Detail Katalog

ID: 31404
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI PENERBITAN AKTA PERKAWINAN DALAM MENINGKATKAN TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN GORONTALO PROVINSI GORONTALO / Moh Fardhansyah Beu

Pengarang:
Moh Fardhansyah Beu ; Noudy R. P. Tendean
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Kependudukan
Deskripsi Fisik:
9 : ilus
Nomor Panggil:
304.659 843 21 MOH i
Control Number:
INLIS000000001194628
BIB ID:
0010-0326000075
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Perkawinan dianggap sah secara hukum oleh Negara apabila dilakukan menurut hukum perkawinan masing - masing agama dan kepercayaan dan memliki akta perkawinan yang tercatat oleh lembaga yang berwenang menurut undang - undang yang berlaku, namun ada permasalahan dalam pengurusan akta pernikahan ini, Masih ada beberapa faktor penghambat salah satunya dari masyarakat itu sendiri yang menganggap tidak pentingnya kepengurusan dokumen kependudukan dan menganggap sepele yang mengakibatkan masyarakat tidak memiliki rasa ingin tau tentang tata cara dan persyaratan dalam mengurus akta perkawinan. permasalahan ini sering terjadi karena sikap acuh tak acuh dari masyarakat dalam hal kepengurusan dokumen kependudukan, menganggap selalu adanya kendala dalam proses mengurus dokumen, seperti akses menuju lokasi yang jauh, kurangnya informasi tentang persyaratan kepengurusan dokumen kependudukan, sehingga ini menjadi faktor kurangnya partisipasi masyarakat dalam mengurus dan terabaikan. Tujuan: mengetahui pelaksanaan penerbitan akta Perkawinan, mengetahui hambatan dan hambatan yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gorontalo dalam mengatasinya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data teknis dimulai dari pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Para peneliti menggunakan teori Edward dalam Agustino tentang Implementasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penerbitan akta perkawinan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gorontalo telah berjalan sesuai harapan dapat meningkatkan tertibnya administrasi Kependudukan, namun masih ada kendala yang mempengaruhi pelayanan, yaitu kurangnya kesadaran masyarakat dan juga akses jalan yang jauh dan rusak dalam pelayanan. Kesimpulan: Pelaksanaan Penerbitan Akta Perkawinan dalam Peningkatan Tertib Administrasi Kependudukan di Bidang Kependudukan dan Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Gorontalo, ProvinsiGorontalo telah berjalan sesuai harapan dalam rangka mencapai target peningkatan tertib administrasi kependudukan, hal ini dapat dilihat dengan IKM pada tahun 2021-2022 dengan nilai 82,44% - 84,76% dengan predikat yang baik dalam segala pelayanan termasuk layanan penerbitan akta perkawinan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06425/IPDN/2023 304.659 843 21 MOH i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194628 1
005 _ _ 20260302012359 2
035 # # $a 0010-0326000075 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI PENERBITAN AKTA PERKAWINAN DALAM MENINGKATKAN TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN GORONTALO PROVINSI GORONTALO /$c Moh Fardhansyah Beu 4
100 _ # $a Moh Fardhansyah Beu 5
300 # # $a 9 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12518 7
700 _ # $a Noudy R. P. Tendean 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 304.659 843 21 10
084 # # $a 304.659 843 21 MOH i 11
650 # 4 $a Kependudukan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Perkawinan dianggap sah secara hukum oleh Negara apabila dilakukan menurut hukum perkawinan masing - masing agama dan kepercayaan dan memliki akta perkawinan yang tercatat oleh lembaga yang berwenang menurut undang - undang yang berlaku, namun ada permasalahan dalam pengurusan akta pernikahan ini, Masih ada beberapa faktor penghambat salah satunya dari masyarakat itu sendiri yang menganggap tidak pentingnya kepengurusan dokumen kependudukan dan menganggap sepele yang mengakibatkan masyarakat tidak memiliki rasa ingin tau tentang tata cara dan persyaratan dalam mengurus akta perkawinan. permasalahan ini sering terjadi karena sikap acuh tak acuh dari masyarakat dalam hal kepengurusan dokumen kependudukan, menganggap selalu adanya kendala dalam proses mengurus dokumen, seperti akses menuju lokasi yang jauh, kurangnya informasi tentang persyaratan kepengurusan dokumen kependudukan, sehingga ini menjadi faktor kurangnya partisipasi masyarakat dalam mengurus dan terabaikan. Tujuan: mengetahui pelaksanaan penerbitan akta Perkawinan, mengetahui hambatan dan hambatan yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gorontalo dalam mengatasinya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data teknis dimulai dari pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Para peneliti menggunakan teori Edward dalam Agustino tentang Implementasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penerbitan akta perkawinan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gorontalo telah berjalan sesuai harapan dapat meningkatkan tertibnya administrasi Kependudukan, namun masih ada kendala yang mempengaruhi pelayanan, yaitu kurangnya kesadaran masyarakat dan juga akses jalan yang jauh dan rusak dalam pelayanan. Kesimpulan: Pelaksanaan Penerbitan Akta Perkawinan dalam Peningkatan Tertib Administrasi Kependudukan di Bidang Kependudukan dan Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Gorontalo, ProvinsiGorontalo telah berjalan sesuai harapan dalam rangka mencapai target peningkatan tertib administrasi kependudukan, hal ini dapat dilihat dengan IKM pada tahun 2021-2022 dengan nilai 82,44% - 84,76% dengan predikat yang baik dalam segala pelayanan termasuk layanan penerbitan akta perkawinan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name