Detail Katalog

ID: 31667
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN DI KABUPATEN TABANAN PROVINSI BALI / Putu Weda Bramanta Wicaksana

Pengarang:
Putu Weda Bramanta Wicaksana ; Bertha Lubis
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Masalah Sosial
Deskripsi Fisik:
16 : ilus
Nomor Panggil:
361.159 862 22 PUT i
Control Number:
INLIS000000001194891
BIB ID:
0010-0426000036
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan merupakan suatu masalah sosial yang hingga saat ini masih sangat sulit untuk dipecahkan baik itu di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini menyebabkan perlu adanya strategi pada proses pembuatan kebijakan yang tepat serta berkesinambungan agar permasalahan ini mampu diatasi. Keputusan Menteri Sosial dalam upaya mengentaskan kemiskinan, maka Pemerintah Kabupaten Tabanan khususnya Dinas Sosial sebagai pelaksana kebijakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sejak 2017 dikarenakan Kabupaten Tabanan merupakan salah satu Kabupaten di Bali dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi, oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti terkait bagaimana Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Tabanan. Tujuan: Mengetahui serta mendeskripsikan bagaimana implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Tabanan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Tabanan dengan teknik pemilihan informan secara Purposive sample. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan Triangulasi dalam menganalisis data. Hasil/Temuan: Meskipun dikatakan sudah cukup baik, namun kenyataannya masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program ini seperti sarana yang kurang memadai, masih adanya masalah teknis dalam pelaksanaan program, serta upaya pemerintah untuk mengatasi masalah yang ada masih belum optimal. Kesimpulan: Meskipun terdapat permasalahan namun program bantuan ini cukup berdampak dalam penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Tabanan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06622/IPDN/2023 361.159 862 22 PUT i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194891 1
005 _ _ 20260406090533 2
035 # # $a 0010-0426000036 3
245 1 # $a IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN DI KABUPATEN TABANAN PROVINSI BALI /$c Putu Weda Bramanta Wicaksana 4
100 _ # $a Putu Weda Bramanta Wicaksana 5
300 # # $a 16 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13079 7
700 _ # $a Bertha Lubis 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 361.159 862 22 10
084 # # $a 361.159 862 22 PUT i 11
650 # 4 $a Masalah Sosial 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan merupakan suatu masalah sosial yang hingga saat ini masih sangat sulit untuk dipecahkan baik itu di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini menyebabkan perlu adanya strategi pada proses pembuatan kebijakan yang tepat serta berkesinambungan agar permasalahan ini mampu diatasi. Keputusan Menteri Sosial dalam upaya mengentaskan kemiskinan, maka Pemerintah Kabupaten Tabanan khususnya Dinas Sosial sebagai pelaksana kebijakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sejak 2017 dikarenakan Kabupaten Tabanan merupakan salah satu Kabupaten di Bali dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi, oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti terkait bagaimana Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Tabanan. Tujuan: Mengetahui serta mendeskripsikan bagaimana implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Tabanan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Tabanan dengan teknik pemilihan informan secara Purposive sample. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan Triangulasi dalam menganalisis data. Hasil/Temuan: Meskipun dikatakan sudah cukup baik, namun kenyataannya masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program ini seperti sarana yang kurang memadai, masih adanya masalah teknis dalam pelaksanaan program, serta upaya pemerintah untuk mengatasi masalah yang ada masih belum optimal. Kesimpulan: Meskipun terdapat permasalahan namun program bantuan ini cukup berdampak dalam penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Tabanan. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name