Detail Katalog

ID: 30747
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SMART ENVIRONMENT DALAM MEWUJUDKAN SMART CITY OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN DI KOTA KEDIRI PROVINSI JAWA TIMUR : Studi di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Kediri Provinsi Jawa Timur / FACHRUR ROZZY RAMADHAN

Pengarang:
FACHRUR ROZZY RAMADHAN ; Ely Sukmana
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Kebijakan Pemerintah dalam Administrasi
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
352.340 959 828 26 FAC i
Control Number:
INLIS000000001193972
BIB ID:
0010-0226001056
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan lingkungan untuk mencapai tujuan bebas
limbah sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat.
Tujuan:Jumlah sampah di Kota Kediri menjadi masalah serius yang harus segera ditangani guna
mewujudkan konsep Smart Environment, di mana tidak ada lagi limbah sampah yang menumpuk
melalui platform digital aplikasi E-Bank Sampah. Salah satu kepentingan utama dalam
digitalisasi pengelolaan sampah adalah mempercepat, menyederhanakan, dan meningkatkan
efisiensi melalui platform digital E-Bank Sampah. Metode: Penelitian ini mengadopsi
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami fenomena terkait pelaksanaan
kebijakan Smart Environment oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan di
Kota Kediri, dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi.
Hasil: Platform ini tidak hanya memudahkan penyaluran sampah, tetapi juga memfasilitasi akses
informasi terkini dan pengelompokan sampah. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan Smart
Environment meliputi regulasi yang jelas, sinergi antar pelaksana program, dan kesadaran akan
pentingnya digitalisasi. Namun, masih ada hambatan seperti kurangnya pemahaman digital,
fasilitas yang belum optimal, dan resistensi terhadap perubahan. Kepatuhan pelaksana program,
sumber daya manusia, finansial, dan alam, serta kekuasaan dan strategi aktor, penting dalam
mencapai tujuan kebijakan. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri untuk
memberikan edukasi maupun pelatihan bagi masyarakat agar dapat melaksanakan kebijakan
Smart Environment dengan baik di Kota Kediri. Dampak positif kebijakan ini terlihat dalam
peningkatan indeks Smart Environment Kota Kediri dan peningkatan keterampilan
penyelenggara pemerintahan dalam pengelolaan limbah sampah.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05076/IPDN/2024 352.340 959 828 26 FAC i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001193972 1
005 _ _ 20260210025615 2
035 # # $a 0010-0226001056 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SMART ENVIRONMENT DALAM MEWUJUDKAN SMART CITY OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN DI KOTA KEDIRI PROVINSI JAWA TIMUR : $b Studi di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Kediri Provinsi Jawa Timur /$c FACHRUR ROZZY RAMADHAN 4
100 _ # $a FACHRUR ROZZY RAMADHAN 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19666 7
700 _ # $a Ely Sukmana 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 352.340 959 828 26 10
084 # # $a 352.340 959 828 26 FAC i 11
650 # 4 $a Kebijakan Pemerintah dalam Administrasi 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan lingkungan untuk mencapai tujuan bebas limbah sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat. Tujuan:Jumlah sampah di Kota Kediri menjadi masalah serius yang harus segera ditangani guna mewujudkan konsep Smart Environment, di mana tidak ada lagi limbah sampah yang menumpuk melalui platform digital aplikasi E-Bank Sampah. Salah satu kepentingan utama dalam digitalisasi pengelolaan sampah adalah mempercepat, menyederhanakan, dan meningkatkan efisiensi melalui platform digital E-Bank Sampah. Metode: Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami fenomena terkait pelaksanaan kebijakan Smart Environment oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan di Kota Kediri, dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil: Platform ini tidak hanya memudahkan penyaluran sampah, tetapi juga memfasilitasi akses informasi terkini dan pengelompokan sampah. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan Smart Environment meliputi regulasi yang jelas, sinergi antar pelaksana program, dan kesadaran akan pentingnya digitalisasi. Namun, masih ada hambatan seperti kurangnya pemahaman digital, fasilitas yang belum optimal, dan resistensi terhadap perubahan. Kepatuhan pelaksana program, sumber daya manusia, finansial, dan alam, serta kekuasaan dan strategi aktor, penting dalam mencapai tujuan kebijakan. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri untuk memberikan edukasi maupun pelatihan bagi masyarakat agar dapat melaksanakan kebijakan Smart Environment dengan baik di Kota Kediri. Dampak positif kebijakan ini terlihat dalam peningkatan indeks Smart Environment Kota Kediri dan peningkatan keterampilan penyelenggara pemerintahan dalam pengelolaan limbah sampah. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name