Siagian (2000: 142-150), dimana teori
tersebut memiliki peran yang dibagi menjadi tiga dimensi, yaitu, peran sebagai Inovator, peran
sebagai Modernisator dan peran sebagai Pelopor. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan
kualitatif jenis deskriptif, yaitu melalui teknik wawancara dan observasi serta dokumentasi.
Hasil/Temuan: Bersumber pada hasil penelitian ini, dapat diambil kesimpulan peran
DISNAKER sudah berjalan secara baik tetapi tidak dikatakan secara maksimal. Adapun faktor
yang mempengaruhi meningkatnya angka pengangguran, seperti belum adanya kebijakan
khusus terkait dengan pengangguran, rendahnya pendidikan para pencari kerja, keterampilan
dan keahlian yang masih minim, serta keterbatasannya lowongan kerja sehingga para pencari
kerja masih sulit untuk di tempatkan. Kesimpulan: Peran Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan
sebagai Inovator dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara
ini tentunya sudah membuat beberapa inovasi, salah satunya mendata berbagai pelaku industri
maupun pelaku usaha guna membangun link komunikasi antara para pencari kerja maupun
yang membutuhkan pekerja untuk bekerja, hal ini masih saja belum berjalan lancar dikarenakan
kurangnya kesadaran dari pihak pengangguran akan adanya promosi dalam pengisian
lowongan pekerjaan.
pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara selalu mengalami peningkatan disetiap
tahun, hal ini dikarenakan banyak nya pencari kerja dengan tingkat pendidikan rendah, minim
dalam hal keterampilan dan keahlian sehingga kualifikasi perusahaan tidak dapat terpenuhi,
terlebih lagi kesempatan kerja yang tersedia sangat terbatas, karena faktor tersebut, Disnaker
Kota Medan Prov. Sumatera Utara bertugas untuk menurunkan angka pengangguran di Kota
Medan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi dinas
ketenagakerjaan dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera
Utara. Metode: . Penelitian ini memakai teori menurut Siagian (2000: 142-150), dimana teori
tersebut memiliki peran yang dibagi menjadi tiga dimensi, yaitu, peran sebagai Inovator, peran
sebagai Modernisator dan peran sebagai Pelopor. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan
kualitatif jenis deskriptif, yaitu melalui teknik wawancara dan observasi serta dokumentasi.
Hasil/Temuan: Bersumber pada hasil penelitian ini, dapat diambil kesimpulan peran
DISNAKER sudah berjalan secara baik tetapi tidak dikatakan secara maksimal. Adapun faktor
yang mempengaruhi meningkatnya angka pengangguran, seperti belum adanya kebijakan
khusus terkait dengan pengangguran, rendahnya pendidikan para pencari kerja, keterampilan
dan keahlian yang masih minim, serta keterbatasannya lowongan kerja sehingga para pencari
kerja masih sulit untuk di tempatkan. Kesimpulan: Peran Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan
sebagai Inovator dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara
ini tentunya sudah membuat beberapa inovasi, salah satunya mendata berbagai pelaku industri
maupun pelaku usaha guna membangun link komunikasi antara para pencari kerja maupun
yang membutuhkan pekerja untuk bekerja, hal ini masih saja belum berjalan lancar dikarenakan
kurangnya kesadaran dari pihak pengangguran akan adanya promosi dalam pengisian
lowongan pekerjaan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05971/IPDN/2023 |
331.598 121 1 BAM p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193910 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210111050 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226000994 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PERAN DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGATASI PENGANGGURAN DI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Bambang Yodi Wibisono | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Bambang Yodi Wibisono | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 hlm : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14920 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Ela Lesmanawaty Wargadinata | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 331.598 121 1 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 331.598 121 1 BAM p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a ketenagakerjaan | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini di latarbelakangi atas dasar angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara selalu mengalami peningkatan disetiap tahun, hal ini dikarenakan banyak nya pencari kerja dengan tingkat pendidikan rendah, minim dalam hal keterampilan dan keahlian sehingga kualifikasi perusahaan tidak dapat terpenuhi, terlebih lagi kesempatan kerja yang tersedia sangat terbatas, karena faktor tersebut, Disnaker Kota Medan Prov. Sumatera Utara bertugas untuk menurunkan angka pengangguran di Kota Medan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi dinas ketenagakerjaan dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara. Metode: . Penelitian ini memakai teori menurut Siagian (2000: 142-150), dimana teori tersebut memiliki peran yang dibagi menjadi tiga dimensi, yaitu, peran sebagai Inovator, peran sebagai Modernisator dan peran sebagai Pelopor. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif, yaitu melalui teknik wawancara dan observasi serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Bersumber pada hasil penelitian ini, dapat diambil kesimpulan peran DISNAKER sudah berjalan secara baik tetapi tidak dikatakan secara maksimal. Adapun faktor yang mempengaruhi meningkatnya angka pengangguran, seperti belum adanya kebijakan khusus terkait dengan pengangguran, rendahnya pendidikan para pencari kerja, keterampilan dan keahlian yang masih minim, serta keterbatasannya lowongan kerja sehingga para pencari kerja masih sulit untuk di tempatkan. Kesimpulan: Peran Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan sebagai Inovator dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara ini tentunya sudah membuat beberapa inovasi, salah satunya mendata berbagai pelaku industri maupun pelaku usaha guna membangun link komunikasi antara para pencari kerja maupun yang membutuhkan pekerja untuk bekerja, hal ini masih saja belum berjalan lancar dikarenakan kurangnya kesadaran dari pihak pengangguran akan adanya promosi dalam pengisian lowongan pekerjaan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026