Detail Katalog
ID: 30802Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
TATA KELOLA PENANGGULANGAN BENCANA PADA MASA TANGGAP DARURAT DI KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN : - / Aziizah Rahmasari
Edisi: -
Pengarang:
Aziizah Rahmasari ; Petrus Polyando
Aziizah Rahmasari ; Petrus Polyando
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
pengamanan dari bencana
Deskripsi Fisik:
14 : Ilust. ; - -
14 : Ilust. ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
363.345 984 773 AZI t
363.345 984 773 AZI t
Control Number:
INLIS000000001194027
INLIS000000001194027
BIB ID:
0010-0226001111
0010-0226001111
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Salah satu daerah di Indonesia yang sering terjadi
bencana yaitu Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Peristiwa bencana yang sering terjadi
memerlukan penanganan dalam menghadapi berbagai jenis bencana, dalam hal ini dilakukan
berdasarkan penilaian ancaman bencana dengan identifikasi jenis ancaman, data sejarah kejadian
bencana dan hasil kajian para pakar tentang potensi bencana di suatu daerah. Menghadapi berbagai
peristiwa bencana pemerintah telah melakukan upaya dengan menetapkan Undang – Undang Nomor 24
Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang menjadi pedoman pengaturan dalam setiap
perencanaan maupun aksi yang akan di lakukan oleh pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi
bencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab penanggulangan
bencana pada masa tanggap darurat belum dilakukan secara sistematis di Kabupaten Gowa. Metode:
Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan
induktif. Data yang di pakai dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini informan
ditentukanmelalui teknik purposive dan snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan
reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Tata Kelola Penanggulangan Bencana Pada Masa Tanggap Darurat Di Kabupaten Gowa di kaji
dari 2 (dua) proses kolaborasi yang mempengaruhi pengelolaan tanggap darurat bencana, yaitu : proses
dialog tatap muka dan proses membangun kepercayaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa Tata Kelola Penanggulangan Bencana Pada Masa Tanggap Darurat Di Kabupaten Gowa belum
dilakukan secara sistematis dilihat dari 2 (dua) proses kolaborasi yang dinilai masih kurang baik dalam
mendukung pengelolaan tanggap darurat bencana yang menyebabkan kurangnya hubungan komunikasi
antar pihak untuk membangun pemahaman yang sama dalam mempersiapkan segala bentuk perencanaan
dan strategi pelaksanaan tanggap darurat. Selain itu terdapat keterbatasan informasi, kurangnya sumber
daya manusia, dan sarana prasarana yang kurang memadai sehingga menjadi faktor penyebab
penanggulangan bencana pada masa tanggap darurat belum dilakukan secara sistematis di Kabupaten
Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Kesimpulan: Pemerintah Kabupaten Gowa menetapkan rencana
penanggulangan bencana secara periodik dalam jangka menengah maupun jangka panjang yang
melibatkan berbagai pihak dalam menyusun serta memperbaruhi rencana strategi penanggulangan
bencana pada masa tanggap darurat, menyediakan penyebaran informasi yang merata serta menambah
peralatan kerja, dan melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar tata kelola
penanggulangan bencana pada masa tanggap darurat di Kabupaten Gowa menjadi lebih tertata dengan
mekanisme tata kelola tanggap darurat yang baku dan sistematis akan mengurangi dampak yang lebih
besar akibat peristiwa bencana.
bencana yaitu Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Peristiwa bencana yang sering terjadi
memerlukan penanganan dalam menghadapi berbagai jenis bencana, dalam hal ini dilakukan
berdasarkan penilaian ancaman bencana dengan identifikasi jenis ancaman, data sejarah kejadian
bencana dan hasil kajian para pakar tentang potensi bencana di suatu daerah. Menghadapi berbagai
peristiwa bencana pemerintah telah melakukan upaya dengan menetapkan Undang – Undang Nomor 24
Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang menjadi pedoman pengaturan dalam setiap
perencanaan maupun aksi yang akan di lakukan oleh pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi
bencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab penanggulangan
bencana pada masa tanggap darurat belum dilakukan secara sistematis di Kabupaten Gowa. Metode:
Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan
induktif. Data yang di pakai dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini informan
ditentukanmelalui teknik purposive dan snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan
reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Tata Kelola Penanggulangan Bencana Pada Masa Tanggap Darurat Di Kabupaten Gowa di kaji
dari 2 (dua) proses kolaborasi yang mempengaruhi pengelolaan tanggap darurat bencana, yaitu : proses
dialog tatap muka dan proses membangun kepercayaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa Tata Kelola Penanggulangan Bencana Pada Masa Tanggap Darurat Di Kabupaten Gowa belum
dilakukan secara sistematis dilihat dari 2 (dua) proses kolaborasi yang dinilai masih kurang baik dalam
mendukung pengelolaan tanggap darurat bencana yang menyebabkan kurangnya hubungan komunikasi
antar pihak untuk membangun pemahaman yang sama dalam mempersiapkan segala bentuk perencanaan
dan strategi pelaksanaan tanggap darurat. Selain itu terdapat keterbatasan informasi, kurangnya sumber
daya manusia, dan sarana prasarana yang kurang memadai sehingga menjadi faktor penyebab
penanggulangan bencana pada masa tanggap darurat belum dilakukan secara sistematis di Kabupaten
Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Kesimpulan: Pemerintah Kabupaten Gowa menetapkan rencana
penanggulangan bencana secara periodik dalam jangka menengah maupun jangka panjang yang
melibatkan berbagai pihak dalam menyusun serta memperbaruhi rencana strategi penanggulangan
bencana pada masa tanggap darurat, menyediakan penyebaran informasi yang merata serta menambah
peralatan kerja, dan melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar tata kelola
penanggulangan bencana pada masa tanggap darurat di Kabupaten Gowa menjadi lebih tertata dengan
mekanisme tata kelola tanggap darurat yang baku dan sistematis akan mengurangi dampak yang lebih
besar akibat peristiwa bencana.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06031/IPDN/2023 |
363.345 984 773 AZI t |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194027 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260211095114 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001111 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a TATA KELOLA PENANGGULANGAN BENCANA PADA MASA TANGGAP DARURAT DI KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN : $b - /$c Aziizah Rahmasari | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Aziizah Rahmasari | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 14 : $b Ilust. ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13991 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Petrus Polyando | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.345 984 773 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.345 984 773 AZI t | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a pengamanan dari bencana | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Salah satu daerah di Indonesia yang sering terjadi bencana yaitu Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Peristiwa bencana yang sering terjadi memerlukan penanganan dalam menghadapi berbagai jenis bencana, dalam hal ini dilakukan berdasarkan penilaian ancaman bencana dengan identifikasi jenis ancaman, data sejarah kejadian bencana dan hasil kajian para pakar tentang potensi bencana di suatu daerah. Menghadapi berbagai peristiwa bencana pemerintah telah melakukan upaya dengan menetapkan Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang menjadi pedoman pengaturan dalam setiap perencanaan maupun aksi yang akan di lakukan oleh pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi bencana. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab penanggulangan bencana pada masa tanggap darurat belum dilakukan secara sistematis di Kabupaten Gowa. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Data yang di pakai dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini informan ditentukanmelalui teknik purposive dan snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tata Kelola Penanggulangan Bencana Pada Masa Tanggap Darurat Di Kabupaten Gowa di kaji dari 2 (dua) proses kolaborasi yang mempengaruhi pengelolaan tanggap darurat bencana, yaitu : proses dialog tatap muka dan proses membangun kepercayaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Tata Kelola Penanggulangan Bencana Pada Masa Tanggap Darurat Di Kabupaten Gowa belum dilakukan secara sistematis dilihat dari 2 (dua) proses kolaborasi yang dinilai masih kurang baik dalam mendukung pengelolaan tanggap darurat bencana yang menyebabkan kurangnya hubungan komunikasi antar pihak untuk membangun pemahaman yang sama dalam mempersiapkan segala bentuk perencanaan dan strategi pelaksanaan tanggap darurat. Selain itu terdapat keterbatasan informasi, kurangnya sumber daya manusia, dan sarana prasarana yang kurang memadai sehingga menjadi faktor penyebab penanggulangan bencana pada masa tanggap darurat belum dilakukan secara sistematis di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Kesimpulan: Pemerintah Kabupaten Gowa menetapkan rencana penanggulangan bencana secara periodik dalam jangka menengah maupun jangka panjang yang melibatkan berbagai pihak dalam menyusun serta memperbaruhi rencana strategi penanggulangan bencana pada masa tanggap darurat, menyediakan penyebaran informasi yang merata serta menambah peralatan kerja, dan melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar tata kelola penanggulangan bencana pada masa tanggap darurat di Kabupaten Gowa menjadi lebih tertata dengan mekanisme tata kelola tanggap darurat yang baku dan sistematis akan mengurangi dampak yang lebih besar akibat peristiwa bencana. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 11 Feb 2026