Detail Katalog
ID: 31091Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
STRATEGI MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI KOTA AMBON PROVINSI MALUKU / Leihitu, Calvin Carlos
Pengarang:
Leihitu, Calvin Carlos
Leihitu, Calvin Carlos
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pengamanan Bencana Tanah Longsor
Deskripsi Fisik:
7 hlm
7 hlm
Nomor Panggil:
363.340 955 985 222 LEI s
363.340 955 985 222 LEI s
Control Number:
INLIS000000001194315
INLIS000000001194315
BIB ID:
0010-0226001399
0010-0226001399
Catatan
Pernyataan Masalah / Latar Belakang (GAP) : Bencana tanah longsor menjadi ancaman krusial dalam beberapa waktu terakhir khususnya di Provinsi Maluku, beberapa kali longsor yang terjadi di pemukiman masyarakat menyebabkan kerusakan fasilitas umum yang mengakibatkan tidak dapat melumpuhkan aktivitas masyarakat dan bahkan dapat menimbulkan korban jiwayang berdampak paling parah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi mitigasi bencana tanah longsor, faktor-faktor yang menghambat, serta upaya pendukung yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam mitigasi bencana tanah longsor oleh Badan
Penanggulangan Bencana Daerah yang berlokasi di Kota Ambon. Metode: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kulaitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan, dengan teknikpengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta untuk menguji keabsahan data penilitian ini menggunakan trianggulasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ambon mempunyai strategi yakni koordinasi dan melakukan sosialisasi tentang mitigasi tanah longsor dan strategi tersebut rutin dijalankan namun kurangnya pengawasan membuat upaya yang dilakukan belum optimal. Adapun hambatannya yakni sarana prasarana yang belum memadai, personil BPBD yang belum cukup dari segi kuantitas maupun kualitas, anggaran yang belum cukup memadai serta pemahaman dan kesadaran masyarakat yang kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih banyak kendala dalam pengelolaan dan keterbatasan sumber daya manusia, namun program ini telah cukup membantu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan tanah longsor di daerah setempat.
Penanggulangan Bencana Daerah yang berlokasi di Kota Ambon. Metode: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kulaitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan, dengan teknikpengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta untuk menguji keabsahan data penilitian ini menggunakan trianggulasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ambon mempunyai strategi yakni koordinasi dan melakukan sosialisasi tentang mitigasi tanah longsor dan strategi tersebut rutin dijalankan namun kurangnya pengawasan membuat upaya yang dilakukan belum optimal. Adapun hambatannya yakni sarana prasarana yang belum memadai, personil BPBD yang belum cukup dari segi kuantitas maupun kualitas, anggaran yang belum cukup memadai serta pemahaman dan kesadaran masyarakat yang kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih banyak kendala dalam pengelolaan dan keterbatasan sumber daya manusia, namun program ini telah cukup membantu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan tanah longsor di daerah setempat.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06168/IPDN/2023 |
363.340 955 985 222 LEI s |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 12 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194315 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260219123148 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001399 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a STRATEGI MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI KOTA AMBON PROVINSI MALUKU /$c Leihitu, Calvin Carlos | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Leihitu, Calvin Carlos | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 7 hlm | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15854 | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 363.340 955 985 222 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 363.340 955 985 222 LEI s | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengamanan Bencana Tanah Longsor | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Pernyataan Masalah / Latar Belakang (GAP) : Bencana tanah longsor menjadi ancaman krusial dalam beberapa waktu terakhir khususnya di Provinsi Maluku, beberapa kali longsor yang terjadi di pemukiman masyarakat menyebabkan kerusakan fasilitas umum yang mengakibatkan tidak dapat melumpuhkan aktivitas masyarakat dan bahkan dapat menimbulkan korban jiwayang berdampak paling parah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi mitigasi bencana tanah longsor, faktor-faktor yang menghambat, serta upaya pendukung yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam mitigasi bencana tanah longsor oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang berlokasi di Kota Ambon. Metode: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kulaitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan, dengan teknikpengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta untuk menguji keabsahan data penilitian ini menggunakan trianggulasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ambon mempunyai strategi yakni koordinasi dan melakukan sosialisasi tentang mitigasi tanah longsor dan strategi tersebut rutin dijalankan namun kurangnya pengawasan membuat upaya yang dilakukan belum optimal. Adapun hambatannya yakni sarana prasarana yang belum memadai, personil BPBD yang belum cukup dari segi kuantitas maupun kualitas, anggaran yang belum cukup memadai serta pemahaman dan kesadaran masyarakat yang kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih banyak kendala dalam pengelolaan dan keterbatasan sumber daya manusia, namun program ini telah cukup membantu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan tanah longsor di daerah setempat. | 12 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 19 Feb 2026