Detail Katalog
ID: 31174Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
MANAJEMEN LOGISTIK TANGGAP DARURAT BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH / Mote, Beatriks Prasetyo
Pengarang:
Mote, Beatriks Prasetyo ; Dedy Suhendi
Mote, Beatriks Prasetyo ; Dedy Suhendi
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Penanggulangan Bencana Banjir
Deskripsi Fisik:
14
14
Nomor Panggil:
363.349 309 598 811 2 MOT m
363.349 309 598 811 2 MOT m
Control Number:
INLIS000000001194398
INLIS000000001194398
BIB ID:
0010-0226001482
0010-0226001482
Catatan
Latar Belakang: Logistik adalah unsur yang paling penting dalam setiap
upaya bantuan kemanusiaan terutama tanggap darurat bencana banjir di
Kabupaten Nabire. Bantuan logistik bencana ini sangat diperlukan bagi
korban bencana, maka harus tepat waktu, sasaran, lokasi, jumlah, kualitas
dan juga sesuai dengan kebutuhan korban bencana banjir pada saat
tanggap darurat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin mengetahui
bagaimana manajemen logistik tanggap darurat bencana banjir di
Kabupaten Nabire yang akan dilakukan oleh BPBD dan juga menganalisa
apakah bantuan kemanusiaan tersebut sudah sesuai, cepat, tepat dan
prosedural serta dapat dipertanggungjawabkan. Metode: Penelitian ini
menanggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teori
Manajemen Logistik menurut H.Subagya (1994). Data yang diperoleh
adalah melalui wawancara dan obervasi dimana selanjutnya dianalisis
menggunakan pola pikir deduktif. Wawancara yang dilakukan dengan
pegawai maupun personil BPBD. Data yang diperoleh kemudian disajikan,
dianalisis, direduksi kemudian ditarik kesimpulan. Hasil: Kegiatan logistik
kemanusiaan tanggap darurat ini dapat berjalan dengan baik serta sesuai
dengan tupoksi hal lain juga dapat dilihat dari terjalinnya koordinasi antar
aktor seperti Pemerintah Kabupaten Nabire sendiri, Badan
Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Basarnas, TNI/POLRI,
SATPOL, Bulog, maupun komunitaskomunitas. Koordinasi yang berjalan
dengan baik sehingga, dalam pelaksanaannya juga berjalan dengan baik
serta juga masyarakat di Kabupaten Nabire mempunyai jiwa sosial yang
tinggi. Kesimpulan: Penelitian mendapatkan kesimpulan yaitu manajemen
logistik tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Nabire Provinsi Papua
Tengah berjalan dengan cukup baik dan pelaksanaannya juga berdasrkan
tupoksi serta aturan yang ada.
upaya bantuan kemanusiaan terutama tanggap darurat bencana banjir di
Kabupaten Nabire. Bantuan logistik bencana ini sangat diperlukan bagi
korban bencana, maka harus tepat waktu, sasaran, lokasi, jumlah, kualitas
dan juga sesuai dengan kebutuhan korban bencana banjir pada saat
tanggap darurat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin mengetahui
bagaimana manajemen logistik tanggap darurat bencana banjir di
Kabupaten Nabire yang akan dilakukan oleh BPBD dan juga menganalisa
apakah bantuan kemanusiaan tersebut sudah sesuai, cepat, tepat dan
prosedural serta dapat dipertanggungjawabkan. Metode: Penelitian ini
menanggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teori
Manajemen Logistik menurut H.Subagya (1994). Data yang diperoleh
adalah melalui wawancara dan obervasi dimana selanjutnya dianalisis
menggunakan pola pikir deduktif. Wawancara yang dilakukan dengan
pegawai maupun personil BPBD. Data yang diperoleh kemudian disajikan,
dianalisis, direduksi kemudian ditarik kesimpulan. Hasil: Kegiatan logistik
kemanusiaan tanggap darurat ini dapat berjalan dengan baik serta sesuai
dengan tupoksi hal lain juga dapat dilihat dari terjalinnya koordinasi antar
aktor seperti Pemerintah Kabupaten Nabire sendiri, Badan
Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Basarnas, TNI/POLRI,
SATPOL, Bulog, maupun komunitaskomunitas. Koordinasi yang berjalan
dengan baik sehingga, dalam pelaksanaannya juga berjalan dengan baik
serta juga masyarakat di Kabupaten Nabire mempunyai jiwa sosial yang
tinggi. Kesimpulan: Penelitian mendapatkan kesimpulan yaitu manajemen
logistik tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Nabire Provinsi Papua
Tengah berjalan dengan cukup baik dan pelaksanaannya juga berdasrkan
tupoksi serta aturan yang ada.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06245/IPDN/2023 |
363.349 309 598 811 2 MOT m |
Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194398 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260221075930 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001482 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a MANAJEMEN LOGISTIK TANGGAP DARURAT BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH /$c Mote, Beatriks Prasetyo | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Mote, Beatriks Prasetyo | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 14 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12310 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Dedy Suhendi | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.349 309 598 811 2 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.349 309 598 811 2 MOT m | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Penanggulangan Bencana Banjir | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Latar Belakang: Logistik adalah unsur yang paling penting dalam setiap upaya bantuan kemanusiaan terutama tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Nabire. Bantuan logistik bencana ini sangat diperlukan bagi korban bencana, maka harus tepat waktu, sasaran, lokasi, jumlah, kualitas dan juga sesuai dengan kebutuhan korban bencana banjir pada saat tanggap darurat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin mengetahui bagaimana manajemen logistik tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Nabire yang akan dilakukan oleh BPBD dan juga menganalisa apakah bantuan kemanusiaan tersebut sudah sesuai, cepat, tepat dan prosedural serta dapat dipertanggungjawabkan. Metode: Penelitian ini menanggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teori Manajemen Logistik menurut H.Subagya (1994). Data yang diperoleh adalah melalui wawancara dan obervasi dimana selanjutnya dianalisis menggunakan pola pikir deduktif. Wawancara yang dilakukan dengan pegawai maupun personil BPBD. Data yang diperoleh kemudian disajikan, dianalisis, direduksi kemudian ditarik kesimpulan. Hasil: Kegiatan logistik kemanusiaan tanggap darurat ini dapat berjalan dengan baik serta sesuai dengan tupoksi hal lain juga dapat dilihat dari terjalinnya koordinasi antar aktor seperti Pemerintah Kabupaten Nabire sendiri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Basarnas, TNI/POLRI, SATPOL, Bulog, maupun komunitaskomunitas. Koordinasi yang berjalan dengan baik sehingga, dalam pelaksanaannya juga berjalan dengan baik serta juga masyarakat di Kabupaten Nabire mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Kesimpulan: Penelitian mendapatkan kesimpulan yaitu manajemen logistik tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah berjalan dengan cukup baik dan pelaksanaannya juga berdasrkan tupoksi serta aturan yang ada. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 21 Feb 2026