Detail Katalog
ID: 31118Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PERAN KEPALA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PEMBINAAN ORGANISASI MASYARAKAT DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU / Yandra Pratama
Pengarang:
Yandra Pratama ; Halilul Khairi
Yandra Pratama ; Halilul Khairi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Administrasi Publik
Deskripsi Fisik:
9 hlm
9 hlm
Nomor Panggil:
351.095 598 141 12 YAN p
351.095 598 141 12 YAN p
Control Number:
INLIS000000001194342
INLIS000000001194342
BIB ID:
0010-0226001426
0010-0226001426
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar
dipimpin oleh seorang kepala sebagai pemegang komando pelaksanaan tugas dan fungsi. Kepala
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar menjalankan peran nya dalam
pembinaan organisasi masyarakat sebagai orang yang memiliki kedudukan di masyarat
Kabupaten Kampar. Dalam menjalankan peran tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik Kabupaten Kampar perlu mempercepat terjadinya pembinaan kepada Organisasi melalui
kebijakan-kebijakan yang menunjang terjadinya pembinaan Organisasi Masyarakat sehingga
bisa sejalan dengan Undang-undang Dasar dan Pancasila. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaknu
untuk mengetahui dan menganalisis peran kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam
Pembinaan Organisasi Masyarakat di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Metode: Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan indukif.
Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan
triangulasi data. Proses analisis data dilakukan dengan tahapan pengkodean terbuka (open
coding) lalu diikuti dengan tahapan pengkodean proses (axial coding), dan diakhiri dengan
pengkodean terpilih (selected coding). Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan Peran
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Pembinaan Organisasi Masyarakat di
Kabupaten Kampar Provinsi Riau yakni berperan dalam membuat kebijakan pembentukan tim
khusus pembinaan masyarakat serta kebijakan terkait dengan anggaran. Selain itu, kepala Badan
Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Kampar juga berperan dalam melakukan strategi
pembinaan ormas. Peran selanjutnya yakni membangun komunikasi dengan masyarakat untuk
mendapatkan Informasi dan masukan-masukan dari masyarakat. Kemudian juga berperan
sebagai alat penyelesaian sengketa dengan menjadi Fasiliator atau penengah. Peran terakhir yang
dilaksanakan yakni berperan sebagai pemberi terapi/rehabilitasi kepada organisasi masyarakat
yang menghadapi permasalahan. Hal ini dilakukan dengan membentuk Tim Khusus rehablitasi
dana hibah serta melakukan Komunikasi langsung dengan Organisasi Masyarakat yang
bermaslah dengan memberikan nasehat serta masukan-masukan dalam menyelesaikan
permasalahan yang dihadapi Organisasi Masyarakat. Kesimpulan: Kepala Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar belum menjalankan perannya dengan baik dalam
melakukan pembinaan terhadap organisasi masyarakat di Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
dipimpin oleh seorang kepala sebagai pemegang komando pelaksanaan tugas dan fungsi. Kepala
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar menjalankan peran nya dalam
pembinaan organisasi masyarakat sebagai orang yang memiliki kedudukan di masyarat
Kabupaten Kampar. Dalam menjalankan peran tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik Kabupaten Kampar perlu mempercepat terjadinya pembinaan kepada Organisasi melalui
kebijakan-kebijakan yang menunjang terjadinya pembinaan Organisasi Masyarakat sehingga
bisa sejalan dengan Undang-undang Dasar dan Pancasila. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaknu
untuk mengetahui dan menganalisis peran kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam
Pembinaan Organisasi Masyarakat di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Metode: Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan indukif.
Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan
triangulasi data. Proses analisis data dilakukan dengan tahapan pengkodean terbuka (open
coding) lalu diikuti dengan tahapan pengkodean proses (axial coding), dan diakhiri dengan
pengkodean terpilih (selected coding). Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan Peran
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Pembinaan Organisasi Masyarakat di
Kabupaten Kampar Provinsi Riau yakni berperan dalam membuat kebijakan pembentukan tim
khusus pembinaan masyarakat serta kebijakan terkait dengan anggaran. Selain itu, kepala Badan
Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Kampar juga berperan dalam melakukan strategi
pembinaan ormas. Peran selanjutnya yakni membangun komunikasi dengan masyarakat untuk
mendapatkan Informasi dan masukan-masukan dari masyarakat. Kemudian juga berperan
sebagai alat penyelesaian sengketa dengan menjadi Fasiliator atau penengah. Peran terakhir yang
dilaksanakan yakni berperan sebagai pemberi terapi/rehabilitasi kepada organisasi masyarakat
yang menghadapi permasalahan. Hal ini dilakukan dengan membentuk Tim Khusus rehablitasi
dana hibah serta melakukan Komunikasi langsung dengan Organisasi Masyarakat yang
bermaslah dengan memberikan nasehat serta masukan-masukan dalam menyelesaikan
permasalahan yang dihadapi Organisasi Masyarakat. Kesimpulan: Kepala Badan Kesatuan
Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar belum menjalankan perannya dengan baik dalam
melakukan pembinaan terhadap organisasi masyarakat di Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06190/IPDN/2023 |
351.095 598 141 12 YAN p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194342 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260220052741 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001426 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PERAN KEPALA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PEMBINAAN ORGANISASI MASYARAKAT DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU /$c Yandra Pratama | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Yandra Pratama | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 9 hlm | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16037 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Halilul Khairi | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 351.095 598 141 12 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 351.095 598 141 12 YAN p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Administrasi Publik | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar dipimpin oleh seorang kepala sebagai pemegang komando pelaksanaan tugas dan fungsi. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar menjalankan peran nya dalam pembinaan organisasi masyarakat sebagai orang yang memiliki kedudukan di masyarat Kabupaten Kampar. Dalam menjalankan peran tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar perlu mempercepat terjadinya pembinaan kepada Organisasi melalui kebijakan-kebijakan yang menunjang terjadinya pembinaan Organisasi Masyarakat sehingga bisa sejalan dengan Undang-undang Dasar dan Pancasila. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaknu untuk mengetahui dan menganalisis peran kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Pembinaan Organisasi Masyarakat di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan indukif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Proses analisis data dilakukan dengan tahapan pengkodean terbuka (open coding) lalu diikuti dengan tahapan pengkodean proses (axial coding), dan diakhiri dengan pengkodean terpilih (selected coding). Hasil/ Temuan: Hasil penelitian menunjukkan Peran Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Pembinaan Organisasi Masyarakat di Kabupaten Kampar Provinsi Riau yakni berperan dalam membuat kebijakan pembentukan tim khusus pembinaan masyarakat serta kebijakan terkait dengan anggaran. Selain itu, kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Kampar juga berperan dalam melakukan strategi pembinaan ormas. Peran selanjutnya yakni membangun komunikasi dengan masyarakat untuk mendapatkan Informasi dan masukan-masukan dari masyarakat. Kemudian juga berperan sebagai alat penyelesaian sengketa dengan menjadi Fasiliator atau penengah. Peran terakhir yang dilaksanakan yakni berperan sebagai pemberi terapi/rehabilitasi kepada organisasi masyarakat yang menghadapi permasalahan. Hal ini dilakukan dengan membentuk Tim Khusus rehablitasi dana hibah serta melakukan Komunikasi langsung dengan Organisasi Masyarakat yang bermaslah dengan memberikan nasehat serta masukan-masukan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi Organisasi Masyarakat. Kesimpulan: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kampar belum menjalankan perannya dengan baik dalam melakukan pembinaan terhadap organisasi masyarakat di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Feb 2026