Detail Katalog
ID: 31330Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
INOVASI APLIKASI PETUNG DADI DALAM PENYEDERHANAAN ADMINISTRASI PERIZINAN OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN TRENGGALEK / Aldi Wahyu Nur Alamsyah
Pengarang:
Aldi Wahyu Nur Alamsyah ; Dhedy Guntoro
Aldi Wahyu Nur Alamsyah ; Dhedy Guntoro
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pelayanan publik
Deskripsi Fisik:
9
9
Nomor Panggil:
352.359 828 13 ALD i
352.359 828 13 ALD i
Control Number:
INLIS000000001194554
INLIS000000001194554
BIB ID:
0010-0326000001
0010-0326000001
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah
bagaimana pelaksanaan serta faktor penghambat dan upaya mengatasi hambatan pada inovasi
aplikasi Petung Dadi dalam penyederhanaan administrasi perizinan oleh Diskominfo Kabupaten
Trenggalek. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan
tentang pelaksanaan, menganalisis faktor penghambat dan upaya mengatasi hambatan pada inovasi
aplikasi Petung Dadi dalam penyederhanaan administrasi perizinan oleh Diskominfo Kabupaten
Trenggalek.. Metode: Metode yang digunakan dalam Penelitian yaitu Penelitian kualitatifdeskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik
triangulasi yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitin ini
adalah Berdasarkan Penelitian yang dilakukan terdapat temuan utama yaitu pada inovasi aplikasi
perangkat, mekanisme, dan prosedur yang dipakai dalam pelaksanaan pelayanan dan pengelolaan
aplikasi Petung Dadi belum sesuai dengan SPM (Standar Pelayanan Minimal) karena tidak
dilengkapi Standar Pelayanan menggunakan SOP (Standar Operasional Prosedur). Hal ini
mengakibatkan pelayanan yang diberikan melalui Inovasi Aplikasi Petung Dadi belum berjalan
dengan maksimal. Kesimpulan: Berdasarkan hasil Penelitian disimpulkan bahwa inovasi aplikasi
Petung Dadi dalam penyederhanaan administrasi perizinan oleh Dinas Komunikasi Dan
Informatika Kabupaten Trenggalek sudah berjalan baik namun belum maksimal. Masih belum
maksimalnya pelayanan surat menyurat dari desa hingga kecamatan melalui aplikasi Petung Dadi
disebabkan masih adanya faktor penghambat yaitu kurangnya sosialisasi kepada masyarakat,
lamanya proses verifikasi data, tidak meratanya akses jaringan sinyal internet, aparatur pelaksana
yang belum bisa mengoperasikan aplikasi Petung Dadi, terbatasnya dokumen yang dilayani.
Adapun upaya yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek yaitu
semakin menggencarkan sosialisasi aplikasi Petung Dadi kepada masyarakat melalui media sosial,
menyederhanakan mekanisme pelayanan, menjembatani pihak desa untuk menjalin kerja sama
dengan Internet Service Protocol (ISP) Lokal untuk menyediakan akses internet, melaksanakan
Bimbingan Teknis (Bimtek) secara daring melalui webinar kepada seluruh aparatur pelaksana
Petung Dadi, dan menambah menu surat yang dilayani.
bagaimana pelaksanaan serta faktor penghambat dan upaya mengatasi hambatan pada inovasi
aplikasi Petung Dadi dalam penyederhanaan administrasi perizinan oleh Diskominfo Kabupaten
Trenggalek. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan
tentang pelaksanaan, menganalisis faktor penghambat dan upaya mengatasi hambatan pada inovasi
aplikasi Petung Dadi dalam penyederhanaan administrasi perizinan oleh Diskominfo Kabupaten
Trenggalek.. Metode: Metode yang digunakan dalam Penelitian yaitu Penelitian kualitatifdeskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik
triangulasi yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitin ini
adalah Berdasarkan Penelitian yang dilakukan terdapat temuan utama yaitu pada inovasi aplikasi
perangkat, mekanisme, dan prosedur yang dipakai dalam pelaksanaan pelayanan dan pengelolaan
aplikasi Petung Dadi belum sesuai dengan SPM (Standar Pelayanan Minimal) karena tidak
dilengkapi Standar Pelayanan menggunakan SOP (Standar Operasional Prosedur). Hal ini
mengakibatkan pelayanan yang diberikan melalui Inovasi Aplikasi Petung Dadi belum berjalan
dengan maksimal. Kesimpulan: Berdasarkan hasil Penelitian disimpulkan bahwa inovasi aplikasi
Petung Dadi dalam penyederhanaan administrasi perizinan oleh Dinas Komunikasi Dan
Informatika Kabupaten Trenggalek sudah berjalan baik namun belum maksimal. Masih belum
maksimalnya pelayanan surat menyurat dari desa hingga kecamatan melalui aplikasi Petung Dadi
disebabkan masih adanya faktor penghambat yaitu kurangnya sosialisasi kepada masyarakat,
lamanya proses verifikasi data, tidak meratanya akses jaringan sinyal internet, aparatur pelaksana
yang belum bisa mengoperasikan aplikasi Petung Dadi, terbatasnya dokumen yang dilayani.
Adapun upaya yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek yaitu
semakin menggencarkan sosialisasi aplikasi Petung Dadi kepada masyarakat melalui media sosial,
menyederhanakan mekanisme pelayanan, menjembatani pihak desa untuk menjalin kerja sama
dengan Internet Service Protocol (ISP) Lokal untuk menyediakan akses internet, melaksanakan
Bimbingan Teknis (Bimtek) secara daring melalui webinar kepada seluruh aparatur pelaksana
Petung Dadi, dan menambah menu surat yang dilayani.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06366/IPDN/2023 |
352.359 828 13 ALD i |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194554 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260301100314 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0326000001 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a INOVASI APLIKASI PETUNG DADI DALAM PENYEDERHANAAN ADMINISTRASI PERIZINAN OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN TRENGGALEK /$c Aldi Wahyu Nur Alamsyah | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Aldi Wahyu Nur Alamsyah | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 9 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12545 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Dhedy Guntoro | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.359 828 13 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.359 828 13 ALD i | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pelayanan publik | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan serta faktor penghambat dan upaya mengatasi hambatan pada inovasi aplikasi Petung Dadi dalam penyederhanaan administrasi perizinan oleh Diskominfo Kabupaten Trenggalek. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang pelaksanaan, menganalisis faktor penghambat dan upaya mengatasi hambatan pada inovasi aplikasi Petung Dadi dalam penyederhanaan administrasi perizinan oleh Diskominfo Kabupaten Trenggalek.. Metode: Metode yang digunakan dalam Penelitian yaitu Penelitian kualitatifdeskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitin ini adalah Berdasarkan Penelitian yang dilakukan terdapat temuan utama yaitu pada inovasi aplikasi perangkat, mekanisme, dan prosedur yang dipakai dalam pelaksanaan pelayanan dan pengelolaan aplikasi Petung Dadi belum sesuai dengan SPM (Standar Pelayanan Minimal) karena tidak dilengkapi Standar Pelayanan menggunakan SOP (Standar Operasional Prosedur). Hal ini mengakibatkan pelayanan yang diberikan melalui Inovasi Aplikasi Petung Dadi belum berjalan dengan maksimal. Kesimpulan: Berdasarkan hasil Penelitian disimpulkan bahwa inovasi aplikasi Petung Dadi dalam penyederhanaan administrasi perizinan oleh Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Trenggalek sudah berjalan baik namun belum maksimal. Masih belum maksimalnya pelayanan surat menyurat dari desa hingga kecamatan melalui aplikasi Petung Dadi disebabkan masih adanya faktor penghambat yaitu kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, lamanya proses verifikasi data, tidak meratanya akses jaringan sinyal internet, aparatur pelaksana yang belum bisa mengoperasikan aplikasi Petung Dadi, terbatasnya dokumen yang dilayani. Adapun upaya yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek yaitu semakin menggencarkan sosialisasi aplikasi Petung Dadi kepada masyarakat melalui media sosial, menyederhanakan mekanisme pelayanan, menjembatani pihak desa untuk menjalin kerja sama dengan Internet Service Protocol (ISP) Lokal untuk menyediakan akses internet, melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) secara daring melalui webinar kepada seluruh aparatur pelaksana Petung Dadi, dan menambah menu surat yang dilayani. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 01 Mar 2026