Detail Katalog
ID: 31148Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MANAJEMEN TANGGAP DARURAT BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT / Naufal Arkan
Pengarang:
Naufal Arkan ; Fanila Kasmita Kusuma
Naufal Arkan ; Fanila Kasmita Kusuma
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pengamanan Bencana Tanah Longsor
Deskripsi Fisik:
17
17
Nomor Panggil:
363.349 509 598 241 1 NAU m
363.349 509 598 241 1 NAU m
Control Number:
INLIS000000001194372
INLIS000000001194372
BIB ID:
0010-0226001456
0010-0226001456
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tingginya
intensitas kejadian bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sehingga diperlukan operasi
tanggap darurat bencana yang cepat dan tanggap terhadap kejadian bencana tanah longsor
tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem manajemen yang
diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam melakukan
operasi tanggap darurat bencana tanah longsor. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: hasil penelitian manajemen tanggap darurat
bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sudah dilakukan secara baik pada dimensi pengkajian
secara cepat lokasi, kerusakan, dan sumberdaya, penentuan status keadaan darurat dan juga
penyelamatan dan evakuasi masyarakat terdampak bencana. Dalam pelaksanaan proses tanggap
darurat ditemukan beberapa hambatan diantarnya banyaknya laporan palsu terkait adanya
bencana longsor, jarak lokasi terjadinya bencana dan kurangnya kepedulian masyarakat untuk
membuka jalan, dan juga sarana dan prasarana yang dimiliki belum maksimal. Kesimpulan:
Beberapa upaya yang telah dilakukan dalam untuk mengatasi permasalahan yang ada
diantaranya dengan meningkatkan kecermatan dalam menerima laporan dan meninjau langsung
dengan memanfaatkan destana, perangkat desa, dan tim reaksi cepat, kemudian melakukan
koordinasi dan kerjasama kepada pihak berwenang, dan juga memperluas hubungan kerja yang
baik kepada berbagai pihak.
intensitas kejadian bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sehingga diperlukan operasi
tanggap darurat bencana yang cepat dan tanggap terhadap kejadian bencana tanah longsor
tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem manajemen yang
diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam melakukan
operasi tanggap darurat bencana tanah longsor. Metode: Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: hasil penelitian manajemen tanggap darurat
bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sudah dilakukan secara baik pada dimensi pengkajian
secara cepat lokasi, kerusakan, dan sumberdaya, penentuan status keadaan darurat dan juga
penyelamatan dan evakuasi masyarakat terdampak bencana. Dalam pelaksanaan proses tanggap
darurat ditemukan beberapa hambatan diantarnya banyaknya laporan palsu terkait adanya
bencana longsor, jarak lokasi terjadinya bencana dan kurangnya kepedulian masyarakat untuk
membuka jalan, dan juga sarana dan prasarana yang dimiliki belum maksimal. Kesimpulan:
Beberapa upaya yang telah dilakukan dalam untuk mengatasi permasalahan yang ada
diantaranya dengan meningkatkan kecermatan dalam menerima laporan dan meninjau langsung
dengan memanfaatkan destana, perangkat desa, dan tim reaksi cepat, kemudian melakukan
koordinasi dan kerjasama kepada pihak berwenang, dan juga memperluas hubungan kerja yang
baik kepada berbagai pihak.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06219/IPDN/2023 |
363.349 509 598 241 1 NAU m |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194372 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260221043629 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001456 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MANAJEMEN TANGGAP DARURAT BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT /$c Naufal Arkan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Naufal Arkan | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 17 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13038 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Fanila Kasmita Kusuma | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.349 509 598 241 1 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.349 509 598 241 1 NAU m | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengamanan Bencana Tanah Longsor | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tingginya intensitas kejadian bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sehingga diperlukan operasi tanggap darurat bencana yang cepat dan tanggap terhadap kejadian bencana tanah longsor tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem manajemen yang diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam melakukan operasi tanggap darurat bencana tanah longsor. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: hasil penelitian manajemen tanggap darurat bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sudah dilakukan secara baik pada dimensi pengkajian secara cepat lokasi, kerusakan, dan sumberdaya, penentuan status keadaan darurat dan juga penyelamatan dan evakuasi masyarakat terdampak bencana. Dalam pelaksanaan proses tanggap darurat ditemukan beberapa hambatan diantarnya banyaknya laporan palsu terkait adanya bencana longsor, jarak lokasi terjadinya bencana dan kurangnya kepedulian masyarakat untuk membuka jalan, dan juga sarana dan prasarana yang dimiliki belum maksimal. Kesimpulan: Beberapa upaya yang telah dilakukan dalam untuk mengatasi permasalahan yang ada diantaranya dengan meningkatkan kecermatan dalam menerima laporan dan meninjau langsung dengan memanfaatkan destana, perangkat desa, dan tim reaksi cepat, kemudian melakukan koordinasi dan kerjasama kepada pihak berwenang, dan juga memperluas hubungan kerja yang baik kepada berbagai pihak. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Feb 2026