Detail Katalog

ID: 31385
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2017-2022 / Woro Liandra Dewi

Pengarang:
Woro Liandra Dewi ; Arina Romarina
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Kinerja Keuangan Daerah
Deskripsi Fisik:
14 : ilus
Nomor Panggil:
336.525 982 74 WOR a
Control Number:
INLIS000000001194609
BIB ID:
0010-0326000056
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Sleman merupakan salah satu pemerintah daerah yang menerapkan prinsip desentralisasi dalam pemerintahannya, selain itu terdapat dampak Covid-19 yang menyebabkan kondisi kehidupan yang tidak normal, sehingga perlu dilakukan penelitian terkait kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman sebelum, saat, dan pasca Covid-19 atau dari tahun 2017-2022. Kinerja keuangan adalah ukuran kinerja dengan menggunakan indikator keuangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman tahun 2017-2022, apa saja faktor penghambat dan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman dalam mengatasi kendala kinerja keuangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dan analisis kinerja keuangan oleh Pattarai. yang diawali dengan metode pendekatan kuantitatif untuk memperoleh analisis bilangan yang kemudian menjadi dasar untuk melakukan penelitian dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah triangulasi data. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat tiga periode kinerja keuangan, 2017-2019 dimana trennya positif, pada tahun 2020-2021 terdapat Covid-19 atau tren negatif, dan pada tahun 2022 terdapat tren positif kinerja keuangan. Ada hambatan terhadap kinerja keuangan dalam bentuk Covid-19, dan faktor lainnya. Kesimpulan: kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman pada tahun 2017-2022 umumnya positif dan terdapat kendala membuat beberapa kondisi lain dari kinerja keuangan dalam tren negatif pada tahun 2019 dan 2020 serta upaya dalam meningkatkan kinerja keuangan yaitu dengan melakukan monitoring dan evaluasi terkait optimalisasi PAD, pembangunan mall pelayanan publik berbasis digital, dan mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian di wilayah Kabupaten Sleman.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06409/IPDN/2023 336.525 982 74 WOR a Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194609 1
005 _ _ 20260302112537 2
035 # # $a 0010-0326000056 3
245 1 # $a ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2017-2022 /$c Woro Liandra Dewi 4
100 _ # $a Woro Liandra Dewi 5
300 # # $a 14 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12186 7
700 _ # $a Arina Romarina 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 336.525 982 74 10
084 # # $a 336.525 982 74 WOR a 11
650 # 4 $a Kinerja Keuangan Daerah 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Sleman merupakan salah satu pemerintah daerah yang menerapkan prinsip desentralisasi dalam pemerintahannya, selain itu terdapat dampak Covid-19 yang menyebabkan kondisi kehidupan yang tidak normal, sehingga perlu dilakukan penelitian terkait kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman sebelum, saat, dan pasca Covid-19 atau dari tahun 2017-2022. Kinerja keuangan adalah ukuran kinerja dengan menggunakan indikator keuangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman tahun 2017-2022, apa saja faktor penghambat dan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman dalam mengatasi kendala kinerja keuangan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dan analisis kinerja keuangan oleh Pattarai. yang diawali dengan metode pendekatan kuantitatif untuk memperoleh analisis bilangan yang kemudian menjadi dasar untuk melakukan penelitian dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah triangulasi data. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat tiga periode kinerja keuangan, 2017-2019 dimana trennya positif, pada tahun 2020-2021 terdapat Covid-19 atau tren negatif, dan pada tahun 2022 terdapat tren positif kinerja keuangan. Ada hambatan terhadap kinerja keuangan dalam bentuk Covid-19, dan faktor lainnya. Kesimpulan: kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman pada tahun 2017-2022 umumnya positif dan terdapat kendala membuat beberapa kondisi lain dari kinerja keuangan dalam tren negatif pada tahun 2019 dan 2020 serta upaya dalam meningkatkan kinerja keuangan yaitu dengan melakukan monitoring dan evaluasi terkait optimalisasi PAD, pembangunan mall pelayanan publik berbasis digital, dan mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian di wilayah Kabupaten Sleman. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name