Detail Katalog

ID: 31740
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANGKA KEMATIAN BAYI MELALUI PROGRAM KESEHATAN KELUARGA (KESGA) PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR / Marck Buce Tanebet

Pengarang:
Marck Buce Tanebet ; Selvia Junita Praja
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Pelayanan
Deskripsi Fisik:
20 : ilus
Nomor Panggil:
353.645 986 3 MAR i
Control Number:
INLIS000000001194964
BIB ID:
0010-0426000109
Catatan
Permasalahan: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB) merupakan salah satu permasalahan krusial yang menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia, karena kesehatan merupakan salah satu standar penting dalam kesejahteraan dan merupakan segi yang mudah dinilai untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat. Tingkat kematian ibu dan bayi Indonesia tergolong tinggi dengan berbagai macam penyebab di tingkat Asia Tenggara. Salah satu provinsi yang menyumbang AKI dan AKB yang tinggi di Indonesia adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang masuk dalam 5 provinsi penyumbang terbesar meskipun jumlah kelahiran hidup yang dimiliki tidak sebanyak provinsi yang lainnya. Untuk menyelesaikan permasalahan ini pemerintah membentuk program kebijakan Kesehatan Keluarga (Kesga) untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB) pada Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan: enelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan tersebut dilaksanakan dan bagaimana upaya dalam menghadapi hambatan-hambatan yang muncul dalam pelaksanaan implementasinya melalui Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode: penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori implementsi kebijakan Mazmanian dan Sabatier. Data yang diperoleh berasal dari dokumen, wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisa melalui 3 tahap reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion). Hasil: melalui penelitian ini peneliti menemukan bahwa kebijakan sudah berjalan dengan optimal namun masih ada hambatan yang bersumber dari segi sosial ekonomi, dan budaya serta anggaran. Kesimpulan: peneliti dalam penelitian akan memberikan beberapa saran yang dapat membantu para aparat pelaksna implementasi kebijakan dalam menghadapi hambatan yang ada.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06690/IPDN/2023 353.645 986 3 MAR i Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 14 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194964 1
005 _ _ 20260406025705 2
035 # # $a 0010-0426000109 3
035 # # $a 0010-0426000108 4
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANGKA KEMATIAN BAYI MELALUI PROGRAM KESEHATAN KELUARGA (KESGA) PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /$c Marck Buce Tanebet 5
100 _ # $a Marck Buce Tanebet 6
300 # # $a 20 : $b ilus 7
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15892 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 353.645 986 3 10
084 # # $a 353.645 986 3 MAR i 11
650 # 4 $a Pelayanan 12
520 # # $a Permasalahan: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB) merupakan salah satu permasalahan krusial yang menjadi tanggungjawab pemerintah Indonesia, karena kesehatan merupakan salah satu standar penting dalam kesejahteraan dan merupakan segi yang mudah dinilai untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat. Tingkat kematian ibu dan bayi Indonesia tergolong tinggi dengan berbagai macam penyebab di tingkat Asia Tenggara. Salah satu provinsi yang menyumbang AKI dan AKB yang tinggi di Indonesia adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang masuk dalam 5 provinsi penyumbang terbesar meskipun jumlah kelahiran hidup yang dimiliki tidak sebanyak provinsi yang lainnya. Untuk menyelesaikan permasalahan ini pemerintah membentuk program kebijakan Kesehatan Keluarga (Kesga) untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB) pada Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan: enelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan tersebut dilaksanakan dan bagaimana upaya dalam menghadapi hambatan-hambatan yang muncul dalam pelaksanaan implementasinya melalui Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode: penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori implementsi kebijakan Mazmanian dan Sabatier. Data yang diperoleh berasal dari dokumen, wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisa melalui 3 tahap reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion). Hasil: melalui penelitian ini peneliti menemukan bahwa kebijakan sudah berjalan dengan optimal namun masih ada hambatan yang bersumber dari segi sosial ekonomi, dan budaya serta anggaran. Kesimpulan: peneliti dalam penelitian akan memberikan beberapa saran yang dapat membantu para aparat pelaksna implementasi kebijakan dalam menghadapi hambatan yang ada. 13
700 _ # $a Selvia Junita Praja 14
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name