Detail Katalog
ID: 31246Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PELAKSANAAN REHABILITASI PASCA BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN YAHUKIMO PROVINSI PAPUA / HESELO, DOMINGGUS I
Pengarang:
HESELO, DOMINGGUS I ; Luh Putu Vera Astri Pujayanti
HESELO, DOMINGGUS I ; Luh Putu Vera Astri Pujayanti
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Penanggulangan Bencana
Deskripsi Fisik:
7 hlm
7 hlm
Nomor Panggil:
363.340 959 881 82 HES p
363.340 959 881 82 HES p
Control Number:
INLIS000000001194470
INLIS000000001194470
BIB ID:
0010-0226001554
0010-0226001554
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penulis berfokus pada permasalahan Tanah Longsor
yang menjadi bencana yang paling berdekatan dengan alam merupakan bencana akibat adanya
persoalan lingkungan serta dukungan kondisi permukaan tanah yang memiliki kemiringan
cukup tinggi serta kurangnya tempat resapan air membuat Kecamatan dan desa di Kabupaten
Yahukimo Provinsi papua mendapatkan bantuan pasca bencana rehabilitasi dan rekotruksi.
Untuk itu dibutuhkannya peran dari pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan
Bencana Daerah dalam membantu mempercepat pemulihan dan pembangunan yang bertujuan
untuk mengembalikan aktivitas yang kondusif pada lingkungan sekitar. Tujuan: Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisis sejauh apa
pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam melaksanakan penanganan pasca
bencana tanah longsor di kabupaten Yahukimo. Metode: Metode Penelitian ini dilakukan
dengan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data
melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil/Temuan: Pada Penelitian ini ditemukan
bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai Koordinator dalam program
rehabilitasi dan rekonstruksi yang bekerja sama dengan SKPD, instasi serta pihak-pihak lain.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai koordinator dalam pelaksanaan rehabilitasi
dan rekonstruksi namun pada pelaksanan teknisnya lebih dilakukan oleh SKPD terkait Sehingga
berdampak pada peran yang dijalankan tidak sesuai dengan pedoman-pedoman yang telah
ada.Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa peran dari BPBD Kabupaten Yahukimo dalam
upaya rehabilitasi pasca bencana tanah longsor telah berjalan dengan baik namun belum
optimal. Selain itu, program yang sudah BPBD terapkan untuk menambah kapasitas dan
kualitas Pegawai BPBD yaitu dengan cara melakukan pelatihan kepada keseleruhan pegawai.
yang menjadi bencana yang paling berdekatan dengan alam merupakan bencana akibat adanya
persoalan lingkungan serta dukungan kondisi permukaan tanah yang memiliki kemiringan
cukup tinggi serta kurangnya tempat resapan air membuat Kecamatan dan desa di Kabupaten
Yahukimo Provinsi papua mendapatkan bantuan pasca bencana rehabilitasi dan rekotruksi.
Untuk itu dibutuhkannya peran dari pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan
Bencana Daerah dalam membantu mempercepat pemulihan dan pembangunan yang bertujuan
untuk mengembalikan aktivitas yang kondusif pada lingkungan sekitar. Tujuan: Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisis sejauh apa
pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam melaksanakan penanganan pasca
bencana tanah longsor di kabupaten Yahukimo. Metode: Metode Penelitian ini dilakukan
dengan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data
melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil/Temuan: Pada Penelitian ini ditemukan
bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai Koordinator dalam program
rehabilitasi dan rekonstruksi yang bekerja sama dengan SKPD, instasi serta pihak-pihak lain.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai koordinator dalam pelaksanaan rehabilitasi
dan rekonstruksi namun pada pelaksanan teknisnya lebih dilakukan oleh SKPD terkait Sehingga
berdampak pada peran yang dijalankan tidak sesuai dengan pedoman-pedoman yang telah
ada.Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa peran dari BPBD Kabupaten Yahukimo dalam
upaya rehabilitasi pasca bencana tanah longsor telah berjalan dengan baik namun belum
optimal. Selain itu, program yang sudah BPBD terapkan untuk menambah kapasitas dan
kualitas Pegawai BPBD yaitu dengan cara melakukan pelatihan kepada keseleruhan pegawai.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06317/IPDN/2023 |
363.340 959 881 82 HES p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194470 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260222021029 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001554 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PELAKSANAAN REHABILITASI PASCA BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN YAHUKIMO PROVINSI PAPUA /$c HESELO, DOMINGGUS I | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a HESELO, DOMINGGUS I | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 7 hlm | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15734 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Luh Putu Vera Astri Pujayanti | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 363.340 959 881 82 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 363.340 959 881 82 HES p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Penanggulangan Bencana | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penulis berfokus pada permasalahan Tanah Longsor yang menjadi bencana yang paling berdekatan dengan alam merupakan bencana akibat adanya persoalan lingkungan serta dukungan kondisi permukaan tanah yang memiliki kemiringan cukup tinggi serta kurangnya tempat resapan air membuat Kecamatan dan desa di Kabupaten Yahukimo Provinsi papua mendapatkan bantuan pasca bencana rehabilitasi dan rekotruksi. Untuk itu dibutuhkannya peran dari pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam membantu mempercepat pemulihan dan pembangunan yang bertujuan untuk mengembalikan aktivitas yang kondusif pada lingkungan sekitar. Tujuan: Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisis sejauh apa pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam melaksanakan penanganan pasca bencana tanah longsor di kabupaten Yahukimo. Metode: Metode Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil/Temuan: Pada Penelitian ini ditemukan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai Koordinator dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi yang bekerja sama dengan SKPD, instasi serta pihak-pihak lain. Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai koordinator dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi namun pada pelaksanan teknisnya lebih dilakukan oleh SKPD terkait Sehingga berdampak pada peran yang dijalankan tidak sesuai dengan pedoman-pedoman yang telah ada.Kesimpulan: Penulis menyimpulkan bahwa peran dari BPBD Kabupaten Yahukimo dalam upaya rehabilitasi pasca bencana tanah longsor telah berjalan dengan baik namun belum optimal. Selain itu, program yang sudah BPBD terapkan untuk menambah kapasitas dan kualitas Pegawai BPBD yaitu dengan cara melakukan pelatihan kepada keseleruhan pegawai. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 21 Feb 2026