Detail Katalog

ID: 31541
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN PEMERINTAH KABUPATEN SORONG DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK PEMBANGUNAN JALAN LINTAS KABUPATEN SORONG DENGAN MASYARAKAT SUKU MOI KABUPATEN SORONG PROVINSI PAPUA BARAT / Juwita Anggraeni Melanesia Fadan

Pengarang:
Juwita Anggraeni Melanesia Fadan ; Teguh Ilham
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Manajemen konflik
Deskripsi Fisik:
6
Nomor Panggil:
352.345 988 312 JUW p
Control Number:
INLIS000000001194765
BIB ID:
0010-0326000212
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pada umumnya konflik diakibatkan oleh perbedaan pendapat, pemikiran, ucapan, dan perbuatan. Sikap dasar yang sulit dan tidak ingin menerima dan menghargai perbedaan semacam itu akan mengubah seseorang berwatak suka berkonflik. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana implementasi hukum dalam menyelesaikan konflik Pembangunan Jalan lintas kabupaten dan peran pemerintah dalam menyelesaikan konflik Pembangunan Jalan lintas kabupaten dengan masyarakat Suku Moi Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi hukum dalam menyelesaikan konflik Pembangunan Jalan lintas kabupaten dan mengetahui peranan pemerintah dalam menyelesaikan konflik Pembangunan Jalan lintas kabupaten dengan masyarakat Suku Moi Kabupaten Sorong. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualiatif yang berlandaskan filsafat positivisme digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Data-data yang ada dianalisis dengan mengumpulkan data, menganalisis data dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa mencapai kesepakatan, kompensasi yang kepada masyarakat hukum adat hendaknya mempertimbangkan hilangnya tanah atau SDM yang menjadi sumber penghidupannya kemudian di samping itu juga peranan pemerintah yang bersifat netral sangat diperlukan dalam menangani berbagai konflik yang terjadi sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak dan dapat menciptakan integrasi sosial. Kesimpulan: Peranan pemerintah dalam menyelesaikan konflik pembangunan jalan lintas kabupaten dengan masyarakat Suku Moi antara lain berperan sebagai regulator, dinamisator, fasilitator serta katalisator. Kata kunci: Peran, Pemerintah kabupaten, Pembangunan, Suku moi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06514/IPDN/2023 352.345 988 312 JUW p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194765 1
005 _ _ 20260316020119 2
035 # # $a 0010-0326000212 3
245 1 # $a PERAN PEMERINTAH KABUPATEN SORONG DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK PEMBANGUNAN JALAN LINTAS KABUPATEN SORONG DENGAN MASYARAKAT SUKU MOI KABUPATEN SORONG PROVINSI PAPUA BARAT /$c Juwita Anggraeni Melanesia Fadan 4
100 _ # $a Juwita Anggraeni Melanesia Fadan 5
300 # # $a 6 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15725 7
700 _ # $a Teguh Ilham 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.345 988 312 10
084 # # $a 352.345 988 312 JUW p 11
650 # 4 $a Manajemen konflik 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pada umumnya konflik diakibatkan oleh perbedaan pendapat, pemikiran, ucapan, dan perbuatan. Sikap dasar yang sulit dan tidak ingin menerima dan menghargai perbedaan semacam itu akan mengubah seseorang berwatak suka berkonflik. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana implementasi hukum dalam menyelesaikan konflik Pembangunan Jalan lintas kabupaten dan peran pemerintah dalam menyelesaikan konflik Pembangunan Jalan lintas kabupaten dengan masyarakat Suku Moi Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi hukum dalam menyelesaikan konflik Pembangunan Jalan lintas kabupaten dan mengetahui peranan pemerintah dalam menyelesaikan konflik Pembangunan Jalan lintas kabupaten dengan masyarakat Suku Moi Kabupaten Sorong. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualiatif yang berlandaskan filsafat positivisme digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Data-data yang ada dianalisis dengan mengumpulkan data, menganalisis data dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa mencapai kesepakatan, kompensasi yang kepada masyarakat hukum adat hendaknya mempertimbangkan hilangnya tanah atau SDM yang menjadi sumber penghidupannya kemudian di samping itu juga peranan pemerintah yang bersifat netral sangat diperlukan dalam menangani berbagai konflik yang terjadi sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak dan dapat menciptakan integrasi sosial. Kesimpulan: Peranan pemerintah dalam menyelesaikan konflik pembangunan jalan lintas kabupaten dengan masyarakat Suku Moi antara lain berperan sebagai regulator, dinamisator, fasilitator serta katalisator. Kata kunci: Peran, Pemerintah kabupaten, Pembangunan, Suku moi. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name