Detail Katalog
ID: 31061Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT KECAMATAN PONOROGO DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2020 KABUPATEN PONOROGO PROVINSI JAWA TIMUR / Dita Anggraini
Pengarang:
Dita Anggraini ; Ahmad Averus
Dita Anggraini ; Ahmad Averus
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Partisipasi Politik
Deskripsi Fisik:
11 hlm
11 hlm
Nomor Panggil:
323.042 095 982 811 DIT p
323.042 095 982 811 DIT p
Control Number:
INLIS000000001194285
INLIS000000001194285
BIB ID:
0010-0226001369
0010-0226001369
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi politik masyarakat merupakan
suatu sistem penting dalam sebuah negara. Kesadaran politik masyarakat dalam hal
memberikan hak pilihnya pada pelaksanaan pilkada merupakan hal yang wajib karena
menyangkut masa depan suatu daerah dalam lima tahun kedepan. Hasil rekapitulasi
suara pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020 menunjukkan penurunan suara
sebesar 1,56% dibandingkan pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2015. Tujuan:
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi
politik masyarakat pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020 dengan
menggunakan teori Surbakti (2010) sehingga diperoleh faktor-faktor yang
menyebabkan penurunan partisipasi politik masyarakat pada pilkada Kabupaten
Ponorogo tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan
dokumentasi. Dengan teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan penurunan partisipasi politik
masyarakat berdasarkan dimensi pada teori Surbakti (2010) yaitu: (1) Kesadaran
Politik, dengan indikator pengetahuan tentang lingkungan, masyarakat, dan politik
serta ikut dalam proses pengambilan keputusan politik, (2) Kepercayaan pada
pemerintah, dengan indikator penilaian seseorang terhadap panitia penyelenggara
pilkada, (3) Status Sosial, dengan indikator keturunan, pendidikan, dan pekerjaan, (4)
Status Ekonomi, dengan indikator pendapatan, (5) Afiliasi Politik Orang Tua, dengan
indikator tergabung dalam partai politik, (6) Pengalaman Berorganisasi, dengan
indikator pernah atau sedang tergabung dalam suatu organisasi atau kelompok.
Kesimpulan: Hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi
penurunan partisipasi politik masyarakat pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020
adalah faktor kesadaran masyarakat dan status sosial. Saran bagi permasalahan tersebut
adalah menggiatkan sosialisasi yang dilakukan instansi terkait dan memperbarui sistem
pelaksanaan pilkada menggunakan e-voting.
suatu sistem penting dalam sebuah negara. Kesadaran politik masyarakat dalam hal
memberikan hak pilihnya pada pelaksanaan pilkada merupakan hal yang wajib karena
menyangkut masa depan suatu daerah dalam lima tahun kedepan. Hasil rekapitulasi
suara pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020 menunjukkan penurunan suara
sebesar 1,56% dibandingkan pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2015. Tujuan:
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi
politik masyarakat pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020 dengan
menggunakan teori Surbakti (2010) sehingga diperoleh faktor-faktor yang
menyebabkan penurunan partisipasi politik masyarakat pada pilkada Kabupaten
Ponorogo tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan
dokumentasi. Dengan teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Temuan: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan penurunan partisipasi politik
masyarakat berdasarkan dimensi pada teori Surbakti (2010) yaitu: (1) Kesadaran
Politik, dengan indikator pengetahuan tentang lingkungan, masyarakat, dan politik
serta ikut dalam proses pengambilan keputusan politik, (2) Kepercayaan pada
pemerintah, dengan indikator penilaian seseorang terhadap panitia penyelenggara
pilkada, (3) Status Sosial, dengan indikator keturunan, pendidikan, dan pekerjaan, (4)
Status Ekonomi, dengan indikator pendapatan, (5) Afiliasi Politik Orang Tua, dengan
indikator tergabung dalam partai politik, (6) Pengalaman Berorganisasi, dengan
indikator pernah atau sedang tergabung dalam suatu organisasi atau kelompok.
Kesimpulan: Hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi
penurunan partisipasi politik masyarakat pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020
adalah faktor kesadaran masyarakat dan status sosial. Saran bagi permasalahan tersebut
adalah menggiatkan sosialisasi yang dilakukan instansi terkait dan memperbarui sistem
pelaksanaan pilkada menggunakan e-voting.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06155/IPDN/2023 |
323.042 095 982 811 DIT p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194285 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260218112542 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001369 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT KECAMATAN PONOROGO DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2020 KABUPATEN PONOROGO PROVINSI JAWA TIMUR /$c Dita Anggraini | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Dita Anggraini | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 11 hlm | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15839 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Ahmad Averus | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 323.042 095 982 811 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 323.042 095 982 811 DIT p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Partisipasi Politik | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi politik masyarakat merupakan suatu sistem penting dalam sebuah negara. Kesadaran politik masyarakat dalam hal memberikan hak pilihnya pada pelaksanaan pilkada merupakan hal yang wajib karena menyangkut masa depan suatu daerah dalam lima tahun kedepan. Hasil rekapitulasi suara pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020 menunjukkan penurunan suara sebesar 1,56% dibandingkan pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2015. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik masyarakat pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020 dengan menggunakan teori Surbakti (2010) sehingga diperoleh faktor-faktor yang menyebabkan penurunan partisipasi politik masyarakat pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Dengan teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan penurunan partisipasi politik masyarakat berdasarkan dimensi pada teori Surbakti (2010) yaitu: (1) Kesadaran Politik, dengan indikator pengetahuan tentang lingkungan, masyarakat, dan politik serta ikut dalam proses pengambilan keputusan politik, (2) Kepercayaan pada pemerintah, dengan indikator penilaian seseorang terhadap panitia penyelenggara pilkada, (3) Status Sosial, dengan indikator keturunan, pendidikan, dan pekerjaan, (4) Status Ekonomi, dengan indikator pendapatan, (5) Afiliasi Politik Orang Tua, dengan indikator tergabung dalam partai politik, (6) Pengalaman Berorganisasi, dengan indikator pernah atau sedang tergabung dalam suatu organisasi atau kelompok. Kesimpulan: Hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi penurunan partisipasi politik masyarakat pada pilkada Kabupaten Ponorogo tahun 2020 adalah faktor kesadaran masyarakat dan status sosial. Saran bagi permasalahan tersebut adalah menggiatkan sosialisasi yang dilakukan instansi terkait dan memperbarui sistem pelaksanaan pilkada menggunakan e-voting. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 18 Feb 2026