Detail Katalog

ID: 30717
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENERAPAN KONSEP PENTA HELIX DALAM OPTIMALISASI INVESTASI PADA KAWASAN AEROTROPOLIS DI KABUPATEN KULON PROGO / Ilham Putra Setyaji

Edisi: -

Pengarang:
Ilham Putra Setyaji ; Ani Martini
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Optimalisasi Investasi
Deskripsi Fisik:
9 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
332.659 827 1 ILH p
Control Number:
INLIS000000001193942
BIB ID:
0010-0226001026
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Letak Kulon Progo yang strategis menjadikan daerah
tersebut sebagai primadona tujuan investasi. Adanya pembangunan Yogyakarta Internasional Airport
semakin membuka peluang dan potensi untuk berinvestasi, terlebih Bandara Internasional Yogyakarta
dibangun dengan konsep aerotropolis sehingga mampu merangsang kawasan yang terbentang sekitar
bandara menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Penyusunan regulasi yang kondusif dan menjamin
kemanan bagi investor menjadi tugas dan peran penting Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam
hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kulon Progo. Tujuan:
2
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan konsep penta
helix dalam optimalisasi investasi pada kawasan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo, serta
mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat penerapan konsep penta helix dalam
optimalisasi investasi pada kawasan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo. Metode: Metode
penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan secara
deduktif . Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dilakukan dengan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penerapan konsep penta helix pada proses kolaborasi
dalam optimalisasi investasi di Kabupaten Kulon Progo secara umum telah berjalan dengan lancar. Namun, sejak awal proses kolaborasi tidak ada bentuk komitmen yang resmi dari para stakeholder.
Artinya dalam kolaborasi ini hanya dikaitkan mengenai masing-masing kepentingan setiap aktor yang
ada. Kesimpulan: Proses kolaborasi yang dilakukan oleh kelima aktor dalam optimalisasi investasi
pada kawasan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo secara umum telah berjalan dengan lancar.
Namun terdapat beberapa penghambat seperti belum adanya landasan yang jelas dalam melakukan
kolaborasi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05984/IPDN/2023 332.659 827 1 ILH p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193942 1
005 _ _ 20260210011758 2
035 # # $a 0010-0226001026 3
245 1 # $a PENERAPAN KONSEP PENTA HELIX DALAM OPTIMALISASI INVESTASI PADA KAWASAN AEROTROPOLIS DI KABUPATEN KULON PROGO /$c Ilham Putra Setyaji 4
100 _ # $a Ilham Putra Setyaji 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 9 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15425 8
700 _ # $a Ani Martini 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 10
082 # # $a 332.659 827 1 11
084 # # $a 332.659 827 1 ILH p 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Optimalisasi Investasi 14
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Letak Kulon Progo yang strategis menjadikan daerah tersebut sebagai primadona tujuan investasi. Adanya pembangunan Yogyakarta Internasional Airport semakin membuka peluang dan potensi untuk berinvestasi, terlebih Bandara Internasional Yogyakarta dibangun dengan konsep aerotropolis sehingga mampu merangsang kawasan yang terbentang sekitar bandara menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Penyusunan regulasi yang kondusif dan menjamin kemanan bagi investor menjadi tugas dan peran penting Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kulon Progo. Tujuan: 2 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan konsep penta helix dalam optimalisasi investasi pada kawasan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo, serta mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat penerapan konsep penta helix dalam optimalisasi investasi pada kawasan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan secara deduktif . Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penerapan konsep penta helix pada proses kolaborasi dalam optimalisasi investasi di Kabupaten Kulon Progo secara umum telah berjalan dengan lancar. Namun, sejak awal proses kolaborasi tidak ada bentuk komitmen yang resmi dari para stakeholder. Artinya dalam kolaborasi ini hanya dikaitkan mengenai masing-masing kepentingan setiap aktor yang ada. Kesimpulan: Proses kolaborasi yang dilakukan oleh kelima aktor dalam optimalisasi investasi pada kawasan aerotropolis di Kabupaten Kulon Progo secara umum telah berjalan dengan lancar. Namun terdapat beberapa penghambat seperti belum adanya landasan yang jelas dalam melakukan kolaborasi. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 10 Feb 2026
Export