Detail Katalog

ID: 30932
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

OPTIMALISASI PERLINDUNGAN TERHADAP KORBAN KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK DI KABUPATEN TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR / Emalia Tarisha Putri

Edisi: -

Pengarang:
Emalia Tarisha Putri ; Eva Eviany
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Kekerasan dalam Rumah Tangga
Deskripsi Fisik:
9 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
362.835 982 813 EMA o
Control Number:
INLIS000000001194157
BIB ID:
0010-0226001241
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tentang masih
banyaknya korban kekerasan pada perempuan dan anak di Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa
2
Timur. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis
optimalisasi perlindungan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak serta mendeskripsikan dan
menganalisis faktor penghambat dalam optimalisasi perlindungan terhadap korban kekerasan
perempuan dan anak di Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur. Metode: Metode penelitian
yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara,, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dinas Sosial Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak dalam melakukan pelayanan dan penanganan masih belum
optimal, mengingat ada dua fungsi dalam dinas ini yaitu fungsi sosial dan fungsi perempuan dan anak.
Perlu dibentuk UPTD PPPA guna mengoptimalkan dan memfokuskan perlindungan perempuan dan
anak. Terdapat beberapa faktor penghambat dalam beberapa fungsi yaitu penanganan
pengaduan/laporan, pelayanan kesehatan, rehabilitasi sosial, penegakan dan bantuan hukum,
pemulangan dan reintegrasi sosial, pencatatan dan pelaporan, serta monitoring dan evaluasi.
Kesimpulan: Optimalisasi Perlindungan terhadap Korban Kekerasan Perempuan dan Anak di
Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur belum berjalan secara optimal. Terjadi penurunan dari
tahun ke tahun terkait kasus kekerasan perempuan dan anak, namun dari tahun 2021 ke tahun 2022 angka penurunan kasus kekerasan perempuan dan anak sangat sedikit. Pemerintah daerah Kabupaten
Trenggalek perlu membentuk UPTD PPPA agar dapat lebih terfokus pada penanganan pemberdayaan
perempuan dan perlindungan anak. Pembentukan UPTD PPPA ini menjadi salah satu sarana dan
prasarana yang menjadi pusat pelayanan serta penanganan kasus kekerasan. Sehingga proses
pelayanan dapat berjalan optimal mengingat di dalam UPTD PPPA terdapat susunan organisasi yang
lebih spesifik dan ahli dibidangnya.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06092/IPDN/2023 362.835 982 813 EMA o Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194157 1
005 _ _ 20260211090912 2
035 # # $a 0010-0226001241 3
245 1 # $a OPTIMALISASI PERLINDUNGAN TERHADAP KORBAN KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK DI KABUPATEN TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR /$c Emalia Tarisha Putri 4
100 _ # $a Emalia Tarisha Putri 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 9 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15518 8
700 _ # $a Eva Eviany 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 10
082 # # $a 362.835 982 813 11
084 # # $a 362.835 982 813 EMA o 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Kekerasan dalam Rumah Tangga 14
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tentang masih banyaknya korban kekerasan pada perempuan dan anak di Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa 2 Timur. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis optimalisasi perlindungan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak serta mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat dalam optimalisasi perlindungan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam melakukan pelayanan dan penanganan masih belum optimal, mengingat ada dua fungsi dalam dinas ini yaitu fungsi sosial dan fungsi perempuan dan anak. Perlu dibentuk UPTD PPPA guna mengoptimalkan dan memfokuskan perlindungan perempuan dan anak. Terdapat beberapa faktor penghambat dalam beberapa fungsi yaitu penanganan pengaduan/laporan, pelayanan kesehatan, rehabilitasi sosial, penegakan dan bantuan hukum, pemulangan dan reintegrasi sosial, pencatatan dan pelaporan, serta monitoring dan evaluasi. Kesimpulan: Optimalisasi Perlindungan terhadap Korban Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur belum berjalan secara optimal. Terjadi penurunan dari tahun ke tahun terkait kasus kekerasan perempuan dan anak, namun dari tahun 2021 ke tahun 2022 angka penurunan kasus kekerasan perempuan dan anak sangat sedikit. Pemerintah daerah Kabupaten Trenggalek perlu membentuk UPTD PPPA agar dapat lebih terfokus pada penanganan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Pembentukan UPTD PPPA ini menjadi salah satu sarana dan prasarana yang menjadi pusat pelayanan serta penanganan kasus kekerasan. Sehingga proses pelayanan dapat berjalan optimal mengingat di dalam UPTD PPPA terdapat susunan organisasi yang lebih spesifik dan ahli dibidangnya. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 11 Feb 2026
Export