Detail Katalog
ID: 30865Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PELAKSANAAN DETEKSI DAN CEGAH DINI DALAM PENCEGAHAN RADIKALISME OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DI KOTA CIMAHI PROVINSI JAWA BARAT : - / Alfina Handayani
Edisi: -
Pengarang:
Alfina Handayani ; Wiredarme
Alfina Handayani ; Wiredarme
Penerbit:
IPDN,
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Perlindungan masyarakat
Deskripsi Fisik:
11 : - ; - -
11 : - ; - -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
363.359 824 ALF p
363.359 824 ALF p
Control Number:
INLIS000000001194090
INLIS000000001194090
BIB ID:
0010-0226001174
0010-0226001174
Catatan
Penulis tertarik mengambil judul tersebut dikarenakan
ditemukan adanya kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Cimahi yang sudah aktif menyebarkan
ajaran radikalisme sejak tahun 2000-an. Hal ini bertolakbelakang dengan Kota Cimahi yang dijuluki
sebagai Kota Tentara yang bisa diasumsikan kota yang aman dari radikalisme. Tujuan: Pengamatan
ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan deteksi dan cegah dini dalam pencegahan radikalisme.
Disamping itu juga untuk mengetahui hambatan apa saja yang muncul dalam pelaksanaan deteksi dan
cegah dini serta upaya apa yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Cimahi
dalam mengatasi hambatan yang ada. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode
penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Sumber data pada penelitian ini adalah
sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian
data, dan verifikasi data. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil wawancara, pengamatan di lapangan, dan pengumpulan
dokumentasi, sejauh ini pelaksanaan deteksi dan cegah dini dalam pencegahan radikalisme di Kota
Cimahi belum maksimal karena keterbatasan ilmu intelijen. Hambatan yang ada diantaranya masih
kurangnya kualitas SDM dan keterbatasan anggaran penunjang pelaksanaan deteksi dan cegah dini.
Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang ada diantaranya anggota diikutsertakan
pendidikan dan pelatihan ilmu intelijen serta memperketat pengawasan di lingkungan masyarakat
terpapar radikalisme. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka penulis
mengajukan saran antara lain: meningkatkan fungsi directing untuk mengarahkan anggota
berkompeten mengisi kekosongan jabatan dan mengikuti pendidikan dan pelatihan tambahan di
bidang ilmu intelijen serta berkoordinasi lebih lanjut bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
Kota Cimahi untuk fasilitasi program deradikalisasi.
ditemukan adanya kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Cimahi yang sudah aktif menyebarkan
ajaran radikalisme sejak tahun 2000-an. Hal ini bertolakbelakang dengan Kota Cimahi yang dijuluki
sebagai Kota Tentara yang bisa diasumsikan kota yang aman dari radikalisme. Tujuan: Pengamatan
ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan deteksi dan cegah dini dalam pencegahan radikalisme.
Disamping itu juga untuk mengetahui hambatan apa saja yang muncul dalam pelaksanaan deteksi dan
cegah dini serta upaya apa yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Cimahi
dalam mengatasi hambatan yang ada. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode
penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Sumber data pada penelitian ini adalah
sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian
data, dan verifikasi data. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil wawancara, pengamatan di lapangan, dan pengumpulan
dokumentasi, sejauh ini pelaksanaan deteksi dan cegah dini dalam pencegahan radikalisme di Kota
Cimahi belum maksimal karena keterbatasan ilmu intelijen. Hambatan yang ada diantaranya masih
kurangnya kualitas SDM dan keterbatasan anggaran penunjang pelaksanaan deteksi dan cegah dini.
Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang ada diantaranya anggota diikutsertakan
pendidikan dan pelatihan ilmu intelijen serta memperketat pengawasan di lingkungan masyarakat
terpapar radikalisme. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka penulis
mengajukan saran antara lain: meningkatkan fungsi directing untuk mengarahkan anggota
berkompeten mengisi kekosongan jabatan dan mengikuti pendidikan dan pelatihan tambahan di
bidang ilmu intelijen serta berkoordinasi lebih lanjut bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
Kota Cimahi untuk fasilitasi program deradikalisasi.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06071/IPDN/2023 |
363.359 824 ALF p |
Baca di tempat | Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194090 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260211105620 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001174 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PELAKSANAAN DETEKSI DAN CEGAH DINI DALAM PENCEGAHAN RADIKALISME OLEH BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DI KOTA CIMAHI PROVINSI JAWA BARAT : $b - /$c Alfina Handayani | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Alfina Handayani | 5 |
| 250 | # |
# |
$a - | 6 |
| 300 | # |
# |
$a 11 : $b - ; $c -$e - | 7 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13946 | 8 |
| 700 | _ |
# |
$a Wiredarme | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 | 10 |
| 082 | # |
# |
$a 363.359 824 | 11 |
| 084 | # |
# |
$a 363.359 824 ALF p | 12 |
| 020 | # |
# |
$a - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Perlindungan masyarakat | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Penulis tertarik mengambil judul tersebut dikarenakan ditemukan adanya kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Cimahi yang sudah aktif menyebarkan ajaran radikalisme sejak tahun 2000-an. Hal ini bertolakbelakang dengan Kota Cimahi yang dijuluki sebagai Kota Tentara yang bisa diasumsikan kota yang aman dari radikalisme. Tujuan: Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan deteksi dan cegah dini dalam pencegahan radikalisme. Disamping itu juga untuk mengetahui hambatan apa saja yang muncul dalam pelaksanaan deteksi dan cegah dini serta upaya apa yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Cimahi dalam mengatasi hambatan yang ada. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Sumber data pada penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil wawancara, pengamatan di lapangan, dan pengumpulan dokumentasi, sejauh ini pelaksanaan deteksi dan cegah dini dalam pencegahan radikalisme di Kota Cimahi belum maksimal karena keterbatasan ilmu intelijen. Hambatan yang ada diantaranya masih kurangnya kualitas SDM dan keterbatasan anggaran penunjang pelaksanaan deteksi dan cegah dini. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang ada diantaranya anggota diikutsertakan pendidikan dan pelatihan ilmu intelijen serta memperketat pengawasan di lingkungan masyarakat terpapar radikalisme. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka penulis mengajukan saran antara lain: meningkatkan fungsi directing untuk mengarahkan anggota berkompeten mengisi kekosongan jabatan dan mengikuti pendidikan dan pelatihan tambahan di bidang ilmu intelijen serta berkoordinasi lebih lanjut bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Cimahi untuk fasilitasi program deradikalisasi. | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 11 Feb 2026