Detail Katalog

ID: 31123
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

STRATEGI PEMERINTAHAN DAERAH DALAM MENURUNKAN ANGKA PENGANGGURAN DI KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT / Harta Denay

Pengarang:
Harta Denay
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pengangguran
Deskripsi Fisik:
19 hlm : illus
Nomor Panggil:
331.137 095 981 37 HAR s
Control Number:
INLIS000000001194347
BIB ID:
0010-0226001431
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Dikutip dari website Badan Pusat Statistik Kota
Padang bahwa pengangguran di Kota Padang berada pada angka 13,37%. Perhitungan tersebut
menunjukan bahwa masih tingginya angka pengangguran di Kota Padang. Berdasarkan BPS
Tahun 2021, terdapat 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat dengan pengangguran di
atas 6 persen. Kota Padang (13,37), Kabupaten Padang Pariaman (8,41), Kota Sawahlunto
(6,38), Kota Bukittinggi (6,09), Kota Payakumbuh (6,47), dan Kota Pariaman (6,09). Berkaitan
dengan masalah diatas, Pemerintahan Kota Padang mesti bekerja lebih intens lagi serta
mengembangkan tata Kelola pemerintahan yang lebih kompeten guna mencapai hasil yang
lebih baik sebagai bentuk penanganan masalah pengangguran. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pemerintahan daerah dalam menurunkan
angka pengangguran, untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan
penghambat strategi pemerintahan daerah dalam menurunkan angka pengangguran, untuk
mengetahui dan menganalisis upaya-upaya mengatasi faktor-faktor penghambat strategi
pemerintahan daerah dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Padang Provinsi
Sumatera Barat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian
kombinasi dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara,
kuisioner dan dokumentasi. Adapun teori yang dipakai sebagai analisis dalam penulisan skripsi
ini adalah menggunakan teori SWOT dari Rangkuti yang menjelaskan bahwa dalam strategi
pemerintah daerah dilihat pada 4 (empat) aspek yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan
ancaman. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penertiban rumah
penginapan dan Rumah Kost oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ende belum efektif
karena dalam pelaksanaannya masih ada hambatan yang dihadapi. Kesimpulan: Berdasarkan
hasil penelitian di lapangan dapat disimpulkan bahwa pertama perlu adanya intensitas dengan
setiap camat yang berada di Kota Padang sehingga dari camat tersebut kemudian berkoordinasi
dengan ketua rt/rw terkait data angkatan kerja akibatnya dengan hal tersebut maka data akan
selalu diperbaharui karna adanya sistem koordinasi yang intensif sehingga tidak berujung
dengan sistem informasi manajemen yang kembali memburuk. Kedua perlu adanya
pengawasan terhadap bantuan yang diberikan di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota
Padang agar bantuan berupa perlengkapan alat penunjang kegiatan dapat dijaga keberadaannya
dan tidak hanya menjadi sia-sia.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06195/IPDN/2023 331.137 095 981 37 HAR s Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194347 1
005 _ _ 20260220111325 2
035 # # $a 0010-0226001431 3
245 1 # $a STRATEGI PEMERINTAHAN DAERAH DALAM MENURUNKAN ANGKA PENGANGGURAN DI KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT /$c Harta Denay 4
100 _ # $a Harta Denay 5
300 # # $a 19 hlm : $b illus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16034 7
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 8
082 # # $a 331.137 095 981 37 9
084 # # $a 331.137 095 981 37 HAR s 10
650 # 4 $a Pengangguran 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Dikutip dari website Badan Pusat Statistik Kota Padang bahwa pengangguran di Kota Padang berada pada angka 13,37%. Perhitungan tersebut menunjukan bahwa masih tingginya angka pengangguran di Kota Padang. Berdasarkan BPS Tahun 2021, terdapat 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat dengan pengangguran di atas 6 persen. Kota Padang (13,37), Kabupaten Padang Pariaman (8,41), Kota Sawahlunto (6,38), Kota Bukittinggi (6,09), Kota Payakumbuh (6,47), dan Kota Pariaman (6,09). Berkaitan dengan masalah diatas, Pemerintahan Kota Padang mesti bekerja lebih intens lagi serta mengembangkan tata Kelola pemerintahan yang lebih kompeten guna mencapai hasil yang lebih baik sebagai bentuk penanganan masalah pengangguran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pemerintahan daerah dalam menurunkan angka pengangguran, untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat strategi pemerintahan daerah dalam menurunkan angka pengangguran, untuk mengetahui dan menganalisis upaya-upaya mengatasi faktor-faktor penghambat strategi pemerintahan daerah dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kombinasi dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Adapun teori yang dipakai sebagai analisis dalam penulisan skripsi ini adalah menggunakan teori SWOT dari Rangkuti yang menjelaskan bahwa dalam strategi pemerintah daerah dilihat pada 4 (empat) aspek yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penertiban rumah penginapan dan Rumah Kost oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ende belum efektif karena dalam pelaksanaannya masih ada hambatan yang dihadapi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian di lapangan dapat disimpulkan bahwa pertama perlu adanya intensitas dengan setiap camat yang berada di Kota Padang sehingga dari camat tersebut kemudian berkoordinasi dengan ketua rt/rw terkait data angkatan kerja akibatnya dengan hal tersebut maka data akan selalu diperbaharui karna adanya sistem koordinasi yang intensif sehingga tidak berujung dengan sistem informasi manajemen yang kembali memburuk. Kedua perlu adanya pengawasan terhadap bantuan yang diberikan di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang agar bantuan berupa perlengkapan alat penunjang kegiatan dapat dijaga keberadaannya dan tidak hanya menjadi sia-sia. 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 20 Feb 2026
Export