Detail Katalog

ID: 31227
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU INDONESIA SEHAT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BOVEN DIGOEL PROVINSIPAPUA SELATAN / AYU RIBKA SAWORO

Pengarang:
AYU RIBKA SAWORO
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Layanan Kesehatan Masyarakat
Deskripsi Fisik:
10 hlm
Nomor Panggil:
362.120 959 881 91 AYU i
Control Number:
INLIS000000001194451
BIB ID:
0010-0226001535
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui implementasi program Kartu Indonesia Sehat di Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan induktif.Tujuan: Hasil penelitian menunjukkan beberapa
hal. Pertama, dengan menggunakan teori Van Metter Van Horn ditemukan fakta tidak
adanya kepentingan lain dari para pelaksana program Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Metode: Pegawai Rumah Sakit seperti dokter hanya melaksanakan tugasnya untuk
keberhasilan program ini. Kemudian Pegawai Rumah Sakit sebagai pelaksana program
tidak memperoleh manfaat apapun, mereka hanya sebagai implementor dari program ini.
Berikutnya, Pegawai Rumah Sakit sebagai pelaksana program menginginkan peserta KIS
merasa puas atas pelayanan yang mereka terima serta lebih memahami bagaimana pola hidup sehat agar tidak mudah sakit. Hasil/Tujuan: Faktor pendukung implementasi
program KIS adalah tersedianya sumber daya manusia atau tenaga medis yang cukup
baik. Sementara faktor penghambatnya antara lain; masih minimnya sarana dan prasana
di Rumah Sakit; masih minimnya pos anggaran sehingga program KIS belum
disosialisaikan dengan baik. Kesimpulan: Diperlukan perumusan program dan strategi
yang mencakup; pemanfaatan teknologi informasi dan iklan dalam memperkenalkan
program KIS; meningkatkan sarana dan prasarana; serta perlunya pola kerjasama yang
baik antara Pemerintah Daerah, Dinas kesehatan, dan Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Boven Digoel dalam memperkenalkan Program KIS.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06298/IPDN/2023 362.120 959 881 91 AYU i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194451 1
005 _ _ 20260222123812 2
035 # # $a 0010-0226001535 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU INDONESIA SEHAT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BOVEN DIGOEL PROVINSIPAPUA SELATAN /$c AYU RIBKA SAWORO 4
100 _ # $a AYU RIBKA SAWORO 5
300 # # $a 10 hlm 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16370 7
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 8
082 # # $a 362.120 959 881 91 9
084 # # $a 362.120 959 881 91 AYU i 10
650 # 4 $a Layanan Kesehatan Masyarakat 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program Kartu Indonesia Sehat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan induktif.Tujuan: Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal. Pertama, dengan menggunakan teori Van Metter Van Horn ditemukan fakta tidak adanya kepentingan lain dari para pelaksana program Kartu Indonesia Sehat (KIS). Metode: Pegawai Rumah Sakit seperti dokter hanya melaksanakan tugasnya untuk keberhasilan program ini. Kemudian Pegawai Rumah Sakit sebagai pelaksana program tidak memperoleh manfaat apapun, mereka hanya sebagai implementor dari program ini. Berikutnya, Pegawai Rumah Sakit sebagai pelaksana program menginginkan peserta KIS merasa puas atas pelayanan yang mereka terima serta lebih memahami bagaimana pola hidup sehat agar tidak mudah sakit. Hasil/Tujuan: Faktor pendukung implementasi program KIS adalah tersedianya sumber daya manusia atau tenaga medis yang cukup baik. Sementara faktor penghambatnya antara lain; masih minimnya sarana dan prasana di Rumah Sakit; masih minimnya pos anggaran sehingga program KIS belum disosialisaikan dengan baik. Kesimpulan: Diperlukan perumusan program dan strategi yang mencakup; pemanfaatan teknologi informasi dan iklan dalam memperkenalkan program KIS; meningkatkan sarana dan prasarana; serta perlunya pola kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah, Dinas kesehatan, dan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Boven Digoel dalam memperkenalkan Program KIS. 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 21 Feb 2026
Export