Detail Katalog

ID: 31561
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

STRATEGI PELAYANAN PERIZINAN DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN SRAGEN PROVINSI JAWA TENGAH / Ramadhan Rasyid Susanto

Pengarang:
Ramadhan Rasyid Susanto ; Ermaya Suradinata
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pelayanan perizinan
Deskripsi Fisik:
10 : ilust.
Nomor Panggil:
352.745 982 681 RAM s
Control Number:
INLIS000000001194785
BIB ID:
0010-0326000232
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) adalah instansi pemerintah yang bertugas melaksanakan urusan pemerintahan bidang penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang diberikan kepada daerah. Permasalahan yang dialami dalam pelayanan perizinan yaitu kurang pemahaman masyarakat terhadap pelayanan perizinan, pemanfaatan Mal Pelayanan Publik belum maksimal, dan ketidakpastian penerbitan izin. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi pelayanan perizinan di DPMPTSP Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah. Metode: Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Selanjutnya, data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian untuk analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta menggunakan analisis data ASOCA (Ablility, Strength, Opportunities, Culture, Agility). Hasil/Temuan: Pelayanan perizinan di DPMPTSP Kabupaten Sragen masih terdapat permasalahan meliputi kurangnya pemahaman masyarakat, tempat pelayanan perizinan, dan kurang adanya kepastian penerbitan izin. Namun DPMPTSP Kabupaten Sragen telah menanganinya dengan kebijakan-kebijakan yang diberlakukan. Kesimpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelayanan perizinan yang dilakukan oleh DPMPTSP Kabupaten Sragen berjalan belum maksimal. Karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pelayanan perizinan, pemanfaatan Mal Pelayanan Publik belum maksimal, dan ketidakpastian penerbitan izin. Oleh karena itu diperlukan strategi untuk meningkatkan pelayanan perizinan di DPMPTSP Kabupaten Sragen seperti memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pelayanan perizinan, memaksimalkan pemanfaatan Mal Pelayanan Publik, dan usaha untuk memberikan kepastian waktu penerbitan izin.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06533/IPDN/2023 352.745 982 681 RAM s Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194785 1
005 _ _ 20260316050153 2
035 # # $a 0010-0326000232 3
245 1 # $a STRATEGI PELAYANAN PERIZINAN DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN SRAGEN PROVINSI JAWA TENGAH /$c Ramadhan Rasyid Susanto 4
100 _ # $a Ramadhan Rasyid Susanto 5
300 # # $a 10 : $b ilust. 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12676 7
700 _ # $a Ermaya Suradinata 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 352.745 982 681 10
084 # # $a 352.745 982 681 RAM s 11
600 # 4 $a Pelayanan perizinan 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) adalah instansi pemerintah yang bertugas melaksanakan urusan pemerintahan bidang penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang diberikan kepada daerah. Permasalahan yang dialami dalam pelayanan perizinan yaitu kurang pemahaman masyarakat terhadap pelayanan perizinan, pemanfaatan Mal Pelayanan Publik belum maksimal, dan ketidakpastian penerbitan izin. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi pelayanan perizinan di DPMPTSP Kabupaten Sragen Provinsi Jawa Tengah. Metode: Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Selanjutnya, data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian untuk analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta menggunakan analisis data ASOCA (Ablility, Strength, Opportunities, Culture, Agility). Hasil/Temuan: Pelayanan perizinan di DPMPTSP Kabupaten Sragen masih terdapat permasalahan meliputi kurangnya pemahaman masyarakat, tempat pelayanan perizinan, dan kurang adanya kepastian penerbitan izin. Namun DPMPTSP Kabupaten Sragen telah menanganinya dengan kebijakan-kebijakan yang diberlakukan. Kesimpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelayanan perizinan yang dilakukan oleh DPMPTSP Kabupaten Sragen berjalan belum maksimal. Karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pelayanan perizinan, pemanfaatan Mal Pelayanan Publik belum maksimal, dan ketidakpastian penerbitan izin. Oleh karena itu diperlukan strategi untuk meningkatkan pelayanan perizinan di DPMPTSP Kabupaten Sragen seperti memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pelayanan perizinan, memaksimalkan pemanfaatan Mal Pelayanan Publik, dan usaha untuk memberikan kepastian waktu penerbitan izin. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name