Detail Katalog
ID: 31733Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
OPTIMALISASI PENGELOLAAN ASET TETAP TANAH DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN LEMBATA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR / Mariyo Primus Kia Duan
Pengarang:
Mariyo Primus Kia Duan ; Syarifuddin
Mariyo Primus Kia Duan ; Syarifuddin
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
2023
Subjek
Pendapatan Asli Daerah
Deskripsi Fisik:
12
12
Nomor Panggil:
336.025 986 851 MAR o
336.025 986 851 MAR o
Control Number:
INLIS000000001194957
INLIS000000001194957
BIB ID:
0010-0426000102
0010-0426000102
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas tentang optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur, penelitian dilaksanakan di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lembata. Peneliti ingin meneliti bagaimana optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata, hambatan optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah, serta upaya mengatasi hambatan optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah. Tujuan: Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mendeskripsikan bagaimana optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah dalam rangka peningkatan PAD di kabupaten Lembata, mencari tahu apa saja faktor yang menghambatan dalam upaya optimalisasi pengelolaan aset daerah (aset tetap) dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata, serta melihat bagaimana Upaya pemerintah daerah dalam mengatasi hambatan optimalisasi pengelolaan aset daerah (aset tetap) dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dilakukan peneliti ditemukan bahwa Memaksimalkan ketersediaan aset khususnya aset tanah, proses inventarisasi asetnya masih terdapat adanya sertifikat tanah yang belum bersertifikat. Memaksimalkan Penggunaan Aset, Penggunaan Aset khususnya aset tanah belum dimanfaatkan secara menyeluruh. Meminimalkan biaya kepemilikan, tingkat efesiensi aset tanah belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian secara umum proses optimalisasi pengelolaan aset daerah (aset tetap) dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata belum optimal dikarenakan terdapat adanya aset tanah yang belum bersertifikat, belum adanya tim penilai untuk menilai aset dan kurangnya peminat dari pihak ketiga dalam memanfaatkan aset tanah yang ada. BKAD sudah melakukan upaya-upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kesimpulan: Optimalisasi Pengelolaan aset tetap tanah dalam rangka Peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Lembata belum optimal, dikarenakan terdapat 323 aset tanah yang belum bersertifikat dan belum dimanfaatkan secara optimal, dan tingkat efesiensi suatu aset tanah di kabupaten Lembata belum efisien.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
06683/IPDN/2023 |
336.025 986 851 MAR o |
Baca di tempat | Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000001194957 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260406022319 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0426000102 | 3 |
| 245 | 1 |
# |
$a OPTIMALISASI PENGELOLAAN ASET TETAP TANAH DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN LEMBATA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /$c Mariyo Primus Kia Duan | 4 |
| 100 | _ |
# |
$a Mariyo Primus Kia Duan | 5 |
| 300 | # |
# |
$a 12 | 6 |
| 856 | # |
# |
$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14234 | 7 |
| 700 | _ |
# |
$a Syarifuddin | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 | 9 |
| 082 | # |
# |
$a 336.025 986 851 | 10 |
| 084 | # |
# |
$a 336.025 986 851 MAR o | 11 |
| 650 | # |
4 |
$a Pendapatan Asli Daerah | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas tentang optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur, penelitian dilaksanakan di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lembata. Peneliti ingin meneliti bagaimana optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata, hambatan optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah, serta upaya mengatasi hambatan optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah. Tujuan: Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mendeskripsikan bagaimana optimalisasi pengelolaan aset tetap tanah dalam rangka peningkatan PAD di kabupaten Lembata, mencari tahu apa saja faktor yang menghambatan dalam upaya optimalisasi pengelolaan aset daerah (aset tetap) dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata, serta melihat bagaimana Upaya pemerintah daerah dalam mengatasi hambatan optimalisasi pengelolaan aset daerah (aset tetap) dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang dilakukan peneliti ditemukan bahwa Memaksimalkan ketersediaan aset khususnya aset tanah, proses inventarisasi asetnya masih terdapat adanya sertifikat tanah yang belum bersertifikat. Memaksimalkan Penggunaan Aset, Penggunaan Aset khususnya aset tanah belum dimanfaatkan secara menyeluruh. Meminimalkan biaya kepemilikan, tingkat efesiensi aset tanah belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian secara umum proses optimalisasi pengelolaan aset daerah (aset tetap) dalam rangka peningkatan PAD di Kabupaten Lembata belum optimal dikarenakan terdapat adanya aset tanah yang belum bersertifikat, belum adanya tim penilai untuk menilai aset dan kurangnya peminat dari pihak ketiga dalam memanfaatkan aset tanah yang ada. BKAD sudah melakukan upaya-upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kesimpulan: Optimalisasi Pengelolaan aset tetap tanah dalam rangka Peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Lembata belum optimal, dikarenakan terdapat 323 aset tanah yang belum bersertifikat dan belum dimanfaatkan secara optimal, dan tingkat efesiensi suatu aset tanah di kabupaten Lembata belum efisien. | 13 |
| 990 | # |
# |
$a 06683/IPDN/2023 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 06 Apr 2026