Detail Katalog
ID: 31613Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN TANAH LAUT / Nufa Sintya Andari
Pengarang:
Nufa Sintya Andari ; Wirman Syafri
Nufa Sintya Andari ; Wirman Syafri
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pengembangan ASN
Deskripsi Fisik:
11
11
Nomor Panggil:
352.665 984 31 NUF p
352.665 984 31 NUF p
Control Number:
INLIS000000001194837
INLIS000000001194837
BIB ID:
0010-0326000284
0010-0326000284
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kualitas sumber daya manusia saat ini menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja suata organisasi Sehingga pengembangan komptensi menjadi suatu kebutuhan baik pada sektor publik maupun privat. Pengembangan kompetensi sudah menjadi program rutin bagi pemerintah. Dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dapat didukung dengan keterampilan, pengetahuan dan keahlian lain dapat menambah kompetensi dan kualitas aparatur mengingat tantangan dan tugas yang semakin berat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengatahui bagaimana pengembangan kompetensi yang ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tanah Laut, faktor penghambat serta upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Kompetensi yang ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia sudah cukup baik namun masih terdapat hambatan dikarenakan kurangnya motivasi dan minat aparatur untuk melakukan pengembangan kompetensi untuk dirinya sendiri. Kesimpulan: Anggaran yang kurang juga menjadi faktor penghambat pelaksanaan pengembangan kompetensi.Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan kerjasama dengan pihak lain serta dengan mengikuti webinar untuk aparatur.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06584/IPDN/2023 |
352.665 984 31 NUF p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194837 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260317020715 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0326000284 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN TANAH LAUT /$c Nufa Sintya Andari | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Nufa Sintya Andari | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 11 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13298 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Wirman Syafri | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 352.665 984 31 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 352.665 984 31 NUF p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pengembangan ASN | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kualitas sumber daya manusia saat ini menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja suata organisasi Sehingga pengembangan komptensi menjadi suatu kebutuhan baik pada sektor publik maupun privat. Pengembangan kompetensi sudah menjadi program rutin bagi pemerintah. Dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dapat didukung dengan keterampilan, pengetahuan dan keahlian lain dapat menambah kompetensi dan kualitas aparatur mengingat tantangan dan tugas yang semakin berat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengatahui bagaimana pengembangan kompetensi yang ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tanah Laut, faktor penghambat serta upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Kompetensi yang ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia sudah cukup baik namun masih terdapat hambatan dikarenakan kurangnya motivasi dan minat aparatur untuk melakukan pengembangan kompetensi untuk dirinya sendiri. Kesimpulan: Anggaran yang kurang juga menjadi faktor penghambat pelaksanaan pengembangan kompetensi.Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan kerjasama dengan pihak lain serta dengan mengikuti webinar untuk aparatur. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 17 Mar 2026