Detail Katalog

ID: 30868
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

TINGKAT TRANSPARANSI INFORMASI PUBLIK PADA WEBSITE PPID DI KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG / Muhammad Syahbana

Pengarang:
Muhammad Syahbana ; Helianus Rudianto
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
Subjek
Administrasi Publik
Deskripsi Fisik:
14 hlm : illus
Nomor Panggil:
351.095 981 631 2 MUH t
Control Number:
INLIS000000001194093
BIB ID:
0010-0226001177
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemanfaatan teknologi informasi telah meningkatkan
keterbukaan pemerintah dan mempermudah akses informasi bagi masyarakat. Melalui platform
website PPID, informasi yang sebelumnya sulit dijangkau kini dapat diakses dengan lebih mudah,
dari mana pun dan kapan pun. Tujuan: Tujuan utama dari keberadaan website PPID ini adalah untuk menyediakan informasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi dan keterbukaan. Aspek transparansi dapat diukur melalui beberapa indikator, termasuk penyediaan informasi, keterjangkauan informasi, mekanisme pengaduan, dan aliran informasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi pengaruh masing-masing indikator tersebut terhadap tingkat transparansi informasi. Metode: Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis dampak dari indikator-indikator transparansi tersebut terhadap tingkat keterbukaan informasi di Kabupaten Bangka. Hasil/Temuan: Penyediaan informasi yang akurat dan komprehensif memiliki dampak signifikan terhadap transparansi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X1 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 22,6%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Kemudahan akses informasi berpengaruh signifikan terhadap transparansi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X2 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 33,9%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Mekanisme pengaduan yang transparan berpengaruh signifikan terhadap transparansi informasi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X3 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 46,9%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Peningkatan arus informasi memiliki dampak signifikan terhadap transparansi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X4 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 42,1%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Kesimpulan: Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa setiap indikator transparansi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat transparansi informasi di Kabupaten Bangka.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05094/IPDN/2024 351.095 981 631 2 MUH t Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194093 1
005 _ _ 20260211105723 2
035 # # $a 0010-0226001177 3
245 1 # $a TINGKAT TRANSPARANSI INFORMASI PUBLIK PADA WEBSITE PPID DI KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG /$c Muhammad Syahbana 4
100 _ # $a Muhammad Syahbana 5
300 # # $a 14 hlm : $b illus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19584 7
700 _ # $a Helianus Rudianto 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 9
082 # # $a 351.095 981 631 2 10
084 # # $a 351.095 981 631 2 MUH t 11
650 # 4 $a Administrasi Publik 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemanfaatan teknologi informasi telah meningkatkan keterbukaan pemerintah dan mempermudah akses informasi bagi masyarakat. Melalui platform website PPID, informasi yang sebelumnya sulit dijangkau kini dapat diakses dengan lebih mudah, dari mana pun dan kapan pun. Tujuan: Tujuan utama dari keberadaan website PPID ini adalah untuk menyediakan informasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi dan keterbukaan. Aspek transparansi dapat diukur melalui beberapa indikator, termasuk penyediaan informasi, keterjangkauan informasi, mekanisme pengaduan, dan aliran informasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengevaluasi pengaruh masing-masing indikator tersebut terhadap tingkat transparansi informasi. Metode: Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis dampak dari indikator-indikator transparansi tersebut terhadap tingkat keterbukaan informasi di Kabupaten Bangka. Hasil/Temuan: Penyediaan informasi yang akurat dan komprehensif memiliki dampak signifikan terhadap transparansi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X1 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 22,6%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Kemudahan akses informasi berpengaruh signifikan terhadap transparansi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X2 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 33,9%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Mekanisme pengaduan yang transparan berpengaruh signifikan terhadap transparansi informasi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X3 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 46,9%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Peningkatan arus informasi memiliki dampak signifikan terhadap transparansi, dengan hasil uji SPSS menunjukkan variabel X4 mempengaruhi transparansi informasi secara parsial sebesar 42,1%, dan secara simultan sebesar 36,9%. Kesimpulan: Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa setiap indikator transparansi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat transparansi informasi di Kabupaten Bangka. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name