Detail Katalog
ID: 31506Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PEMBERDAYAAN SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KENTENTERAMAN DAN KETERTIBAN LINGKUNGAN DI KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT / Hadad Mauluddin Akbhar
Pengarang:
Hadad Mauluddin Akbhar ; Etin Indrayani
Hadad Mauluddin Akbhar ; Etin Indrayani
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Ketertiban masyarakat
Deskripsi Fisik:
9
9
Nomor Panggil:
353.925 982 431 HAD p
353.925 982 431 HAD p
Control Number:
INLIS000000001194730
INLIS000000001194730
BIB ID:
0010-0326000177
0010-0326000177
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 menerangkan bahwa perlindungan masyarakat adalah segala upaya dan kegiatan yang dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat, termasuk membantu memelihara keteneteraman, keamanan, dan ketertiban masyarakat. Pada saat ini, keberadaan satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas) yang merupakan jajaran keamanan pertama yang turun langsung di masyarakat ketika terjadi konflik masih terabaikan.Satlinmas di Kecamatan Rancaekek masih kekurangan sarana/prasarana yang menunjang kegiatan Satlinmas seperti belum adanya kendaraan untuk patrolu di Beberapa desa, hal ini dilihat dari kelengkapan fasilitas Satlinmas yang masih seadanya serta jumlah pos kamling yang belum tersedia secara merata dengan rata-rata tiap desa di wilayah Kecamatan Rancaekek hanya memiliki 3 (tiga) pos kamling. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan pemberdayaan satuan perlindungan masyarakat dalam meningkatkan kententeraman dan ketertiban lingkungan di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, faktor penghambat serta upaya untuk mengatasi dan mengoptimalkannya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini informan ditentukan melalui teknik purposive dan snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori Pemberdyaan menurut Jim Ife (1995:182) yang terdiri dari 4 (empat) dimensi yaitu: sumber daya, kesempatan, pengetahuan dan keterampilan yang menunjukan bahwa Kemampuan Satlinmas untuk meningkatkan ketenteraman dan mengamankan di wilayah Rancaekek telah berjalan dengan baik dengan adanya kesempatan, pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh pemerintah. Namun anggaran yang ada masih kurang dalam pemberdayaan Satlinmas yaitu dengan menyediakan sumber daya. Terkait dengan ketersediaan biaya operasional, Satlinmas di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung memiliki insentif yang masih kurang, yang menjadi hak mereka dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini dikarenakan terbatasnya anggaran pemerintah minimnya biaya operasional yang menjadi hak Satlinmas.Kesimpulan: Guna mengatasi hambatan yang dialami disarankan agar pemerintah daerah dapat mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling); melakukan patroli dan penjagaan; dan melakukan koordinasi dengan babinsa (TNI) dan babinkamtibmas (POLRI).
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06479/IPDN/2023 |
353.925 982 431 HAD p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194730 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260316104018 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0326000177 | 3 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0326000176 | 4 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0326000167 | 5 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0326000106 | 6 |
| 245 | 1 |
# |
$a PEMBERDAYAAN SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KENTENTERAMAN DAN KETERTIBAN LINGKUNGAN DI KECAMATAN RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Hadad Mauluddin Akbhar | 7 |
| 100 | _ |
# |
$a Hadad Mauluddin Akbhar | 8 |
| 300 | # |
# |
$a 9 | 9 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12474 | 10 |
| 700 | _ |
# |
$a Etin Indrayani | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 12 |
| 082 | # |
# |
$a 353.925 982 431 | 13 |
| 084 | # |
# |
$a 353.925 982 431 HAD p | 14 |
| 650 | # |
4 |
$a Ketertiban masyarakat | 15 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 menerangkan bahwa perlindungan masyarakat adalah segala upaya dan kegiatan yang dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat, termasuk membantu memelihara keteneteraman, keamanan, dan ketertiban masyarakat. Pada saat ini, keberadaan satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas) yang merupakan jajaran keamanan pertama yang turun langsung di masyarakat ketika terjadi konflik masih terabaikan.Satlinmas di Kecamatan Rancaekek masih kekurangan sarana/prasarana yang menunjang kegiatan Satlinmas seperti belum adanya kendaraan untuk patrolu di Beberapa desa, hal ini dilihat dari kelengkapan fasilitas Satlinmas yang masih seadanya serta jumlah pos kamling yang belum tersedia secara merata dengan rata-rata tiap desa di wilayah Kecamatan Rancaekek hanya memiliki 3 (tiga) pos kamling. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan pemberdayaan satuan perlindungan masyarakat dalam meningkatkan kententeraman dan ketertiban lingkungan di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, faktor penghambat serta upaya untuk mengatasi dan mengoptimalkannya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini informan ditentukan melalui teknik purposive dan snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori Pemberdyaan menurut Jim Ife (1995:182) yang terdiri dari 4 (empat) dimensi yaitu: sumber daya, kesempatan, pengetahuan dan keterampilan yang menunjukan bahwa Kemampuan Satlinmas untuk meningkatkan ketenteraman dan mengamankan di wilayah Rancaekek telah berjalan dengan baik dengan adanya kesempatan, pengetahuan dan keterampilan yang diberikan oleh pemerintah. Namun anggaran yang ada masih kurang dalam pemberdayaan Satlinmas yaitu dengan menyediakan sumber daya. Terkait dengan ketersediaan biaya operasional, Satlinmas di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung memiliki insentif yang masih kurang, yang menjadi hak mereka dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini dikarenakan terbatasnya anggaran pemerintah minimnya biaya operasional yang menjadi hak Satlinmas.Kesimpulan: Guna mengatasi hambatan yang dialami disarankan agar pemerintah daerah dapat mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling); melakukan patroli dan penjagaan; dan melakukan koordinasi dengan babinsa (TNI) dan babinkamtibmas (POLRI). | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 06479/IPDN/2023 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 16 Mar 2026