Detail Katalog

ID: 31151
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN SAMPANG PROVINSI JAWA TIMUR / Farhan Damara

Pengarang:
Farhan Damara ; Nur Ichsan Amin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Penanganan Masalah Stunting
Deskripsi Fisik:
11
Nomor Panggil:
363.809 598 289 2 FAR i
Control Number:
INLIS000000001194375
BIB ID:
0010-0226001459
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang: Stunting menjadi masalah utama
terhadap kualitas sumber daya manusia dan juga menjadi ancaman untuk
kemampuan daya saing bangsa dimasa yang akan datang. Stunting
adalah masalah yang terjadi pada anak balita karena kurangnya gizi
sehingga menimbulkan gangguan pertumbuhan pada tubuh dan
keterlambatan kemampuan berpikir. Terkait dengan masalah stunting,
Pemerintah Kabupaten Sampang membuat kebijakan penurun stunting di
Kabupaten Sampang. Tujuan: Penelitian ini mengkaji terkait dengan
implementasi kebijakan stunting yang ada di Kabupaten Sampang, untuk
mengetahui dan menganalisa apa saja yang menjadi faktor pendukung
dan faktor penghambat dalam implementasi Kebijakan Penurunan
Stunting, untuk mengetahui dan menganalisis upaya yang telah dilakukan
dan akan dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sampang khususnya
Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana dalam mensukseskan
implementasi Peraturan Kebijakan Penurunan Stunting di Kabupaten
Sampang. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Penelitian ini
menggunakan teori implementasi dari George C Edward III. Hasil
Penelitian: Hasil penelitian dari implementasi kebijakan stunting di
Kabupaten Sampang yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan
Keluarga Berencana Kabupaten Sampang sebagai pelaksana utama
adalah bahwa dalam pelaksanaan kebijakan penurunan stunting sudah
dilaksanakan dengan cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan angka stunting
di Kabupaten Sampang semakin tahun semakin menurun. Kesimpulan:
Meskipun implementasi kebijakan penurunan stunting di Kabupaten
Sampang sudah dilaksanakan dengan baik, namun, dalam
pelaksanaannya masih mengalami kendala yaitu masih banyaknya
pernikahan dini dan kurangnya taat administrasi bagi masyarakat
pendatang.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06222/IPDN/2023 363.809 598 289 2 FAR i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194375 1
005 _ _ 20260221100205 2
035 # # $a 0010-0226001459 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN SAMPANG PROVINSI JAWA TIMUR /$c Farhan Damara 4
100 _ # $a Farhan Damara 5
300 # # $a 11 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12961 7
700 _ # $a Nur Ichsan Amin 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 363.809 598 289 2 10
084 # # $a 363.809 598 289 2 FAR i 11
650 # 4 $a Penanganan Masalah Stunting 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Stunting menjadi masalah utama terhadap kualitas sumber daya manusia dan juga menjadi ancaman untuk kemampuan daya saing bangsa dimasa yang akan datang. Stunting adalah masalah yang terjadi pada anak balita karena kurangnya gizi sehingga menimbulkan gangguan pertumbuhan pada tubuh dan keterlambatan kemampuan berpikir. Terkait dengan masalah stunting, Pemerintah Kabupaten Sampang membuat kebijakan penurun stunting di Kabupaten Sampang. Tujuan: Penelitian ini mengkaji terkait dengan implementasi kebijakan stunting yang ada di Kabupaten Sampang, untuk mengetahui dan menganalisa apa saja yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi Kebijakan Penurunan Stunting, untuk mengetahui dan menganalisis upaya yang telah dilakukan dan akan dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sampang khususnya Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana dalam mensukseskan implementasi Peraturan Kebijakan Penurunan Stunting di Kabupaten Sampang. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Penelitian ini menggunakan teori implementasi dari George C Edward III. Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari implementasi kebijakan stunting di Kabupaten Sampang yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang sebagai pelaksana utama adalah bahwa dalam pelaksanaan kebijakan penurunan stunting sudah dilaksanakan dengan cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan angka stunting di Kabupaten Sampang semakin tahun semakin menurun. Kesimpulan: Meskipun implementasi kebijakan penurunan stunting di Kabupaten Sampang sudah dilaksanakan dengan baik, namun, dalam pelaksanaannya masih mengalami kendala yaitu masih banyaknya pernikahan dini dan kurangnya taat administrasi bagi masyarakat pendatang. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name