Detail Katalog

ID: 31623
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

EFEKTIVITAS PROGRAM DESI BELA (DESA SIAGA BENCANA ALAM) DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PROVINSI LAMPUNG / Andala Ilham Hatang

Pengarang:
Andala Ilham Hatang ; Fanila Kasmita Kusuma
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial
Deskripsi Fisik:
8
Nomor Panggil:
360.598 183 1 AND e
Control Number:
INLIS000000001194847
BIB ID:
0010-0326000294
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lampung Selatan merupakan wilayah yang relatif sering mengalami bencana alam setiap tahunnya, yang tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga kerugian materi yang cukup besar. Tujuan: Berdasarkan tingginya potensi bencana di daerah ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mitigasi bencana melalui program Desa Siaga Bencana Alam (DESI BELA) , mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta upaya penanggulangannya di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naratif dengan pendekatan induktif, di mana data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPBD dalam mitigasi bencana di Kabupaten Lampung Selatan terus berjalan setiap tahunnya, namun implementasi program DESI BELA masih belum maksimal akibat faktor-faktor penghambat seperti pandemi COVID-19, keterbatasan sumber daya manusia (SDM), belum memadainya sarana dan prasarana baik secara kualitas maupun kuantitas, serta minimnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan di tengah pemukiman penduduk yang padat. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan melaksanakan koordinasi yang lebih baik, memilah kegiatan mitigasi yang sangat diharapkan masyarakat, melakukan pendekatan secara intensif kepada warga, serta mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi aparatur.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06594/IPDN/2023 360.598 183 1 AND e Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194847 1
005 _ _ 20260317032721 2
035 # # $a 0010-0326000294 3
245 1 # $a EFEKTIVITAS PROGRAM DESI BELA (DESA SIAGA BENCANA ALAM) DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PROVINSI LAMPUNG /$c Andala Ilham Hatang 4
100 _ # $a Andala Ilham Hatang 5
300 # # $a 8 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12633 7
700 _ # $a Fanila Kasmita Kusuma 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 360.598 183 1 10
084 # # $a 360.598 183 1 AND e 11
650 # 4 $a Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lampung Selatan merupakan wilayah yang relatif sering mengalami bencana alam setiap tahunnya, yang tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga kerugian materi yang cukup besar. Tujuan: Berdasarkan tingginya potensi bencana di daerah ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mitigasi bencana melalui program Desa Siaga Bencana Alam (DESI BELA) , mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta upaya penanggulangannya di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naratif dengan pendekatan induktif, di mana data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPBD dalam mitigasi bencana di Kabupaten Lampung Selatan terus berjalan setiap tahunnya, namun implementasi program DESI BELA masih belum maksimal akibat faktor-faktor penghambat seperti pandemi COVID-19, keterbatasan sumber daya manusia (SDM), belum memadainya sarana dan prasarana baik secara kualitas maupun kuantitas, serta minimnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan di tengah pemukiman penduduk yang padat. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan melaksanakan koordinasi yang lebih baik, memilah kegiatan mitigasi yang sangat diharapkan masyarakat, melakukan pendekatan secara intensif kepada warga, serta mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi aparatur. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name