Detail Katalog

ID: 31380
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI ABSENSI ELEKTRONIK DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA / Ryan Qasthari

Pengarang:
Ryan Qasthari ; Ismunarta
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Manajemen kepegawaian pemerintah
Deskripsi Fisik:
11
Nomor Panggil:
352.659 812 32 RYA i
Control Number:
INLIS000000001194604
BIB ID:
0010-0326000051
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kedisiplinan pegawai negeri sipil dinilai sangat dibutuhkan untuk tingkatkan kinerja pegawai serta citra kerja pada suatu lembaga pemerintahan. Untuk mengukur tingkatan kedisiplinan, salah satu bentuknya ialah memandang dari kedatangan ataupun absensi tiap harinya pada ketika pegawai datang serta pulang kantor. Salah satu upaya untuk meningkatkan disiplin pegawai yakni dengan penggunaan absensi elektronik. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi absensi elektronik dalam meningkatkan disiplin pegawai negeri sipil di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan. Metode: metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Dinas Komunikasi dan Informatika. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu bahwa Implementasi Absensi Elektronik di Dinas Komunikasi dan Informatika sudah berjalan cukup baik diukur melalui teori George C. Edward III, tetapi masih belum maksimal dalam pencapaian indikator Konsistensi dan Fasilitas. Faktor penghambat dalam implementasi absensi elektronik yakni pegawai belum beradaptasi dari absensi manual ke absensi elektronik, mesin absensi rusak, jaringan terputus, Tunjangan penghasilan pegawai yang diterima tidak sesuai menurut pendapat pribadi pegawai dan Tepat waktu dalam absensi namun saat jam kerja melakukan hal lain diluar dinas. Upaya yang dilakukan dalam implementasi absensi elektronik yakni mensosialisasikan penggunaan absensi elektronik secara berkelanjutan, pengoptimalan alat absensi, pemeriksaan operasional jaringan secara berkelanjutan, meningkatkan pemahaman sumber daya manusia, pemberian sanksi yang tegas. Kesimpulan: Meskipun Implementasi Absensi Elektronik di Diskominfo Kabupaten Asahan terlah berjalan dengan cukup baik, tetapi masih belum maksimal. Hal ini dikarenakan kurangnya konsistensi dan komitmen pegawai dalam implementasi absensi elektronik, kurangnya sarana pendukung dalam pelaksanannya.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06405/IPDN/2023 351.175 984 833 AHL k Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194604 1
005 _ _ 20260302111759 2
035 # # $a 0010-0326000051 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI ABSENSI ELEKTRONIK DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Ryan Qasthari 4
100 _ # $a Ryan Qasthari 5
300 # # $a 11 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15676 7
700 _ # $a Ismunarta 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.659 812 32 10
084 # # $a 352.659 812 32 RYA i 11
650 # 4 $a Manajemen kepegawaian pemerintah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kedisiplinan pegawai negeri sipil dinilai sangat dibutuhkan untuk tingkatkan kinerja pegawai serta citra kerja pada suatu lembaga pemerintahan. Untuk mengukur tingkatan kedisiplinan, salah satu bentuknya ialah memandang dari kedatangan ataupun absensi tiap harinya pada ketika pegawai datang serta pulang kantor. Salah satu upaya untuk meningkatkan disiplin pegawai yakni dengan penggunaan absensi elektronik. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi absensi elektronik dalam meningkatkan disiplin pegawai negeri sipil di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan. Metode: metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Dinas Komunikasi dan Informatika. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu bahwa Implementasi Absensi Elektronik di Dinas Komunikasi dan Informatika sudah berjalan cukup baik diukur melalui teori George C. Edward III, tetapi masih belum maksimal dalam pencapaian indikator Konsistensi dan Fasilitas. Faktor penghambat dalam implementasi absensi elektronik yakni pegawai belum beradaptasi dari absensi manual ke absensi elektronik, mesin absensi rusak, jaringan terputus, Tunjangan penghasilan pegawai yang diterima tidak sesuai menurut pendapat pribadi pegawai dan Tepat waktu dalam absensi namun saat jam kerja melakukan hal lain diluar dinas. Upaya yang dilakukan dalam implementasi absensi elektronik yakni mensosialisasikan penggunaan absensi elektronik secara berkelanjutan, pengoptimalan alat absensi, pemeriksaan operasional jaringan secara berkelanjutan, meningkatkan pemahaman sumber daya manusia, pemberian sanksi yang tegas. Kesimpulan: Meskipun Implementasi Absensi Elektronik di Diskominfo Kabupaten Asahan terlah berjalan dengan cukup baik, tetapi masih belum maksimal. Hal ini dikarenakan kurangnya konsistensi dan komitmen pegawai dalam implementasi absensi elektronik, kurangnya sarana pendukung dalam pelaksanannya. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name