Detail Katalog

ID: 31552
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN BELANJA MODAL DALAM PENYELENGGARANAAN PEMERINTAHAN DAERAH KOTA BANDAR LAMPUNG / M. Rafly Jaya Pratama

Pengarang:
M. Rafly Jaya Pratama ; Sinurat, Marja
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Belanja modal
Deskripsi Fisik:
9
Nomor Panggil:
352.482 598 18 M. e
Control Number:
INLIS000000001194776
BIB ID:
0010-0326000223
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelaksanaan anggaran belanja modal terdapat realisasi anggaran yang terbilang kecil dan mempengaruhi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dilihat dari banyaknya keluhan masyarakat mengenai infrastruktur jalanan dan fasilitas umum yang sudah rusak dan belum memadai. Tujuan: Tujuannya untuk mengetahui efektivitas, kendala, dan upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi penghambat pelaksaan belanja modal di Kota Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif dengan kerangka berpikir induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajuan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan belanja modal di Kota Bandar Lampung sudah efektif. Dimensi kejelasan tujuan yang hendak dicapai, kejelasan strategi pencapaian tujuan, perencanaan yang matang, penyusunan program yang tepat, dan sistem pengawasan dan pengendalian sudah berjalan dengan efektif. Sedangkan dimensi proses analiris dan perumusan kebijakan yang mantap dan tersedianya sarana dan prasarana belum efektif. Kendala yang dihadapi pada efektivitas pelaksanaan belanja modal yaitu pelaporan yang seringkali mengalami keterlambatan, kurangnya ketersediaan dana yang terdapat pada kas daerah, dan sumber daya manusia yang kurang berkompeten dibidangnya. Kesimpulan: pelaksanaan belanja modal di Kota Bandar Lampung sudah efektif. Dikarenakan lima dimensi sudha berjalan dengan efektif, dan dua dimensi belum berjalan dengan efektif. Ada beberapa kendala yang dihadapi oleh pemerintah kota bandar lampung dalam pelaksanaan belanja modal akan tetapi pemerintah kota bandar lampung juga sudah memiliki upaya untuk mengatasi kendala yang dihadapi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06525/IPDN/2023 352.482 598 18 M. e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194776 1
005 _ _ 20260316025616 2
035 # # $a 0010-0326000223 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS PELAKSANAAN BELANJA MODAL DALAM PENYELENGGARANAAN PEMERINTAHAN DAERAH KOTA BANDAR LAMPUNG /$c M. Rafly Jaya Pratama 4
100 _ # $a M. Rafly Jaya Pratama 5
300 # # $a 9 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13338 7
700 _ # $a Sinurat, Marja 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.482 598 18 10
084 # # $a 352.482 598 18 M. e 11
650 # 4 $a Belanja modal 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelaksanaan anggaran belanja modal terdapat realisasi anggaran yang terbilang kecil dan mempengaruhi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dilihat dari banyaknya keluhan masyarakat mengenai infrastruktur jalanan dan fasilitas umum yang sudah rusak dan belum memadai. Tujuan: Tujuannya untuk mengetahui efektivitas, kendala, dan upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi penghambat pelaksaan belanja modal di Kota Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif dengan kerangka berpikir induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajuan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan belanja modal di Kota Bandar Lampung sudah efektif. Dimensi kejelasan tujuan yang hendak dicapai, kejelasan strategi pencapaian tujuan, perencanaan yang matang, penyusunan program yang tepat, dan sistem pengawasan dan pengendalian sudah berjalan dengan efektif. Sedangkan dimensi proses analiris dan perumusan kebijakan yang mantap dan tersedianya sarana dan prasarana belum efektif. Kendala yang dihadapi pada efektivitas pelaksanaan belanja modal yaitu pelaporan yang seringkali mengalami keterlambatan, kurangnya ketersediaan dana yang terdapat pada kas daerah, dan sumber daya manusia yang kurang berkompeten dibidangnya. Kesimpulan: pelaksanaan belanja modal di Kota Bandar Lampung sudah efektif. Dikarenakan lima dimensi sudha berjalan dengan efektif, dan dua dimensi belum berjalan dengan efektif. Ada beberapa kendala yang dihadapi oleh pemerintah kota bandar lampung dalam pelaksanaan belanja modal akan tetapi pemerintah kota bandar lampung juga sudah memiliki upaya untuk mengatasi kendala yang dihadapi. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name