Detail Katalog

ID: 31624
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI RUMAH LAYAK HUNI DALAM MENGATASI ANGKA KEMISKINAN DI KABUPATEN ALOR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR / Putu Wisnu Andika Adhi Pratama

Pengarang:
Putu Wisnu Andika Adhi Pratama
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Permasalahan dan Layanan kepada Orang Miskin
Deskripsi Fisik:
9
Nomor Panggil:
362.559 868 52 PUT i
Control Number:
INLIS000000001194848
BIB ID:
0010-0326000295
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan merupakan masalah sosial yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan perlu ditanggapi secara serius oleh pemerintah, mengingat hingga puluhan tahun setelah merdeka, masalah ini belum dapat diatasi sepenuhnya. Tujuan: Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan, khususnya di sektor papan, adalah melalui program rumah layak huni yang dibuat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan tersebut dalam mengatasi angka kemiskinan di Kabupaten Alor, dengan memperhatikan pelaksanaan pembangunan serta faktor penghambat dan pendukungnya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan analisis terhadap tahap partisipasi menurut Teori Yadav, di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket kepada 50 responden, wawancara mendalam dengan 7 informan, serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Rumah Layak Huni di Kabupaten Alor sudah berjalan dengan baik dilihat dari adanya sosialisasi program dan kejelasan Standar Operasional Prosedur yang dipahami oleh pegawai Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan, namun pemanfaatannya masih belum optimal karena faktor penghambat seperti kurangnya swadaya masyarakat penerima bantuan atau ketidakmampuan mereka dalam swadaya pembangunan, serta minimnya monitoring dan pengawasan. Kesimpulan: Dengan demikian, kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa kebijakan rumah layak huni akan dapat berjalan optimal apabila terjadi komunikasi dan kolaborasi yang baik antara masyarakat penerima bantuan dan pemerintah Kabupaten Alor, dan disarankan agar pemerintah sebelum memberikan bantuan dapat melakukan sosialisasi secara detail dan maksimal.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06595/IPDN/2023 362.559 868 52 PUT i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194848 1
005 _ _ 20260317035316 2
035 # # $a 0010-0326000295 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI RUMAH LAYAK HUNI DALAM MENGATASI ANGKA KEMISKINAN DI KABUPATEN ALOR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /$c Putu Wisnu Andika Adhi Pratama 4
100 _ # $a Putu Wisnu Andika Adhi Pratama 5
300 # # $a 9 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12835 7
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 8
082 # # $a 362.559 868 52 9
084 # # $a 362.559 868 52 PUT i 10
650 # 4 $a Permasalahan dan Layanan kepada Orang Miskin 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan merupakan masalah sosial yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan perlu ditanggapi secara serius oleh pemerintah, mengingat hingga puluhan tahun setelah merdeka, masalah ini belum dapat diatasi sepenuhnya. Tujuan: Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan, khususnya di sektor papan, adalah melalui program rumah layak huni yang dibuat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan tersebut dalam mengatasi angka kemiskinan di Kabupaten Alor, dengan memperhatikan pelaksanaan pembangunan serta faktor penghambat dan pendukungnya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan analisis terhadap tahap partisipasi menurut Teori Yadav, di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket kepada 50 responden, wawancara mendalam dengan 7 informan, serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Rumah Layak Huni di Kabupaten Alor sudah berjalan dengan baik dilihat dari adanya sosialisasi program dan kejelasan Standar Operasional Prosedur yang dipahami oleh pegawai Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan, namun pemanfaatannya masih belum optimal karena faktor penghambat seperti kurangnya swadaya masyarakat penerima bantuan atau ketidakmampuan mereka dalam swadaya pembangunan, serta minimnya monitoring dan pengawasan. Kesimpulan: Dengan demikian, kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa kebijakan rumah layak huni akan dapat berjalan optimal apabila terjadi komunikasi dan kolaborasi yang baik antara masyarakat penerima bantuan dan pemerintah Kabupaten Alor, dan disarankan agar pemerintah sebelum memberikan bantuan dapat melakukan sosialisasi secara detail dan maksimal. 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name