Detail Katalog

ID: 31205
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENERTIBAN HEWAN TERNAK YANG BERKELIARAN DALAM KAWASAN PERKOTAAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN / Muh. Abdillah Tajuddin

Pengarang:
Muh. Abdillah Tajuddin ; Mu'tamirudin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Keamanan dan Keselamatan Umum
Deskripsi Fisik:
11
Nomor Panggil:
363.109 598 479 1 MUH p
Control Number:
INLIS000000001194429
BIB ID:
0010-0226001513
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Latar belakang penelitian ini adalah
banyaknya hewan ternak yang berkeliaran di tempat-tempat yang tidak seharusnya
seperti jalan raya, taman kota, perumahan warga, dan lingkungan perkantoran yang
berada dalam Kawasan perkotaan sehingga kenyamanan masyarakat. Tujuan :
Skripsi ini bertujuan untuk Untuk mendeskripsikan dan menganalisis terkait
penertiban hewan ternak yang berkeliaran dalam kawasan perkotaan oleh Satuan
Polisi Pamong Praja Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan, Untuk
mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat penertiban hewan ternak
yang berkeliaran dalam kawasan perkotaan oleh Satuan Polisi Pamong Praja di
Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan. Metode : Skripsi ini menggunakan
metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif melalui pendekatan induktif
dengan penganalisisan menggunakan teori penertiban yang dikemukakan oleh
Retno Widjajanti. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara,
observasi dan dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi
data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Satpol PP telah melakukan penertiban terhadap hewan ternak
yang berkeliaran dalam kawasan perkotaan dan pelaksanaan penertiban hewan
ternak juga terdapat beberapa hambatan seperti kurangnya sarana dan prasarana
serta kurangnya kesadaran masyarakat. Kesimpulan : Satpol PP telah melakukan
penertiban terhadap hewan ternak yang berkeliaran dalam kawasan perkotaan,
namun pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, hal ini disebabkan adanya
faktor penghambat dalam proses penertiban seperti belum lengkapnya sarana dan
prasarana serta kurangnya kesadaran masyarakat. Dengan adanya faktor
penghambat tersebut, disarankan kepada pemerintah Kabupaten Sinjai melalui
Satpol PP bersikap tegas dalam penegakan peraturan daerah tetapi tetap humanis,
melengkapi sarana dan prasarana pendukung dalam penertiban hewan ternak serta
membuat fasilitas pemeliharaan hewan ternak yang layak dan sesuai standar seperti
kandang yang memadai dan tempat pembuangan limbah yang terpisah dari
lingkungan sekitar.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06276/IPDN/2023 363.109 598 479 1 MUH p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194429 1
005 _ _ 20260221112029 2
035 # # $a 0010-0226001513 3
245 1 # $a PENERTIBAN HEWAN TERNAK YANG BERKELIARAN DALAM KAWASAN PERKOTAAN OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c Muh. Abdillah Tajuddin 4
100 _ # $a Muh. Abdillah Tajuddin 5
300 # # $a 11 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12352 7
700 _ # $a Mu'tamirudin 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 363.109 598 479 1 10
084 # # $a 363.109 598 479 1 MUH p 11
650 # 4 $a Keamanan dan Keselamatan Umum 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya hewan ternak yang berkeliaran di tempat-tempat yang tidak seharusnya seperti jalan raya, taman kota, perumahan warga, dan lingkungan perkantoran yang berada dalam Kawasan perkotaan sehingga kenyamanan masyarakat. Tujuan : Skripsi ini bertujuan untuk Untuk mendeskripsikan dan menganalisis terkait penertiban hewan ternak yang berkeliaran dalam kawasan perkotaan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan, Untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat penertiban hewan ternak yang berkeliaran dalam kawasan perkotaan oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan. Metode : Skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif melalui pendekatan induktif dengan penganalisisan menggunakan teori penertiban yang dikemukakan oleh Retno Widjajanti. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satpol PP telah melakukan penertiban terhadap hewan ternak yang berkeliaran dalam kawasan perkotaan dan pelaksanaan penertiban hewan ternak juga terdapat beberapa hambatan seperti kurangnya sarana dan prasarana serta kurangnya kesadaran masyarakat. Kesimpulan : Satpol PP telah melakukan penertiban terhadap hewan ternak yang berkeliaran dalam kawasan perkotaan, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, hal ini disebabkan adanya faktor penghambat dalam proses penertiban seperti belum lengkapnya sarana dan prasarana serta kurangnya kesadaran masyarakat. Dengan adanya faktor penghambat tersebut, disarankan kepada pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Satpol PP bersikap tegas dalam penegakan peraturan daerah tetapi tetap humanis, melengkapi sarana dan prasarana pendukung dalam penertiban hewan ternak serta membuat fasilitas pemeliharaan hewan ternak yang layak dan sesuai standar seperti kandang yang memadai dan tempat pembuangan limbah yang terpisah dari lingkungan sekitar. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name