Detail Katalog
ID: 30693Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
UPAYA PENGURANGAN ANGKA PUTUS SEKOLAH BAGI PENYANDANG DISABILITAS OLEH WALINAGARI DI KENAGARIAN TABEK PANJANG KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATERA BARAT : - / Windi Puan Maharani
Edisi: -
Pengarang:
Windi Puan Maharani ; Muhadam Labolo
Windi Puan Maharani ; Muhadam Labolo
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pendidikan Khusus untuk Disabilitas
Deskripsi Fisik:
10 hlm : - ; - -
10 hlm : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
371.915 981 382 WIN u
371.915 981 382 WIN u
Control Number:
INLIS000000001193918
INLIS000000001193918
BIB ID:
0010-0226001002
0010-0226001002
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Angka Permasalahan putus sekolah bagi anak
disabilitas kerap terlihat di Kenagarian Tabek Panjang Kecamatan Baso Kabupaten Agam.
Berbagai faktor yang menjadi penyebab anak disabilitas putus sekolah menjadi tugas tersendiri
bagi pemerintah, pihak sekolah dan keluarga/masyarakat untuk menanggulangi hal tersebut.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kegiatan dan langkah-langkah yang
diupayakan oleh Walinagari untuk mengurangi jumlah anak berkebutuhan khusus yang putus
sekolah serta memberi penjelasan mngenai hambatan dan dukungan yang mendorong dan
menghambat terlaksananya kegiatan yang diupayakan oleh Walinagari. Metode: Dengan
menggunakan metode kualitatif deksriptif dengan strategi penelitian Studi Kasus atau sering
disebut dengan CSR (Case Study Research). Dan teori yang digunakan merupakan teori dari
Suyanto dan Dian Savitri yakninya dengan melakukan intervensi dini berupa penanganan anak
yang bermasalah sedari dini, memanfaatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah
setempat. Hasil/Temuan: pemerintah kenagarian telah berupaya mengurangi angka putus
sekolah dengan cara pengenalan terhadap masyarakat melalui komunikasi sosialisasi berupa
pentas seni, memberikan bantuan seperti sekolah paket dan bantuan berupa dana dari kas
Nagari, dan yang menjadi hambatan adalah kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya
pendidikan inklusif serta lingkungan keluarga dan masyarakat yang belum terbuka terhadap perbedaan yang ada. Kesimpulan: Penyebab anak penyandang disabilitas tidak mendapatkan
pendidikan inklusif dikarenakan oleh pola asuh orangtua yang tidak efektif karena minimnya
pengetahuan mengenai pola asuh anak apalagi anak dengan keterbatasan khusus atau
disabilitas, begitu juga dengan masyarakat yang tidak terbuka atas perbedaan yang ada, dan hal
lain terjadi karena faktor ekonomi yang kurang memadai mengingat pendidikan inklusif yang
ada di Kenagarian Tabek Panjang merupakan sekolah swasta yang memerlukan biaya dalam
sistem pengajarannya.
disabilitas kerap terlihat di Kenagarian Tabek Panjang Kecamatan Baso Kabupaten Agam.
Berbagai faktor yang menjadi penyebab anak disabilitas putus sekolah menjadi tugas tersendiri
bagi pemerintah, pihak sekolah dan keluarga/masyarakat untuk menanggulangi hal tersebut.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kegiatan dan langkah-langkah yang
diupayakan oleh Walinagari untuk mengurangi jumlah anak berkebutuhan khusus yang putus
sekolah serta memberi penjelasan mngenai hambatan dan dukungan yang mendorong dan
menghambat terlaksananya kegiatan yang diupayakan oleh Walinagari. Metode: Dengan
menggunakan metode kualitatif deksriptif dengan strategi penelitian Studi Kasus atau sering
disebut dengan CSR (Case Study Research). Dan teori yang digunakan merupakan teori dari
Suyanto dan Dian Savitri yakninya dengan melakukan intervensi dini berupa penanganan anak
yang bermasalah sedari dini, memanfaatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah
setempat. Hasil/Temuan: pemerintah kenagarian telah berupaya mengurangi angka putus
sekolah dengan cara pengenalan terhadap masyarakat melalui komunikasi sosialisasi berupa
pentas seni, memberikan bantuan seperti sekolah paket dan bantuan berupa dana dari kas
Nagari, dan yang menjadi hambatan adalah kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya
pendidikan inklusif serta lingkungan keluarga dan masyarakat yang belum terbuka terhadap perbedaan yang ada. Kesimpulan: Penyebab anak penyandang disabilitas tidak mendapatkan
pendidikan inklusif dikarenakan oleh pola asuh orangtua yang tidak efektif karena minimnya
pengetahuan mengenai pola asuh anak apalagi anak dengan keterbatasan khusus atau
disabilitas, begitu juga dengan masyarakat yang tidak terbuka atas perbedaan yang ada, dan hal
lain terjadi karena faktor ekonomi yang kurang memadai mengingat pendidikan inklusif yang
ada di Kenagarian Tabek Panjang merupakan sekolah swasta yang memerlukan biaya dalam
sistem pengajarannya.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05973/IPDN/2023 |
371.915 981 382 WIN u |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193918 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210112415 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001002 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a UPAYA PENGURANGAN ANGKA PUTUS SEKOLAH BAGI PENYANDANG DISABILITAS OLEH WALINAGARI DI KENAGARIAN TABEK PANJANG KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATERA BARAT : $b - /$c Windi Puan Maharani | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Windi Puan Maharani | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 10 hlm : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15360 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Muhadam Labolo | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 371.915 981 382 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 371.915 981 382 WIN u | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Pendidikan Khusus untuk Disabilitas | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Angka Permasalahan putus sekolah bagi anak disabilitas kerap terlihat di Kenagarian Tabek Panjang Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Berbagai faktor yang menjadi penyebab anak disabilitas putus sekolah menjadi tugas tersendiri bagi pemerintah, pihak sekolah dan keluarga/masyarakat untuk menanggulangi hal tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kegiatan dan langkah-langkah yang diupayakan oleh Walinagari untuk mengurangi jumlah anak berkebutuhan khusus yang putus sekolah serta memberi penjelasan mngenai hambatan dan dukungan yang mendorong dan menghambat terlaksananya kegiatan yang diupayakan oleh Walinagari. Metode: Dengan menggunakan metode kualitatif deksriptif dengan strategi penelitian Studi Kasus atau sering disebut dengan CSR (Case Study Research). Dan teori yang digunakan merupakan teori dari Suyanto dan Dian Savitri yakninya dengan melakukan intervensi dini berupa penanganan anak yang bermasalah sedari dini, memanfaatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah setempat. Hasil/Temuan: pemerintah kenagarian telah berupaya mengurangi angka putus sekolah dengan cara pengenalan terhadap masyarakat melalui komunikasi sosialisasi berupa pentas seni, memberikan bantuan seperti sekolah paket dan bantuan berupa dana dari kas Nagari, dan yang menjadi hambatan adalah kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya pendidikan inklusif serta lingkungan keluarga dan masyarakat yang belum terbuka terhadap perbedaan yang ada. Kesimpulan: Penyebab anak penyandang disabilitas tidak mendapatkan pendidikan inklusif dikarenakan oleh pola asuh orangtua yang tidak efektif karena minimnya pengetahuan mengenai pola asuh anak apalagi anak dengan keterbatasan khusus atau disabilitas, begitu juga dengan masyarakat yang tidak terbuka atas perbedaan yang ada, dan hal lain terjadi karena faktor ekonomi yang kurang memadai mengingat pendidikan inklusif yang ada di Kenagarian Tabek Panjang merupakan sekolah swasta yang memerlukan biaya dalam sistem pengajarannya. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026