Detail Katalog

ID: 31163
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

OPTIMALISASI PASCA BENCANA TANAH LONGSOR DALAM RANGKA REHABILITASI DAN REKONTRUKSI DI KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH / Muhammad Farhan Selian

Pengarang:
Muhammad Farhan Selian ; Muh. Ilham
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pengamanan Pasca Bencana Tanah Longsor
Deskripsi Fisik:
9
Nomor Panggil:
363.495 095 981 131 MUH o
Control Number:
INLIS000000001194387
BIB ID:
0010-0226001471
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peristiwa Bencana yang terjadi di Kabupaten Aceh
Tengah sepanjang tahun 2022 kemarin menyebabkan beberapa lokasi di Kabupaten Aceh
Tengah di jadikan kawasan rawan bencana dan kerusakan pada infrastruktur sehingga perlu
dilakukan perbaikan. Pemerintah Daerah khususnya Bappeda dan BPBD melakukan
pemberian bantuan dana stimulan dan huntap bagi warga terdampak bencana, penanganan
bencana setelah terjadinya bencana merupakan langkah mengembalikan keadaan seperti
semula. Tujuan: Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja BPBD dalam
penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Belitung. Metode: Desain penelitian yang
digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif.
Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta Teknik
analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Wawancara dengan 6 orang informan. Hasil/Temuan: Penelitian ini menunjukkan
Optimalisasi Pendataan kerusakan infrastruktur yang rusak akibat bencana belum tercapai,
sehingga pemerintah daerah harus berkoordinasi dengan masyarakat masalah kejelasan data
yang diperoleh agar sesuai dengan semestinya. Kendala yang paling utama yaitu banyak
masyarakat yang tidakberada di lokasi sehingga pendataan yang dilakukan hanya apa adanya.
Kesimpulan: Pengamatan terhadap proses pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca
bencana tanah longsor serat kendala-kendala yang menghambat penyelesaian pelaksanaan
program, maka pelaksanaan dari rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi
belum mencapai target yang di tentukan karena masih banyak masalah yang ada di lapangan.
Seperti halnya dalam pendataan yang tidak dilakukan dengan baik sehingga menyebabkan
beberapa kali pendataan ulang dari pemerintah kepada masyarakat, serta masih banyak
kekurangan yang perlu diperhatikan untuk diperbaiki.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06234/IPDN/2023 363.495 095 981 131 MUH o Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194387 1
005 _ _ 20260221030726 2
035 # # $a 0010-0226001471 3
245 1 # $a OPTIMALISASI PASCA BENCANA TANAH LONGSOR DALAM RANGKA REHABILITASI DAN REKONTRUKSI DI KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH /$c Muhammad Farhan Selian 4
100 _ # $a Muhammad Farhan Selian 5
300 # # $a 9 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12367 7
700 _ # $a Muh. Ilham 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 363.495 095 981 131 10
084 # # $a 363.495 095 981 131 MUH o 11
650 # 4 $a Pengamanan Pasca Bencana Tanah Longsor 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peristiwa Bencana yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sepanjang tahun 2022 kemarin menyebabkan beberapa lokasi di Kabupaten Aceh Tengah di jadikan kawasan rawan bencana dan kerusakan pada infrastruktur sehingga perlu dilakukan perbaikan. Pemerintah Daerah khususnya Bappeda dan BPBD melakukan pemberian bantuan dana stimulan dan huntap bagi warga terdampak bencana, penanganan bencana setelah terjadinya bencana merupakan langkah mengembalikan keadaan seperti semula. Tujuan: Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja BPBD dalam penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Belitung. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Wawancara dengan 6 orang informan. Hasil/Temuan: Penelitian ini menunjukkan Optimalisasi Pendataan kerusakan infrastruktur yang rusak akibat bencana belum tercapai, sehingga pemerintah daerah harus berkoordinasi dengan masyarakat masalah kejelasan data yang diperoleh agar sesuai dengan semestinya. Kendala yang paling utama yaitu banyak masyarakat yang tidakberada di lokasi sehingga pendataan yang dilakukan hanya apa adanya. Kesimpulan: Pengamatan terhadap proses pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tanah longsor serat kendala-kendala yang menghambat penyelesaian pelaksanaan program, maka pelaksanaan dari rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi belum mencapai target yang di tentukan karena masih banyak masalah yang ada di lapangan. Seperti halnya dalam pendataan yang tidak dilakukan dengan baik sehingga menyebabkan beberapa kali pendataan ulang dari pemerintah kepada masyarakat, serta masih banyak kekurangan yang perlu diperhatikan untuk diperbaiki. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name