Detail Katalog
ID: 31287Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
EFEKTIVITAS APLIKASI LAPAK ADUAN DALAM PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BANYUMAS : Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Banyumas / Itsnain Amirrosyad
Pengarang:
Itsnain Amirrosyad ; Hadi Prabowo
Itsnain Amirrosyad ; Hadi Prabowo
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Kebijakan Pemerintah dalam Administrasi
Deskripsi Fisik:
9
9
Nomor Panggil:
352.340 959 826 21 ITS e
352.340 959 826 21 ITS e
Control Number:
INLIS000000001194511
INLIS000000001194511
BIB ID:
0010-0226001595
0010-0226001595
Catatan
Pemasalahan : Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas memiliki
tugas dan fungsi sebagai penghubung dalam penggunaan teknologi informasi lingkup
pemerintah dengan masyarakat, dan juga menyelenggarakan layanan interaktif
pemerintah dan masyarakat menciptakan ruang komunikasi publik bernama Lapak
Aduan. Lapak Aduan menggunakan platform media sosial. Namun dalam
pelaksanaannya, banyak keluhan dari masyarakat masih kurang tersalurkan yang
dikarenakan lambatnya respon dari pelayanan aplikasi. Tujuan : untuk mengetahui
tingkat Efektivitas Aplikasi Lapak Aduan dalam Pelayanan Pengaduan di Kabupaten
Banyumas dan penyebab lambatnya respon tanggapan dari pelayanan aplikasi Lapak
Aduan. Metode : Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian yang
dilakukan oleh peneliti kali ini serta dengan metode deskriptif serta menggunakan
kerangka pikir induktif dengan tujuan agar peneliti dapat menyampaikan data secara
jelas mengenai penelitian terkait. Hasil : Hasil dari penelitian yang menggunakan teori
O’Brien tentang Sistem informasi dengan 5 (lima) dimensi yaitu Sumber Daya
Manusia, Perangkat Keras, Perangkat Lunak, Sumber Daya Data, dan Jaringan
Komunikasi ini menyatakan bahwa Lapak Aduan dinilai sudah sukses, walaupun
terdapat satu masalah pada Jaringan Komunikasi. Sementara penyebab lambatnya
respon tanggapan dari pelayanan Aplikasi Lapak Aduan adalah kurang tanggapnya
Public Information Center (PIC) di tiap Perangkat Daerah di Kabupaten Banyumas dan
adanya kendala dari jaringan telekomunikasi yang ada di daerah Kabupaten Banyumas.
Hal yang perlu dilakukan oleh Dinkominfo adalah meningkatkan pemahaman kepada
PIC dalam pengelolaan aduan dan meningkatan pembangunan infrastruktur pada
jaringan komunikasi di daerah-daerah yang masih terdapat Blank Spot.
tugas dan fungsi sebagai penghubung dalam penggunaan teknologi informasi lingkup
pemerintah dengan masyarakat, dan juga menyelenggarakan layanan interaktif
pemerintah dan masyarakat menciptakan ruang komunikasi publik bernama Lapak
Aduan. Lapak Aduan menggunakan platform media sosial. Namun dalam
pelaksanaannya, banyak keluhan dari masyarakat masih kurang tersalurkan yang
dikarenakan lambatnya respon dari pelayanan aplikasi. Tujuan : untuk mengetahui
tingkat Efektivitas Aplikasi Lapak Aduan dalam Pelayanan Pengaduan di Kabupaten
Banyumas dan penyebab lambatnya respon tanggapan dari pelayanan aplikasi Lapak
Aduan. Metode : Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian yang
dilakukan oleh peneliti kali ini serta dengan metode deskriptif serta menggunakan
kerangka pikir induktif dengan tujuan agar peneliti dapat menyampaikan data secara
jelas mengenai penelitian terkait. Hasil : Hasil dari penelitian yang menggunakan teori
O’Brien tentang Sistem informasi dengan 5 (lima) dimensi yaitu Sumber Daya
Manusia, Perangkat Keras, Perangkat Lunak, Sumber Daya Data, dan Jaringan
Komunikasi ini menyatakan bahwa Lapak Aduan dinilai sudah sukses, walaupun
terdapat satu masalah pada Jaringan Komunikasi. Sementara penyebab lambatnya
respon tanggapan dari pelayanan Aplikasi Lapak Aduan adalah kurang tanggapnya
Public Information Center (PIC) di tiap Perangkat Daerah di Kabupaten Banyumas dan
adanya kendala dari jaringan telekomunikasi yang ada di daerah Kabupaten Banyumas.
Hal yang perlu dilakukan oleh Dinkominfo adalah meningkatkan pemahaman kepada
PIC dalam pengelolaan aduan dan meningkatan pembangunan infrastruktur pada
jaringan komunikasi di daerah-daerah yang masih terdapat Blank Spot.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06355/IPDN/2023 |
352.340 959 826 21 ITS e |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194511 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260223040339 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0226001595 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a EFEKTIVITAS APLIKASI LAPAK ADUAN DALAM PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BANYUMAS : $b Studi Kasus Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Banyumas /$c Itsnain Amirrosyad | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Itsnain Amirrosyad | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 9 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13531 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Hadi Prabowo | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.340 959 826 21 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.340 959 826 21 ITS e | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Kebijakan Pemerintah dalam Administrasi | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Pemasalahan : Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas memiliki tugas dan fungsi sebagai penghubung dalam penggunaan teknologi informasi lingkup pemerintah dengan masyarakat, dan juga menyelenggarakan layanan interaktif pemerintah dan masyarakat menciptakan ruang komunikasi publik bernama Lapak Aduan. Lapak Aduan menggunakan platform media sosial. Namun dalam pelaksanaannya, banyak keluhan dari masyarakat masih kurang tersalurkan yang dikarenakan lambatnya respon dari pelayanan aplikasi. Tujuan : untuk mengetahui tingkat Efektivitas Aplikasi Lapak Aduan dalam Pelayanan Pengaduan di Kabupaten Banyumas dan penyebab lambatnya respon tanggapan dari pelayanan aplikasi Lapak Aduan. Metode : Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti kali ini serta dengan metode deskriptif serta menggunakan kerangka pikir induktif dengan tujuan agar peneliti dapat menyampaikan data secara jelas mengenai penelitian terkait. Hasil : Hasil dari penelitian yang menggunakan teori O’Brien tentang Sistem informasi dengan 5 (lima) dimensi yaitu Sumber Daya Manusia, Perangkat Keras, Perangkat Lunak, Sumber Daya Data, dan Jaringan Komunikasi ini menyatakan bahwa Lapak Aduan dinilai sudah sukses, walaupun terdapat satu masalah pada Jaringan Komunikasi. Sementara penyebab lambatnya respon tanggapan dari pelayanan Aplikasi Lapak Aduan adalah kurang tanggapnya Public Information Center (PIC) di tiap Perangkat Daerah di Kabupaten Banyumas dan adanya kendala dari jaringan telekomunikasi yang ada di daerah Kabupaten Banyumas. Hal yang perlu dilakukan oleh Dinkominfo adalah meningkatkan pemahaman kepada PIC dalam pengelolaan aduan dan meningkatan pembangunan infrastruktur pada jaringan komunikasi di daerah-daerah yang masih terdapat Blank Spot. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Feb 2026