Detail Katalog
ID: 31171Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
STRATEGI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KABUPATEN SUMEDANG PROVINSI JAWA BARAT / Ricky Chandra Dermawan
Pengarang:
Ricky Chandra Dermawan ; Udaya Madjid
Ricky Chandra Dermawan ; Udaya Madjid
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pengendalian Sosial
Deskripsi Fisik:
8
8
Nomor Panggil:
362.095 982 444 RIC s
362.095 982 444 RIC s
Control Number:
INLIS000000001194395
INLIS000000001194395
BIB ID:
0010-0226001479
0010-0226001479
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Keberadaan Pedagang Kaki Lima di Kabupaten
Sumedang merupakan sebuah fenomena yang sangat mudah untuk dijumpai. Kehadiran PKL dapat
menunjang kegiatan formal di lokasi tersebut. Namun apabila tidak diimbangi dengan keteraturan
serta ketertiban, maka keberadaan PKL dapat merugikan pihak lain. Satuan Polisi Pamong Praja
bertugas dalam melaksanakan penertiban harus didukung oleh kemampuan berkomunikasi baik
dan strategi yang matang untuk menghindari terjadinya konflik. Desain penelitian yang digunakan
yaitu dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data
dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik
analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
terhadap Strategi Satuan Polisi Pamong Praja dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kabupaten
Sumedang terdapat dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi dalam
pelaksanaan penertiban. Penertiban yang telah dilaksanakan memiliki kekuatan (Strength),
kelemahan (Weakness), peluang (Opportunity), dan ancaman (Threat). Berdasarkan hasil
wawancara dan dokumentasi di lapangan, kelebihan dan peluang yang dimiliki lebih banyak
daripada adanya ancaman dan hambatan. Sehingga melalui analis SWOT dapat digunakan Satuan
Polisi Pamong Praja dalam menyusun strategi dalam melaksanakan penertiban PKL di Kabupaten
Sumedang.
Sumedang merupakan sebuah fenomena yang sangat mudah untuk dijumpai. Kehadiran PKL dapat
menunjang kegiatan formal di lokasi tersebut. Namun apabila tidak diimbangi dengan keteraturan
serta ketertiban, maka keberadaan PKL dapat merugikan pihak lain. Satuan Polisi Pamong Praja
bertugas dalam melaksanakan penertiban harus didukung oleh kemampuan berkomunikasi baik
dan strategi yang matang untuk menghindari terjadinya konflik. Desain penelitian yang digunakan
yaitu dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data
dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik
analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
terhadap Strategi Satuan Polisi Pamong Praja dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kabupaten
Sumedang terdapat dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi dalam
pelaksanaan penertiban. Penertiban yang telah dilaksanakan memiliki kekuatan (Strength),
kelemahan (Weakness), peluang (Opportunity), dan ancaman (Threat). Berdasarkan hasil
wawancara dan dokumentasi di lapangan, kelebihan dan peluang yang dimiliki lebih banyak
daripada adanya ancaman dan hambatan. Sehingga melalui analis SWOT dapat digunakan Satuan
Polisi Pamong Praja dalam menyusun strategi dalam melaksanakan penertiban PKL di Kabupaten
Sumedang.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06242/IPDN/2023 |
362.095 982 444 RIC s |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194395 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260221034647 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001479 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a STRATEGI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KABUPATEN SUMEDANG PROVINSI JAWA BARAT /$c Ricky Chandra Dermawan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Ricky Chandra Dermawan | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 8 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12796 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Udaya Madjid | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 362.095 982 444 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 362.095 982 444 RIC s | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengendalian Sosial | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Keberadaan Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Sumedang merupakan sebuah fenomena yang sangat mudah untuk dijumpai. Kehadiran PKL dapat menunjang kegiatan formal di lokasi tersebut. Namun apabila tidak diimbangi dengan keteraturan serta ketertiban, maka keberadaan PKL dapat merugikan pihak lain. Satuan Polisi Pamong Praja bertugas dalam melaksanakan penertiban harus didukung oleh kemampuan berkomunikasi baik dan strategi yang matang untuk menghindari terjadinya konflik. Desain penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terhadap Strategi Satuan Polisi Pamong Praja dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Sumedang terdapat dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi dalam pelaksanaan penertiban. Penertiban yang telah dilaksanakan memiliki kekuatan (Strength), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunity), dan ancaman (Threat). Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi di lapangan, kelebihan dan peluang yang dimiliki lebih banyak daripada adanya ancaman dan hambatan. Sehingga melalui analis SWOT dapat digunakan Satuan Polisi Pamong Praja dalam menyusun strategi dalam melaksanakan penertiban PKL di Kabupaten Sumedang. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 21 Feb 2026