Detail Katalog

ID: 30953
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI KOPI OLEH DINAS PERTANIAN DI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PROVINSI PAPUA / Uropmabin, Hubertus

Edisi: -

Pengarang:
Uropmabin, Hubertus ; Samsul Arifin
Penerbit:
IPDN,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pemberdayaan Masyarakat Desa
Deskripsi Fisik:
10 hlm : - ; - -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
307.725 988 183 URO p
Control Number:
INLIS000000001194178
BIB ID:
0010-0226001262
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kesejahteraan masyarakat dapat diimplementasikan melalui
pemberdayaan masyarakat di daerah kabupaten pegunungan bintang. Sehingga dapat menghasilkan
petani kopi yang profesional dalam menanam kopi hinggga hasilnya dapat berkualitas. Dan dapat
meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
dan menganalisis bagaimana pemberdayaan masyarakat petani Kopi yang dilaksanakan oleh Dinas
2
Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang serta untuk mengetahui ancer penghambat dan upaya yang
dilakukan dalam melakukan Pemberdayaan Petani kopi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan
Bintang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan
pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi,
dokumentasi dan penelusuran data online. Wawancara dilakukan terhadap pihak-pihak yang terkait
dalam pemberdayaan petani kopi di kabupaten yaitu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan
Bintang, Kepala Bidang Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Pegawai Dinas pertanian,
serta Para Petani Kopi selaku obyek dari suatu pemberdayaan. Analisis data dilakukan dengan
Pengolahan Data, Penganalisisan Data, dan Penafsiran Hasil Analisis. Hasil/Temuan: Masih terdapat
beberapa hambatan baik dari Pemerintah maupun dari petani kopi itu sendiri. Kesimpulan: Penelitian
ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian
Kabupaten Pegunungan Bintang terhadap petani kopi di Kabupaten Pegunungan Bintang sudah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa hambatan baik dari Pemerintah maupun dari
petani kopi itu sendiri. Hambatan dari pemerintah seperti masih banyak petani yang belum tergabung
dalam Kelompok Tani sehingga penyaluran bantuan belum merata, dan Sarana Prasarana. Hambatan
dari petani kopi adalah akses jalan darat maupun udarah yang belom berjalan ancer dan akses jaln
yang menuju pertanaman kopi dan harga jual kopi yang tidak stabil.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06113/IPDN/2023 307.725 988 183 URO p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194178 1
005 _ _ 20260211102344 2
035 # # $a 0010-0226001262 3
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI KOPI OLEH DINAS PERTANIAN DI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PROVINSI PAPUA /$c Uropmabin, Hubertus 4
100 _ # $a Uropmabin, Hubertus 5
250 # # $a - 6
300 # # $a 10 hlm : $b - ; $c -$e - 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15234 8
700 _ # $a Samsul Arifin 9
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 10
082 # # $a 307.725 988 183 11
084 # # $a 307.725 988 183 URO p 12
020 # # $a - 13
650 # 4 $a Pemberdayaan Masyarakat Desa 14
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kesejahteraan masyarakat dapat diimplementasikan melalui pemberdayaan masyarakat di daerah kabupaten pegunungan bintang. Sehingga dapat menghasilkan petani kopi yang profesional dalam menanam kopi hinggga hasilnya dapat berkualitas. Dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pemberdayaan masyarakat petani Kopi yang dilaksanakan oleh Dinas 2 Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang serta untuk mengetahui ancer penghambat dan upaya yang dilakukan dalam melakukan Pemberdayaan Petani kopi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan penelusuran data online. Wawancara dilakukan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam pemberdayaan petani kopi di kabupaten yaitu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang, Kepala Bidang Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Pegawai Dinas pertanian, serta Para Petani Kopi selaku obyek dari suatu pemberdayaan. Analisis data dilakukan dengan Pengolahan Data, Penganalisisan Data, dan Penafsiran Hasil Analisis. Hasil/Temuan: Masih terdapat beberapa hambatan baik dari Pemerintah maupun dari petani kopi itu sendiri. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang terhadap petani kopi di Kabupaten Pegunungan Bintang sudah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa hambatan baik dari Pemerintah maupun dari petani kopi itu sendiri. Hambatan dari pemerintah seperti masih banyak petani yang belum tergabung dalam Kelompok Tani sehingga penyaluran bantuan belum merata, dan Sarana Prasarana. Hambatan dari petani kopi adalah akses jalan darat maupun udarah yang belom berjalan ancer dan akses jaln yang menuju pertanaman kopi dan harga jual kopi yang tidak stabil. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 11 Feb 2026
Export