Detail Katalog

ID: 31346
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS PERAN BADAN KEHORMATAN DALAM PENEGAKAN KODE ETIK DAN PEDOMAN PERILAKU ANGGOTA DPRD KABUPATEN WAJO TAHUN 2022 / Teguh Ahmad Asparill

Pengarang:
Teguh Ahmad Asparill ; Gasper Liauw
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Deskripsi Fisik:
14 : Ilus
Nomor Panggil:
328 598 476 1 TEG a
Control Number:
INLIS000000001194570
BIB ID:
0010-0326000017
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fokus penelitian ini tentang bagaimana peran Badan Kehormatan serta apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat Badan Kehormatan dalam menjalankan perannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Kehormatan serta menganalisis apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat Badan Kehormatan dalam penegakan kode etik dan pedoman perilaku Anggota DPRD Kabupaten Wajo Tahun 2022. Metode: Metode penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penulis memperoleh temuan dalam penelitian ini berupa masih terjadinya pelanggaran atas kode etik dan pedoman perilaku yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Wajo yaitu keterlambatan serta ketidakhadiran secara fisik pada saat rapat berlangsung, sehingga menuntut Badan Kehormatan untuk bertindak dalam menegakkan kode etik dan pedoman perilaku. Peran yang dilakukan Badan Kehormatan telah baik dalam mewujudkan harapan (expectation) aktor yang terlibat dalam aktivitas penegakan kode etik dan pedoman perilaku, pelaksanaan tugas sesuai dengan norma (norm) yang berlaku, wujud perilaku (performance) yang ditunjukkan serta pemberian penilaian (evaluation) dan sanksi (sanction). Pendukung utama baiknya peran Badan Kehormatan dalam penegakan kode etik dan pedoman perilaku yaitu tingginya tingkat inisiatif Ketua dan Wakil Ketua Badan Kehormatan, sikap kooperatif dan kekeluargaan, koordinasi yang fleksibel dan Ruang kerja yang mendukung. Meskipun demikian, Badan Kehormatan masih dibatasi oleh minimnya kesadaran masyarakat, keberlangsungan pendekatan kekeluargaan secara kontinu, pola pikir masyarakat yang terbatas. Kesimpulan: Peran Badan Kehormatan dalam penegakan kode etik dan pedoman perilaku Anggota DPRD Kabupaten Wajo tahun 2022 telah berjalan dengan baik, hal ini disebabkan karena Badan Kehormatan senantiasa melaksanakan tugasnya sesuai dengan harapan dan norma yang ada serta dalam tindakannya senantiasa mendorong Anggota DPRD Kabupaten Wajo untuk beretika baik sebagai wakil masyarakat. Untuk mengoptimalkan peran Badan Kehormatan dalam penegakan kode etik dan pedoman perilaku, sangat disarankan untuk melakukan sosialisasi tentang tugas pokok dan fungsinya kepada masyarakat, memerhatikan keseimbangan penerapan norma sosial dan peraturan yang berlaku serta terlebih dahulu harus meninjau kebutuhan masyarakat dan mekanisme pelaporan yang cocok untuk karakter masyarakat di Kabupaten Wajo dalam hal peluncuran aplikasi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06377/IPDN/2023 351.175 984 833 AHL k Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 14 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194570 1
005 _ _ 20260302095949 2
035 # # $a 0010-0326000017 3
245 1 # $a ANALISIS PERAN BADAN KEHORMATAN DALAM PENEGAKAN KODE ETIK DAN PEDOMAN PERILAKU ANGGOTA DPRD KABUPATEN WAJO TAHUN 2022 /$c Teguh Ahmad Asparill 4
100 _ # $a Teguh Ahmad Asparill 5
300 # # $a 14 : $b Ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12279 7
700 _ # $a Gasper Liauw 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 328 598 476 1 10
084 # # $a 328 598 476 1 TEG a 11
650 # 4 $a Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fokus penelitian ini tentang bagaimana peran Badan Kehormatan serta apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat Badan Kehormatan dalam menjalankan perannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Kehormatan serta menganalisis apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat Badan Kehormatan dalam penegakan kode etik dan pedoman perilaku Anggota DPRD Kabupaten Wajo Tahun 2022. Metode: Metode penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penulis memperoleh temuan dalam penelitian ini berupa masih terjadinya pelanggaran atas kode etik dan pedoman perilaku yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Wajo yaitu keterlambatan serta ketidakhadiran secara fisik pada saat rapat berlangsung, sehingga menuntut Badan Kehormatan untuk bertindak dalam menegakkan kode etik dan pedoman perilaku. Peran yang dilakukan Badan Kehormatan telah baik dalam mewujudkan harapan (expectation) aktor yang terlibat dalam aktivitas penegakan kode etik dan pedoman perilaku, pelaksanaan tugas sesuai dengan norma (norm) yang berlaku, wujud perilaku (performance) yang ditunjukkan serta pemberian penilaian (evaluation) dan sanksi (sanction). Pendukung utama baiknya peran Badan Kehormatan dalam penegakan kode etik dan pedoman perilaku yaitu tingginya tingkat inisiatif Ketua dan Wakil Ketua Badan Kehormatan, sikap kooperatif dan kekeluargaan, koordinasi yang fleksibel dan Ruang kerja yang mendukung. Meskipun demikian, Badan Kehormatan masih dibatasi oleh minimnya kesadaran masyarakat, keberlangsungan pendekatan kekeluargaan secara kontinu, pola pikir masyarakat yang terbatas. Kesimpulan: Peran Badan Kehormatan dalam penegakan kode etik dan pedoman perilaku Anggota DPRD Kabupaten Wajo tahun 2022 telah berjalan dengan baik, hal ini disebabkan karena Badan Kehormatan senantiasa melaksanakan tugasnya sesuai dengan harapan dan norma yang ada serta dalam tindakannya senantiasa mendorong Anggota DPRD Kabupaten Wajo untuk beretika baik sebagai wakil masyarakat. Untuk mengoptimalkan peran Badan Kehormatan dalam penegakan kode etik dan pedoman perilaku, sangat disarankan untuk melakukan sosialisasi tentang tugas pokok dan fungsinya kepada masyarakat, memerhatikan keseimbangan penerapan norma sosial dan peraturan yang berlaku serta terlebih dahulu harus meninjau kebutuhan masyarakat dan mekanisme pelaporan yang cocok untuk karakter masyarakat di Kabupaten Wajo dalam hal peluncuran aplikasi. 13
990 # # $a 06377/IPDN/2023 1
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name