Detail Katalog
ID: 30724Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PEMANFAATAN ASET GEDUNG DAN BANGUNAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PEKALONGAN / Hasfi Nurul Falah
Edisi: -
Pengarang:
Hasfi Nurul Falah
Hasfi Nurul Falah
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pendapatan Asli Daerah
Deskripsi Fisik:
7 hlm : Ilust ; - -
7 hlm : Ilust ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
336.025 982 632 HAS o
336.025 982 632 HAS o
Control Number:
INLIS000000001193949
INLIS000000001193949
BIB ID:
0010-0226001033
0010-0226001033
Catatan
Pemanfaatan Aset Daerah menjadi salah satu
sumber pendapatan daerah yang cukup besar. Salah satu aset yang dapat dijadikan sumber
pendapatan daerah aslah Aset Gedung dan Bangunan. Segala bentuk pemanfaatan aset
gedung dan bangunan yang diantaranya sewa, Kerjasama pemanfaatan, pinjam pakai,
bangun serah gunan dan bangun guna serah. Segala bentuk pemanfaatan yang dilakukan oleh
Pemkab Pekalongan ternyata masih kurang optimal yang dapat dilihat melalui LRA Kab.
Pekalongan Tahun 2021, dalam laporan terrsebut menunjukan bahwasanya Pemanfaatan aset
gedung dan bangunan jauh lebih kecil dibandingkan dengan hasil penjualan aset tersebut.
Tujuan : Tujuan penelitian, yaitu untuk menganalisis dan mengetahui cara untuk
mengoptimalisasi pemanfaatan aset gedung dan bangunan yang ada di Kab. Pekalongan
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekataninduktif
dan analisis terhadap teori Siringoringo mengenai Optmalisasi dan teori Siregar mengenai
pemanfaatan aset/barang milik daerah.Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan
teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Pelaksanaan Pemanfaatan aset gedung dan bangunan di Kab. Pekalongan
telah sesuai dengan prosedur dan dapat dilaksanakan dengan baik namun masih terdapat
kendala dalam pelaksanaannya. Kesimpulannya bahwa pelaksanaan pemanfaatan aset gedung
dan bangunan yang dilaksanakan oleh BPKD Kab. Pekalongan mendapati kendala secara
intern dan ekstern. Dimana kendala intern yag dialami seperti penguasaan pengelola aset di
bidang Iptek masih kurang, sedangkan kendala ekstern seperti Ketika BPKD melakukan
Kerjasama pemanfaatan dengan pihak ketiga, pihak ketiga tersebut terkadang melakukan
kecurangan yang tidak sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan Upaya
dalam mengatasi hambatan yaitu dalam contoh hambatan intern dengan cara melakukan
bimtek untuk penguasaaan para pengelola aset terhadap teknologi terkhusus penguasaan
Microsoft office dan basic computer lainya. Hambatan ekstern yang dihadapi oleh BPKD
Kab. Pekalongan diselesaikan dengan peningkatan pengawasan dan pemantauan terhadap
mitra atau pihak ketiga yang melakukan Kerjasama.
sumber pendapatan daerah yang cukup besar. Salah satu aset yang dapat dijadikan sumber
pendapatan daerah aslah Aset Gedung dan Bangunan. Segala bentuk pemanfaatan aset
gedung dan bangunan yang diantaranya sewa, Kerjasama pemanfaatan, pinjam pakai,
bangun serah gunan dan bangun guna serah. Segala bentuk pemanfaatan yang dilakukan oleh
Pemkab Pekalongan ternyata masih kurang optimal yang dapat dilihat melalui LRA Kab.
Pekalongan Tahun 2021, dalam laporan terrsebut menunjukan bahwasanya Pemanfaatan aset
gedung dan bangunan jauh lebih kecil dibandingkan dengan hasil penjualan aset tersebut.
Tujuan : Tujuan penelitian, yaitu untuk menganalisis dan mengetahui cara untuk
mengoptimalisasi pemanfaatan aset gedung dan bangunan yang ada di Kab. Pekalongan
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekataninduktif
dan analisis terhadap teori Siringoringo mengenai Optmalisasi dan teori Siregar mengenai
pemanfaatan aset/barang milik daerah.Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan
teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Pelaksanaan Pemanfaatan aset gedung dan bangunan di Kab. Pekalongan
telah sesuai dengan prosedur dan dapat dilaksanakan dengan baik namun masih terdapat
kendala dalam pelaksanaannya. Kesimpulannya bahwa pelaksanaan pemanfaatan aset gedung
dan bangunan yang dilaksanakan oleh BPKD Kab. Pekalongan mendapati kendala secara
intern dan ekstern. Dimana kendala intern yag dialami seperti penguasaan pengelola aset di
bidang Iptek masih kurang, sedangkan kendala ekstern seperti Ketika BPKD melakukan
Kerjasama pemanfaatan dengan pihak ketiga, pihak ketiga tersebut terkadang melakukan
kecurangan yang tidak sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan Upaya
dalam mengatasi hambatan yaitu dalam contoh hambatan intern dengan cara melakukan
bimtek untuk penguasaaan para pengelola aset terhadap teknologi terkhusus penguasaan
Microsoft office dan basic computer lainya. Hambatan ekstern yang dihadapi oleh BPKD
Kab. Pekalongan diselesaikan dengan peningkatan pengawasan dan pemantauan terhadap
mitra atau pihak ketiga yang melakukan Kerjasama.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05989/IPDN/2023 |
336.025 982 632 HAS o |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001193949 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260210014551 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001033 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PEMANFAATAN ASET GEDUNG DAN BANGUNAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PEKALONGAN /$c Hasfi Nurul Falah | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Hasfi Nurul Falah | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 7 hlm : $b Ilust ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15276 | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 336.025 982 632 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 336.025 982 632 HAS o | 11 |
| 020 | # |
# |
$a - | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Pendapatan Asli Daerah | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Pemanfaatan Aset Daerah menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang cukup besar. Salah satu aset yang dapat dijadikan sumber pendapatan daerah aslah Aset Gedung dan Bangunan. Segala bentuk pemanfaatan aset gedung dan bangunan yang diantaranya sewa, Kerjasama pemanfaatan, pinjam pakai, bangun serah gunan dan bangun guna serah. Segala bentuk pemanfaatan yang dilakukan oleh Pemkab Pekalongan ternyata masih kurang optimal yang dapat dilihat melalui LRA Kab. Pekalongan Tahun 2021, dalam laporan terrsebut menunjukan bahwasanya Pemanfaatan aset gedung dan bangunan jauh lebih kecil dibandingkan dengan hasil penjualan aset tersebut. Tujuan : Tujuan penelitian, yaitu untuk menganalisis dan mengetahui cara untuk mengoptimalisasi pemanfaatan aset gedung dan bangunan yang ada di Kab. Pekalongan Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekataninduktif dan analisis terhadap teori Siringoringo mengenai Optmalisasi dan teori Siregar mengenai pemanfaatan aset/barang milik daerah.Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Pemanfaatan aset gedung dan bangunan di Kab. Pekalongan telah sesuai dengan prosedur dan dapat dilaksanakan dengan baik namun masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Kesimpulannya bahwa pelaksanaan pemanfaatan aset gedung dan bangunan yang dilaksanakan oleh BPKD Kab. Pekalongan mendapati kendala secara intern dan ekstern. Dimana kendala intern yag dialami seperti penguasaan pengelola aset di bidang Iptek masih kurang, sedangkan kendala ekstern seperti Ketika BPKD melakukan Kerjasama pemanfaatan dengan pihak ketiga, pihak ketiga tersebut terkadang melakukan kecurangan yang tidak sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan Upaya dalam mengatasi hambatan yaitu dalam contoh hambatan intern dengan cara melakukan bimtek untuk penguasaaan para pengelola aset terhadap teknologi terkhusus penguasaan Microsoft office dan basic computer lainya. Hambatan ekstern yang dihadapi oleh BPKD Kab. Pekalongan diselesaikan dengan peningkatan pengawasan dan pemantauan terhadap mitra atau pihak ketiga yang melakukan Kerjasama. | 14 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 10 Feb 2026