Detail Katalog

ID: 31207
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PILKADA DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2018 / Eduard Adiputra Abanat

Pengarang:
Eduard Adiputra Abanat ; Ginting, Arwanto Harimas
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Partisipasi Politik
Deskripsi Fisik:
9 hlm : illus
Nomor Panggil:
323.042 095 986 871 EDU p
Control Number:
INLIS000000001194431
BIB ID:
0010-0226001515
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi politik masyarakat di Kabupaten Timor Tengah
selatan yang dalam hal ini terkait dengan aktivitas elektoral masih dianggap rendah dan semakin
rendah di setiap periode pemilihan, karena masih banyak masyarakat yang terdaftar dalam DPT
namun tidak ikut berpartisipasi dengan bentuk memilih para calon kepala daerah yang telah
mencalonkan diri. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor dan mempengaruhi jumlah partisipan pada pilkada ditahun 2018 sehingga presentase jumlah pemilih pada periode 2018 lebih rendah dibandingkan yang lain. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi dokumentasi. Partisipasi politik masyarakat menurut Miriam Budiarjo dijadikan alat ukur dalam menganalisis tingkat partisipasi masyarakat. Hasil/Temuan: Strategi dari pihak penyelenggara sendiri untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat Timor Tengah Selatan ialah dengan memperbanyak sosialisasi dengan cara yang lebih kreatif agar menarik minat masyarakat dalam politik, menggunakan para relawan Demokrasi seperti tokoh adat dan agama untuk melakukan sosialisasi sebagai pihak yang paling dekat dengan masyarakat serta melakukan sosialisasi berupa pengenalan kepada masyarakat melalui media sosial yang sedang terkenal dikalangan masyarakat. Kesimpulan: bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi turunnya tingkat partisipasi politik masyarakat Timor Tengah Selatan ialah kesadaran masyarakat, data para pemilih tetap dan kurangnya fasilitas yang memadai bagi pihak penyelenggara dan masyarakat. agar KPU memperbanyak program serta sosialisasi yang berguna dan menarik serta pelatihan penggunaan teknologi bagi masyarakat untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06278/IPDN/2023 323.042 095 986 871 EDU p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194431 1
005 _ _ 20260221112340 2
035 # # $a 0010-0226001515 3
245 1 # $a PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PILKADA DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2018 /$c Eduard Adiputra Abanat 4
100 _ # $a Eduard Adiputra Abanat 5
300 # # $a 9 hlm : $b illus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15916 7
700 _ # $a Ginting, Arwanto Harimas 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 323.042 095 986 871 10
084 # # $a 323.042 095 986 871 EDU p 11
650 # 4 $a Partisipasi Politik 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Partisipasi politik masyarakat di Kabupaten Timor Tengah selatan yang dalam hal ini terkait dengan aktivitas elektoral masih dianggap rendah dan semakin rendah di setiap periode pemilihan, karena masih banyak masyarakat yang terdaftar dalam DPT namun tidak ikut berpartisipasi dengan bentuk memilih para calon kepala daerah yang telah mencalonkan diri. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor dan mempengaruhi jumlah partisipan pada pilkada ditahun 2018 sehingga presentase jumlah pemilih pada periode 2018 lebih rendah dibandingkan yang lain. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi dokumentasi. Partisipasi politik masyarakat menurut Miriam Budiarjo dijadikan alat ukur dalam menganalisis tingkat partisipasi masyarakat. Hasil/Temuan: Strategi dari pihak penyelenggara sendiri untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat Timor Tengah Selatan ialah dengan memperbanyak sosialisasi dengan cara yang lebih kreatif agar menarik minat masyarakat dalam politik, menggunakan para relawan Demokrasi seperti tokoh adat dan agama untuk melakukan sosialisasi sebagai pihak yang paling dekat dengan masyarakat serta melakukan sosialisasi berupa pengenalan kepada masyarakat melalui media sosial yang sedang terkenal dikalangan masyarakat. Kesimpulan: bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi turunnya tingkat partisipasi politik masyarakat Timor Tengah Selatan ialah kesadaran masyarakat, data para pemilih tetap dan kurangnya fasilitas yang memadai bagi pihak penyelenggara dan masyarakat. agar KPU memperbanyak program serta sosialisasi yang berguna dan menarik serta pelatihan penggunaan teknologi bagi masyarakat untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name