Detail Katalog

ID: 30736
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KUALITAS WEBSITE BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN, KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH / Anindita Ayu Nugraheni

Pengarang:
Anindita Ayu Nugraheni ; Eem Nurnawati
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Sistem Informasi
Deskripsi Fisik:
14 hlm
Nomor Panggil:
005.360 959 826 43 ANI a
Control Number:
INLIS000000001193961
BIB ID:
0010-0226001045
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Terselenggaranya e-government merupakan
salah satu wujud implementasi SPBE di Indonesia. Sesuai dengan Peraturan Presiden
Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, hingga saat ini pemerintah Kabupaten Wonosobo masih terus berupaya mengembangkan implementasi kebijakan digitalisasi pemerintahan salah satunya melalui pemanfaatan website instansi pemerintah. Website Badan Pengelolaan Pendapatan, keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Wonosobo (BPPKAD) dengan tautan bppkad.wonosobokab.go.id menjadi salah satu wujud inovasi layanan publik. Akan tetapi dalam penerapan serta pengelolaan nya, website BPPKAD sampai saat ini masih kurang up-to-date dengan beberapa fitur yang tidak dapat diakses serta jumlah pengunjung yang masih minim. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas website BPPKAD Kabupaten Wonosobo dengan mengidentifikasi kualitas website berdasarkan tiga dimensi dari teori Kualitas Website yang dikemukakan oleh Alvaro Rocha. Selain itu, tujuan penelitian ini juga untuk mengetahui kendala serta upaya dalam implementasi website BPPKAD Kabupaten Wonosobo. Metode: Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data pendekatan induktif. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Website BPPKAD Kabupaten Wonosobo sudah memenuhi tiga dimensi dalam teori kualitas website menurut Alvaro Rocha yaitu meliputi 8 indikator yaitu akurasi, relevansi, kq4elengkapan, pembaruan, keandalan,
daya tanggap, kegunaan dan aksesibilitas. Kesimpulan: Adapun faktor penghambat yang terjadi dalam pengelolaan website yaitu kurangnya SDM, rentan gangguan jaringan, dan pengetahuan masyarakat kurang. Saran yang dapat dilakukan untuk mengatasi beberapa permasalahan yaitu menambah sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang IT, khususnya dalam melaksanakan pengelolaan website, mengoptimalkan pengelolaan website dengan cara memperbaiki fitur yang tidak dapat diakses dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan website BPPKAD Kabupaten Wonosobo.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05066/IPDN/2024 005.360 959 826 43 ANI a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193961 1
005 _ _ 20260210021927 2
035 # # $a 0010-0226001045 3
245 1 # $a ANALISIS KUALITAS WEBSITE BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN, KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH /$c Anindita Ayu Nugraheni 4
100 _ # $a Anindita Ayu Nugraheni 5
300 # # $a 14 hlm 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17560 7
700 _ # $a Eem Nurnawati 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 005.360 959 826 43 10
084 # # $a 005.360 959 826 43 ANI a 11
650 # 4 $a Sistem Informasi 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Terselenggaranya e-government merupakan salah satu wujud implementasi SPBE di Indonesia. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, hingga saat ini pemerintah Kabupaten Wonosobo masih terus berupaya mengembangkan implementasi kebijakan digitalisasi pemerintahan salah satunya melalui pemanfaatan website instansi pemerintah. Website Badan Pengelolaan Pendapatan, keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Wonosobo (BPPKAD) dengan tautan bppkad.wonosobokab.go.id menjadi salah satu wujud inovasi layanan publik. Akan tetapi dalam penerapan serta pengelolaan nya, website BPPKAD sampai saat ini masih kurang up-to-date dengan beberapa fitur yang tidak dapat diakses serta jumlah pengunjung yang masih minim. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas website BPPKAD Kabupaten Wonosobo dengan mengidentifikasi kualitas website berdasarkan tiga dimensi dari teori Kualitas Website yang dikemukakan oleh Alvaro Rocha. Selain itu, tujuan penelitian ini juga untuk mengetahui kendala serta upaya dalam implementasi website BPPKAD Kabupaten Wonosobo. Metode: Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data pendekatan induktif. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Website BPPKAD Kabupaten Wonosobo sudah memenuhi tiga dimensi dalam teori kualitas website menurut Alvaro Rocha yaitu meliputi 8 indikator yaitu akurasi, relevansi, kq4elengkapan, pembaruan, keandalan, daya tanggap, kegunaan dan aksesibilitas. Kesimpulan: Adapun faktor penghambat yang terjadi dalam pengelolaan website yaitu kurangnya SDM, rentan gangguan jaringan, dan pengetahuan masyarakat kurang. Saran yang dapat dilakukan untuk mengatasi beberapa permasalahan yaitu menambah sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang IT, khususnya dalam melaksanakan pengelolaan website, mengoptimalkan pengelolaan website dengan cara memperbaiki fitur yang tidak dapat diakses dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan website BPPKAD Kabupaten Wonosobo. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name