Detail Katalog
ID: 30904Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
ANALISIS KESIAPAN E-GOVERMENT DALAM MEWUJUDKAN SMART GOVERNANCE DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Faryd Muhammad
Pengarang:
Faryd Muhammad ; Agung Nurrahman
Faryd Muhammad ; Agung Nurrahman
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2024
2024
Subjek
Administrasi Publik
Deskripsi Fisik:
26 hlm : illus
26 hlm : illus
Nomor Panggil:
351.095 984 841 FAR a
351.095 984 841 FAR a
Control Number:
INLIS000000001194129
INLIS000000001194129
BIB ID:
0010-0226001213
0010-0226001213
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berfokus pada kurangnya fasilitas penerapan E-Government dan nilai SPBE yang masih rendah di Kabupaten Muna. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah peneliti ingin menganalisis sejauh man kesiapan e-govovernment di Kabupaten Muna. Metode: Penelitian menggunakan metode quasi qualitative dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta pengambilan sampel purposive
sampling, dengan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan menggunakan teori kesiapan e-government oleh Indrajit dan teori smart
governance oleh Giffenger. Hasil/Temuan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pada dimensi partisipasi masyarakat, regulasi, dan peran aktif pemerintah masih kurang, akan tetapi pada dimensi kesiapan SDM pemda, tingkat konetifitas apenggunaan TI, dan perubahan paradigma sudah berjalan dengan baik. Infrastruktur tekomunikasi di kabupaten Muna ditemukan sudah baik hanya saja pada infrastruktur jaringan masih belum maksimal terkhusus daerah pelosok yang
masih sulit mendapatkan akses internet. Smart governance Kabupaten Muna dalam mengambil keputusan selalu melibatkan partisipasi masyrakat. Masyarakat diwakili kepala kecamatan mengadakan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) bersama Bupati Muna yang diadakan tiap tahun. Usulan masyarakat sebagai tingkat partisipasi dalam mengambil keputusan untuk menetapkan suatu kebijkan akan menjadi prioritas.
sampling, dengan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan menggunakan teori kesiapan e-government oleh Indrajit dan teori smart
governance oleh Giffenger. Hasil/Temuan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pada dimensi partisipasi masyarakat, regulasi, dan peran aktif pemerintah masih kurang, akan tetapi pada dimensi kesiapan SDM pemda, tingkat konetifitas apenggunaan TI, dan perubahan paradigma sudah berjalan dengan baik. Infrastruktur tekomunikasi di kabupaten Muna ditemukan sudah baik hanya saja pada infrastruktur jaringan masih belum maksimal terkhusus daerah pelosok yang
masih sulit mendapatkan akses internet. Smart governance Kabupaten Muna dalam mengambil keputusan selalu melibatkan partisipasi masyrakat. Masyarakat diwakili kepala kecamatan mengadakan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) bersama Bupati Muna yang diadakan tiap tahun. Usulan masyarakat sebagai tingkat partisipasi dalam mengambil keputusan untuk menetapkan suatu kebijkan akan menjadi prioritas.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
05099/IPDN/2024 |
351.095 984 841 FAR a |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194129 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260211115044 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001213 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a ANALISIS KESIAPAN E-GOVERMENT DALAM MEWUJUDKAN SMART GOVERNANCE DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Faryd Muhammad | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Faryd Muhammad | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 26 hlm : $b illus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19991 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Agung Nurrahman | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 351.095 984 841 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 351.095 984 841 FAR a | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Publik | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berfokus pada kurangnya fasilitas penerapan E-Government dan nilai SPBE yang masih rendah di Kabupaten Muna. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah peneliti ingin menganalisis sejauh man kesiapan e-govovernment di Kabupaten Muna. Metode: Penelitian menggunakan metode quasi qualitative dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta pengambilan sampel purposive sampling, dengan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan teori kesiapan e-government oleh Indrajit dan teori smart governance oleh Giffenger. Hasil/Temuan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pada dimensi partisipasi masyarakat, regulasi, dan peran aktif pemerintah masih kurang, akan tetapi pada dimensi kesiapan SDM pemda, tingkat konetifitas apenggunaan TI, dan perubahan paradigma sudah berjalan dengan baik. Infrastruktur tekomunikasi di kabupaten Muna ditemukan sudah baik hanya saja pada infrastruktur jaringan masih belum maksimal terkhusus daerah pelosok yang masih sulit mendapatkan akses internet. Smart governance Kabupaten Muna dalam mengambil keputusan selalu melibatkan partisipasi masyrakat. Masyarakat diwakili kepala kecamatan mengadakan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) bersama Bupati Muna yang diadakan tiap tahun. Usulan masyarakat sebagai tingkat partisipasi dalam mengambil keputusan untuk menetapkan suatu kebijkan akan menjadi prioritas. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 11 Feb 2026