Detail Katalog

ID: 30784
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUHAMMAD NATSIR KOTA SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT : - / ALHAKIM RAMADHAN

Edisi: -

Pengarang:
ALHAKIM RAMADHAN ; Mutiar Fitri Dewi
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
permasalahan rokok
Deskripsi Fisik:
10 : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
362.296 598 132 2 ALH i
Control Number:
INLIS000000001194009
BIB ID:
0010-0226001093
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rokok menjadi isu krusial di beberapa negara, termasuk
Indonesia. Berbagai penelitian telah dilakukan mengenai bahaya rokok. Di indonesia sendiri
merokok sudah menjadi kebiasaaan. Maka dari itu pemerintah telah mengeluarkan berbagai
peraturan untuk mengurangi angka perokok di Indonesia. Begitu juga dengan Pemerintah Daerah
Kota Solok, telah mengeluarkan Peraturan Daerah No 1 Tahun 2020 tentang Kawasan Tanpa
Rokok. Tujuan: Untuk mengetahui dan mendeskripsikan Implementasi kebijakan Kawasan
Tanpa Rokok di Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Natsir serta faktor penghambat
implementasi peraturan daerah tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
induktif dengan pendekatan kualitatif, model implementasi dengan Teori Edward III, teknik
pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menggunakan
model analisis data Miles dan Huberman mulai dari reduksi data, penyajian data, hingga penarikan
kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu
Implementasi Kebijakan Kawasa Tanpa Rokok di RSUD M. Natsir sudah diterapkan namun masih
belum optimal, dilihat dari aspek 1). Komunikasi, kurangnya sosialisasi; 2). Sumber daya,
kurangnya anggaran; 3). Disoposisi, kurangnya dedikasi aparat; serta 4) Struktur birokrasi, yang
sudah baik. Kesimpulan: Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di Rumah Sakit Umum
Daerah Muhammad Natsir Kota Solok Provinsi Sumatera Barat sudah diterapkan. Namun pada
pelaksanaannya belum berjalan dengan optimal. Dilihat dari kurangnya sosialisasi, kurangnya
anggaran, dan dedikasi dari aparat. Maka dari itu sebagai saran dari peneliti, hal yang harus
dilakukan pemerintah adalah menggunakan cara yang lebih kekinian dalam sosialisasi,
membentuk tim khusus, lebih tegas dalam pemberian sanksi, serta pejabat pemerintah harus
memberikan contoh kepada masyarakat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06016/IPDN/2023 362.296 598 132 2 ALH i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194009 1
005 _ _ 20260211092932 2
035 # # $a 0010-0226001093 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUHAMMAD NATSIR KOTA SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT : $b - /$c ALHAKIM RAMADHAN 4
100 _ # $a ALHAKIM RAMADHAN 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 10 : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13810 8
700 _ # $a Mutiar Fitri Dewi 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 10
082 # # $a 362.296 598 132 2 11
084 # # $a 362.296 598 132 2 ALH i 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a permasalahan rokok 14
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rokok menjadi isu krusial di beberapa negara, termasuk Indonesia. Berbagai penelitian telah dilakukan mengenai bahaya rokok. Di indonesia sendiri merokok sudah menjadi kebiasaaan. Maka dari itu pemerintah telah mengeluarkan berbagai peraturan untuk mengurangi angka perokok di Indonesia. Begitu juga dengan Pemerintah Daerah Kota Solok, telah mengeluarkan Peraturan Daerah No 1 Tahun 2020 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Tujuan: Untuk mengetahui dan mendeskripsikan Implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Natsir serta faktor penghambat implementasi peraturan daerah tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif induktif dengan pendekatan kualitatif, model implementasi dengan Teori Edward III, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta menggunakan model analisis data Miles dan Huberman mulai dari reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Implementasi Kebijakan Kawasa Tanpa Rokok di RSUD M. Natsir sudah diterapkan namun masih belum optimal, dilihat dari aspek 1). Komunikasi, kurangnya sosialisasi; 2). Sumber daya, kurangnya anggaran; 3). Disoposisi, kurangnya dedikasi aparat; serta 4) Struktur birokrasi, yang sudah baik. Kesimpulan: Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Natsir Kota Solok Provinsi Sumatera Barat sudah diterapkan. Namun pada pelaksanaannya belum berjalan dengan optimal. Dilihat dari kurangnya sosialisasi, kurangnya anggaran, dan dedikasi dari aparat. Maka dari itu sebagai saran dari peneliti, hal yang harus dilakukan pemerintah adalah menggunakan cara yang lebih kekinian dalam sosialisasi, membentuk tim khusus, lebih tegas dalam pemberian sanksi, serta pejabat pemerintah harus memberikan contoh kepada masyarakat. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 11 Feb 2026
Export