Detail Katalog
ID: 31622Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
PERAN DEWAN KERAJINAN NASIONAL DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SENTRA INDUSTRI BATIK BERBASIS TRANSFORMASI DIGITAL DI KOTA BATAM / Qanitah Thalistya Hana Salsabila
Pengarang:
Qanitah Thalistya Hana Salsabila ; Hendrawati Hamid
Qanitah Thalistya Hana Salsabila ; Hendrawati Hamid
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Ekonomi Produksi
Deskripsi Fisik:
12 : ilus
12 : ilus
Nomor Panggil:
338.001 598 143 6 QAN p
338.001 598 143 6 QAN p
Control Number:
INLIS000000001194846
INLIS000000001194846
BIB ID:
0010-0326000293
0010-0326000293
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penulis berfokus pada permasalahan penggunaan transformasi digital yang belum optimal pada pengembangan industri sentra batik di kota batam. Tujuan: kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dekranasda dalam melakukan pengembangan industri sentra batik serta mengetahui upaya yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode: deskriptifkualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik
pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi; kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Peran Dekranasda ditinjau melalui lima dimensi peran pemerintah menurut Siagian (2009). Hasil Temuan: penelitian menunjukkan bahwa Dekranasda telah memberikan motivasi seperti pembinaan danpelatihan, memberikan sarana dan prasarana, pemasaran produk secara offline dan online, Memperluas promosi pemasaran, memberikan kebijakan dan meningkatkan pengawasan, persediaan, kondisi, dan penjualan produk. Sehubung Kesimpulan: dengan temuan tersebut maka penulis menyarankan kepada pemerintah Kota Batam agar kedepannya mampu mempertahankan dan dapat meningkatkan sentra industri batik. agar hal tersebut dapat memberi manfaat terhadap peningkatan perekonomian yang baik terhadap masyarakat Kota Batam.
pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi; kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Peran Dekranasda ditinjau melalui lima dimensi peran pemerintah menurut Siagian (2009). Hasil Temuan: penelitian menunjukkan bahwa Dekranasda telah memberikan motivasi seperti pembinaan danpelatihan, memberikan sarana dan prasarana, pemasaran produk secara offline dan online, Memperluas promosi pemasaran, memberikan kebijakan dan meningkatkan pengawasan, persediaan, kondisi, dan penjualan produk. Sehubung Kesimpulan: dengan temuan tersebut maka penulis menyarankan kepada pemerintah Kota Batam agar kedepannya mampu mempertahankan dan dapat meningkatkan sentra industri batik. agar hal tersebut dapat memberi manfaat terhadap peningkatan perekonomian yang baik terhadap masyarakat Kota Batam.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06593/IPDN/2023 |
338.001 598 143 6 QAN p |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 13 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194846 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260317031653 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0326000293 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a PERAN DEWAN KERAJINAN NASIONAL DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SENTRA INDUSTRI BATIK BERBASIS TRANSFORMASI DIGITAL DI KOTA BATAM /$c Qanitah Thalistya Hana Salsabila | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Qanitah Thalistya Hana Salsabila | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 : $b ilus | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12867 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Hendrawati Hamid | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 338.001 598 143 6 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 338.001 598 143 6 QAN p | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Ekonomi Produksi | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penulis berfokus pada permasalahan penggunaan transformasi digital yang belum optimal pada pengembangan industri sentra batik di kota batam. Tujuan: kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dekranasda dalam melakukan pengembangan industri sentra batik serta mengetahui upaya yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode: deskriptifkualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi; kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Peran Dekranasda ditinjau melalui lima dimensi peran pemerintah menurut Siagian (2009). Hasil Temuan: penelitian menunjukkan bahwa Dekranasda telah memberikan motivasi seperti pembinaan danpelatihan, memberikan sarana dan prasarana, pemasaran produk secara offline dan online, Memperluas promosi pemasaran, memberikan kebijakan dan meningkatkan pengawasan, persediaan, kondisi, dan penjualan produk. Sehubung Kesimpulan: dengan temuan tersebut maka penulis menyarankan kepada pemerintah Kota Batam agar kedepannya mampu mempertahankan dan dapat meningkatkan sentra industri batik. agar hal tersebut dapat memberi manfaat terhadap peningkatan perekonomian yang baik terhadap masyarakat Kota Batam. | 13 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 17 Mar 2026