Detail Katalog

ID: 31707
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PENGURANGAN RISIKO BENCANA BANJIR MELALUI PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM KELURAHAN TANGGUH BENCANA DI KOTA SEMARANG / Muflihul Fakhri Nurhardinta

Pengarang:
Muflihul Fakhri Nurhardinta ; Yudi Rusfiana
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pengamanan dari Bencana Banjir
Deskripsi Fisik:
9
Nomor Panggil:
363.349 359 826 52 MUF p
Control Number:
INLIS000000001194931
BIB ID:
0010-0426000076
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Tingginya potensi bencana alam yang terjadi di indonesia menjadi persoalan penting. Indonesia termasuk dalam 35 negara yang rawan risiko bencana di dunia. Indonesia menjadi Headline di media karena bencana alam yang dialaminya. Bencana di Indonesia dipengaruhi karena letak negara Indonesia berada pada pertemuan 3 lempeng tektonik besar yaitu pertemuan Eurasia, Pasifik dan Indo-Australia sehingga potensi terjadinya bencana di Indonesia cukup tinggi, baik bencana dalam skala besar maupun bencana dalam skala kecil. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat telah terjadi 1.829 kejadian bencana alam di Indonesia sejak 1 Januari 2021 hingga 5 September 2021 dan daerah yang paling banyak mengalami kejadian bencana terjadi di Pulau Jawa. Salah satunya adalah Kota Semarang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengurangan Resiko Bencana Banjir Melalui Partisipasi Masyarakat pada Program Kelurahan Tangguh Bencana Di Kota Semarang. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi dan dokumen-dokumen sebagai teknik pengumpulan data. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh oleh penulis dalam penelitian ini adalah mash kurangnya sumberdaya, saran dan prasarana yang menunjang proram Pengurangan Risiko Bencana Banjir Melalui Partisipasi Masyrakat Pada Program Kelurahan Tangguh Bencana Di Kota Semarang kurang maksimal. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa Pengurangan Risiko Bencana Banjir Melalui Partisipasi Masyrakat Pada Program Kelurahan Tangguh Bencana Di Kota Semarang sudah berjalan cukup baik namun masih belum maksimal, di karenaka sumber daya, sarana dan prasarana yang belum maksimal maka Pengurangan Risiko Bencana Banjir Melalui Partisipasi Masyrakat Pada Program Kelurahan Tangguh Bencana Di Kota Semarang tidak berjalan dengan maksimal.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06658/IPDN/2023 363.349 359 826 52 MUF p Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194931 1
005 _ _ 20260406114735 2
035 # # $a 0010-0426000076 3
245 1 # $a PENGURANGAN RISIKO BENCANA BANJIR MELALUI PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM KELURAHAN TANGGUH BENCANA DI KOTA SEMARANG /$c Muflihul Fakhri Nurhardinta 4
100 _ # $a Muflihul Fakhri Nurhardinta 5
300 # # $a 9 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12813 7
700 _ # $a Yudi Rusfiana 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 363.349 359 826 52 10
084 # # $a 363.349 359 826 52 MUF p 11
650 # 4 $a Pengamanan dari Bencana Banjir 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Tingginya potensi bencana alam yang terjadi di indonesia menjadi persoalan penting. Indonesia termasuk dalam 35 negara yang rawan risiko bencana di dunia. Indonesia menjadi Headline di media karena bencana alam yang dialaminya. Bencana di Indonesia dipengaruhi karena letak negara Indonesia berada pada pertemuan 3 lempeng tektonik besar yaitu pertemuan Eurasia, Pasifik dan Indo-Australia sehingga potensi terjadinya bencana di Indonesia cukup tinggi, baik bencana dalam skala besar maupun bencana dalam skala kecil. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat telah terjadi 1.829 kejadian bencana alam di Indonesia sejak 1 Januari 2021 hingga 5 September 2021 dan daerah yang paling banyak mengalami kejadian bencana terjadi di Pulau Jawa. Salah satunya adalah Kota Semarang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengurangan Resiko Bencana Banjir Melalui Partisipasi Masyarakat pada Program Kelurahan Tangguh Bencana Di Kota Semarang. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi dan dokumen-dokumen sebagai teknik pengumpulan data. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh oleh penulis dalam penelitian ini adalah mash kurangnya sumberdaya, saran dan prasarana yang menunjang proram Pengurangan Risiko Bencana Banjir Melalui Partisipasi Masyrakat Pada Program Kelurahan Tangguh Bencana Di Kota Semarang kurang maksimal. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa Pengurangan Risiko Bencana Banjir Melalui Partisipasi Masyrakat Pada Program Kelurahan Tangguh Bencana Di Kota Semarang sudah berjalan cukup baik namun masih belum maksimal, di karenaka sumber daya, sarana dan prasarana yang belum maksimal maka Pengurangan Risiko Bencana Banjir Melalui Partisipasi Masyrakat Pada Program Kelurahan Tangguh Bencana Di Kota Semarang tidak berjalan dengan maksimal. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name