Detail Katalog
ID: 31158Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MODAL SOSIAL KOMUNITAS DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PEDESAAN DI DAERAH PASCA KONFLIK KABUPATEN POSO PROVINSI SULAWESI TENGAH / Nurul Fitriani Panjili
Pengarang:
Nurul Fitriani Panjili ; Akhmad Marzuki
Nurul Fitriani Panjili ; Akhmad Marzuki
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pemberdayaan Perempuan (Kelompok Sosial Wanita)
Deskripsi Fisik:
9
9
Nomor Panggil:
305.409 598 444 1 NUR m
305.409 598 444 1 NUR m
Control Number:
INLIS000000001194382
INLIS000000001194382
BIB ID:
0010-0226001466
0010-0226001466
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Kabupaten Poso merupakan salah satu daerah
pasca konflik di Indonesia. Pemulihan daerah pasca konflik menjadi permasalahan utama
dalam upaya pembangunan kembali yang ditinjau dari perspektif agama, sosial, dan
ekonomi serta budaya dan politiknya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami hal
yang perlu diperhatikan dalam pembangunan daerah pasca konflik bukan hanya sebatas
kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk menjadi pedoman dalam penyelenggaran
pembangunan berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan menggunakan pendekatan induktif berdasarkan dari fakta-fakta empirik di
lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi
dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antisipasi publik
terhadap kemungkinan terjadinya kembali konflik juga harus diperhatikan karena masih
dalam situasi konflik yang rentan. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa
urgensi modal sosial komunitas dalam hal ini Institut Mosintuwu berhasil berhasil mencetak
perempuan berdaya dan mandiri secara ekonomi, sosial dan politik melalui program-programnya
khususnya perempuan yang ada di wilayah pedesaan dan merupakan daerah pasca konflik di
Kabupaten Poso.
pasca konflik di Indonesia. Pemulihan daerah pasca konflik menjadi permasalahan utama
dalam upaya pembangunan kembali yang ditinjau dari perspektif agama, sosial, dan
ekonomi serta budaya dan politiknya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami hal
yang perlu diperhatikan dalam pembangunan daerah pasca konflik bukan hanya sebatas
kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk menjadi pedoman dalam penyelenggaran
pembangunan berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan menggunakan pendekatan induktif berdasarkan dari fakta-fakta empirik di
lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi
dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antisipasi publik
terhadap kemungkinan terjadinya kembali konflik juga harus diperhatikan karena masih
dalam situasi konflik yang rentan. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa
urgensi modal sosial komunitas dalam hal ini Institut Mosintuwu berhasil berhasil mencetak
perempuan berdaya dan mandiri secara ekonomi, sosial dan politik melalui program-programnya
khususnya perempuan yang ada di wilayah pedesaan dan merupakan daerah pasca konflik di
Kabupaten Poso.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06229/IPDN/2023 |
305.409 598 444 1 NUR m |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194382 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260221114238 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001466 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MODAL SOSIAL KOMUNITAS DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PEDESAAN DI DAERAH PASCA KONFLIK KABUPATEN POSO PROVINSI SULAWESI TENGAH /$c Nurul Fitriani Panjili | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nurul Fitriani Panjili | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 9 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13312 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Akhmad Marzuki | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 305.409 598 444 1 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 305.409 598 444 1 NUR m | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pemberdayaan Perempuan (Kelompok Sosial Wanita) | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Kabupaten Poso merupakan salah satu daerah pasca konflik di Indonesia. Pemulihan daerah pasca konflik menjadi permasalahan utama dalam upaya pembangunan kembali yang ditinjau dari perspektif agama, sosial, dan ekonomi serta budaya dan politiknya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan daerah pasca konflik bukan hanya sebatas kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk menjadi pedoman dalam penyelenggaran pembangunan berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan induktif berdasarkan dari fakta-fakta empirik di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antisipasi publik terhadap kemungkinan terjadinya kembali konflik juga harus diperhatikan karena masih dalam situasi konflik yang rentan. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa urgensi modal sosial komunitas dalam hal ini Institut Mosintuwu berhasil berhasil mencetak perempuan berdaya dan mandiri secara ekonomi, sosial dan politik melalui program-programnya khususnya perempuan yang ada di wilayah pedesaan dan merupakan daerah pasca konflik di Kabupaten Poso. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 21 Feb 2026