Detail Katalog
ID: 31194Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
KOORDINASI PEMERINTAHAN DALAM MENGATASI BANJIR DI KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN / Gultom, Manuel Walker Parsaoran
Pengarang:
Gultom, Manuel Walker Parsaoran
Gultom, Manuel Walker Parsaoran
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Penanggulangan Bencana Banjir
Deskripsi Fisik:
8
8
Nomor Panggil:
363.349 309 598 233 1 GUL k
363.349 309 598 233 1 GUL k
Control Number:
INLIS000000001194418
INLIS000000001194418
BIB ID:
0010-0226001502
0010-0226001502
Catatan
Latar Belakang : Penulis berfokus pada permasalahan yaitu masyarakat Kabupaten Serang
masih membuang sampah sembarangan yang membuat aliran drainase tersumbat, masih
kurangnya sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana banjir, masih terdapat adanya
bangunan liar yang berdiri di sepanjang anak jalan Sungai Cibanten. Hal ini membutuhkan
koordinasi yang melibatkan berbagai pihak instansi pemerintahan dalam mengatasi masalah
banjir di Kabupaten Serang. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis
Koordinasi Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten,
mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat Koordinasi
Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten, mengetahui dan
menganalisis upaya mengatasi faktor pengambat Koordinasi Pemerintahan Daerah Dalam
Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten. Metode : Metode penelitian dalam
penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan:
Hambatan yang terjadi dalam koordinasi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan
bencana banjir di Kabupaten Serang adalah fasilitas sarana dan prasarana penunjang seperti
alat keselamatan bagi warga masyarakat itu belum terpenuhi, kurangnya ketersediaan anggaran
bagi personil pelaksana di lapangan yang berdampak pada kurang tangguhnya personil dalam
penanganan banjir karena tidak adanya dukungan secara material bagi personil tersebut.
Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan koordinasi yang dilakukan oleh Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dengan instansi terkait masih
belum baik yang ada pada teori koordinasi oleh George R. Terry dalam Erliana Hasan. Faktor
pendukung dan faktor penghambat proses koordinasi berasal dari internal dan eksternal Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Upaya yang dilakukan untuk
mengatasi faktor penghambat ialah saling berkoordinasi dalam penanganan bencana khususnya
banjir sehingga pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam mengatasi
banjir dalam berjalan dengan efektif.
masih membuang sampah sembarangan yang membuat aliran drainase tersumbat, masih
kurangnya sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana banjir, masih terdapat adanya
bangunan liar yang berdiri di sepanjang anak jalan Sungai Cibanten. Hal ini membutuhkan
koordinasi yang melibatkan berbagai pihak instansi pemerintahan dalam mengatasi masalah
banjir di Kabupaten Serang. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis
Koordinasi Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten,
mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat Koordinasi
Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten, mengetahui dan
menganalisis upaya mengatasi faktor pengambat Koordinasi Pemerintahan Daerah Dalam
Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten. Metode : Metode penelitian dalam
penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan:
Hambatan yang terjadi dalam koordinasi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan
bencana banjir di Kabupaten Serang adalah fasilitas sarana dan prasarana penunjang seperti
alat keselamatan bagi warga masyarakat itu belum terpenuhi, kurangnya ketersediaan anggaran
bagi personil pelaksana di lapangan yang berdampak pada kurang tangguhnya personil dalam
penanganan banjir karena tidak adanya dukungan secara material bagi personil tersebut.
Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan koordinasi yang dilakukan oleh Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dengan instansi terkait masih
belum baik yang ada pada teori koordinasi oleh George R. Terry dalam Erliana Hasan. Faktor
pendukung dan faktor penghambat proses koordinasi berasal dari internal dan eksternal Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Upaya yang dilakukan untuk
mengatasi faktor penghambat ialah saling berkoordinasi dalam penanganan bencana khususnya
banjir sehingga pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam mengatasi
banjir dalam berjalan dengan efektif.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06265/IPDN/2023 |
363.349 309 598 233 1 GUL k |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 12 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194418 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260221105518 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001502 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a KOORDINASI PEMERINTAHAN DALAM MENGATASI BANJIR DI KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN /$c Gultom, Manuel Walker Parsaoran | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Gultom, Manuel Walker Parsaoran | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 8 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12500 | 7 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 8 |
| 082 | # |
# |
$a 363.349 309 598 233 1 | 9 |
| 084 | # |
# |
$a 363.349 309 598 233 1 GUL k | 10 |
| 650 | # |
4 |
$a Penanggulangan Bencana Banjir | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Latar Belakang : Penulis berfokus pada permasalahan yaitu masyarakat Kabupaten Serang masih membuang sampah sembarangan yang membuat aliran drainase tersumbat, masih kurangnya sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana banjir, masih terdapat adanya bangunan liar yang berdiri di sepanjang anak jalan Sungai Cibanten. Hal ini membutuhkan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak instansi pemerintahan dalam mengatasi masalah banjir di Kabupaten Serang. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Koordinasi Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten, mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat Koordinasi Pemerintahan dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten, mengetahui dan menganalisis upaya mengatasi faktor pengambat Koordinasi Pemerintahan Daerah Dalam Mengatasi Banjir di Kabupaten Serang Provinsi Banten. Metode : Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hambatan yang terjadi dalam koordinasi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan bencana banjir di Kabupaten Serang adalah fasilitas sarana dan prasarana penunjang seperti alat keselamatan bagi warga masyarakat itu belum terpenuhi, kurangnya ketersediaan anggaran bagi personil pelaksana di lapangan yang berdampak pada kurang tangguhnya personil dalam penanganan banjir karena tidak adanya dukungan secara material bagi personil tersebut. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan koordinasi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dengan instansi terkait masih belum baik yang ada pada teori koordinasi oleh George R. Terry dalam Erliana Hasan. Faktor pendukung dan faktor penghambat proses koordinasi berasal dari internal dan eksternal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat ialah saling berkoordinasi dalam penanganan bencana khususnya banjir sehingga pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam mengatasi banjir dalam berjalan dengan efektif. | 12 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 21 Feb 2026