Detail Katalog

ID: 30936
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL MELALUI PROGRAM DIGITAL ENTREPRENEUR ACADEMY (DEA) OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BLORA PROVINSI JAWA TENGAH / FEBRIYANA TRI NUGRAHA

Edisi: -

Pengarang:
FEBRIYANA TRI NUGRAHA ; Hendrawati Hamid
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil
Deskripsi Fisik:
14 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
338.642 598 267 1 FEB p
Control Number:
INLIS000000001194161
BIB ID:
0010-0226001245
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kurangngnya pemahaman
merapkan strategi bisnis di era industri 4.0 bagi pelaku usaha mikro kecil
berdampak pada penurunan pemasaran khususnya di masa pandemi covid19. Berdasarkan Data dari Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Tengah,
jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Blora sebanyak 3.473 dan masih
banyak yang belum dikembangkan secara maksimal Hal tersebut
dipengaruhi oleh perubahan teknologi digital yang tentunya sangat
berdampak terhadap dunia usaha. Tujuan: Untuk mengetahui proses
pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil, faktor penghambat, dan upaya
yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika melalui Digital
Entrepreneur Academy (DEA). Metode: Metode yang digunakan adalah
metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi,
wawancara mendalam (indepth interview), dan dokumentasi. Penentuan
informan dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling.
Hasil/Temuan: Hasil penelitian Pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil
melaui program Digital Talent Schoalrship (DEA) Oleh Dinas Komunikasi
Informatika Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah yang dianalisis
menggunakan teori Mardikanto yang mendiskripsikan 4 (empat) pokok
pemberdayaan yaitu: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina
Kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan pemasaran produk usaha
mikro kecil pada umumnya sudah terlaksana, yaitu pelaku usaha mikro kecil
telah menggunakan teknologi digital dalam pemasaran dan promosi
produknya, akan tetapi masih dalam bentuk yang sederhana sehingga perlu
adanya inovasi dan kreatifitas. Hal ini dikarenakan peserta yang memiliki
tingkat pendidikan rendah dan peserta yang memiliki usia lanjut mengalami
kesulitan dalam memahami materi dan pelatihan yang dilakukan dalam
pelaksanaan program Digital Entrepreneur Academy (DEA). Upaya yang
dilakukan yaitu: melakukan sosialisasi tentang urgensi digitalisasi, melaksanakan program Digital Entrepreneur Academy (DEA), dan
sosialisasi pentingnya memiliki gadget, smartphone yang mumpuni.
Kesimpulan: Pemberdayaan Pelaku Usaha Mikro Kecil Melalui Program
Digital Entrepreneur Academy (DEA) Oleh Dinas Komunikasi Informatika
Kabupaten Blora secara garis besar sudah terlaksana dengan baik sesuai
dengan teori pemberdayaan yang dikemukakan Mardikanto.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06096/IPDN/2023 338.642 598 267 1 FEB p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194161 1
005 _ _ 20260211091846 2
035 # # $a 0010-0226001245 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL MELALUI PROGRAM DIGITAL ENTREPRENEUR ACADEMY (DEA) OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BLORA PROVINSI JAWA TENGAH /$c FEBRIYANA TRI NUGRAHA 4
100 _ # $a FEBRIYANA TRI NUGRAHA 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 14 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15777 8
700 _ # $a Hendrawati Hamid 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 10
082 # # $a 338.642 598 267 1 11
084 # # $a 338.642 598 267 1 FEB p 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil 14
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kurangngnya pemahaman merapkan strategi bisnis di era industri 4.0 bagi pelaku usaha mikro kecil berdampak pada penurunan pemasaran khususnya di masa pandemi covid19. Berdasarkan Data dari Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Tengah, jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Blora sebanyak 3.473 dan masih banyak yang belum dikembangkan secara maksimal Hal tersebut dipengaruhi oleh perubahan teknologi digital yang tentunya sangat berdampak terhadap dunia usaha. Tujuan: Untuk mengetahui proses pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil, faktor penghambat, dan upaya yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika melalui Digital Entrepreneur Academy (DEA). Metode: Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (indepth interview), dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian Pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil melaui program Digital Talent Schoalrship (DEA) Oleh Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah yang dianalisis menggunakan teori Mardikanto yang mendiskripsikan 4 (empat) pokok pemberdayaan yaitu: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina Kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan pemasaran produk usaha mikro kecil pada umumnya sudah terlaksana, yaitu pelaku usaha mikro kecil telah menggunakan teknologi digital dalam pemasaran dan promosi produknya, akan tetapi masih dalam bentuk yang sederhana sehingga perlu adanya inovasi dan kreatifitas. Hal ini dikarenakan peserta yang memiliki tingkat pendidikan rendah dan peserta yang memiliki usia lanjut mengalami kesulitan dalam memahami materi dan pelatihan yang dilakukan dalam pelaksanaan program Digital Entrepreneur Academy (DEA). Upaya yang dilakukan yaitu: melakukan sosialisasi tentang urgensi digitalisasi, melaksanakan program Digital Entrepreneur Academy (DEA), dan sosialisasi pentingnya memiliki gadget, smartphone yang mumpuni. Kesimpulan: Pemberdayaan Pelaku Usaha Mikro Kecil Melalui Program Digital Entrepreneur Academy (DEA) Oleh Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Blora secara garis besar sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan teori pemberdayaan yang dikemukakan Mardikanto. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 11 Feb 2026
Export