Detail Katalog

ID: 31760
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

STRATEGI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MENANGANI JURU PARKIR LIAR DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA / Abdul Mulkhan Kieraha

Pengarang:
Abdul Mulkhan Kieraha
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Satuan Polisi Pamong Praja
Deskripsi Fisik:
10
Nomor Panggil:
363.285 985 4 ABD s
Control Number:
INLIS000000001194984
BIB ID:
0010-0426000129
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Latar belakang skripsi ini adalah masih ditemukan banyak juru parkir liar yang beroperasi di Kota Ternate sehingga mengganggu Ketertiban Umum. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi apa yang dipakai Satpol PP Kota Ternate untuk menangani para juru parkir liar yang beroperasi di berbagai titik di Kota Ternate dan apa saja yang menjadi faktor penghambat serta upaya yang dilakukan untuk menangani faktor penghambat tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengimplementasikan teori strategi menurut James Brian Quinn yang membagi strategi menjadi tiga dimensi, yaitu: Tujuan, Kebijakan dan Program. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik interaktif yang di dalamnya meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Ternate memiliki strategi yaitu menempatkan petugas resmi secara permanen, patroli, membentuk satgas, membuat tempat pengaduan masyarakat dan kerjasama dengan pihak ketiga. Namun ada faktor yang menghambat yaitu kurangnya personil, kurang sarana dan prasaran dan juga tidak memiliki legalitas hukum dalam menindaklanjuti juru parkir liar. Namun ada faktor pendukung yang dapat menjadi solusi terhadap faktor penghambat yaitu melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait dan juga melakukan kerjasama dengan pihak ketiga. Kesimpulan: Satpol PP sebagai penegak UU Ketertiban Umum telah menjalankan strategi-strategi untuk menangani para juru parkir liar, namun ada faktor penghambat yang harus dihadapi, Satpol PP Kota Ternate dalam menangani faktor penghamat sudah melakukan berbagai cara mulai dari koordinasi dengan instansi pemerintah lainnya maupun koordinasi dengan pihak ketiga.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06701/IPDN/2023 363.285 985 4 ABD s Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 12 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001194984 1
005 _ _ 20260407114619 2
035 # # $a 0010-0426000129 3
245 1 # $a STRATEGI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MENANGANI JURU PARKIR LIAR DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA /$c Abdul Mulkhan Kieraha 4
100 _ # $a Abdul Mulkhan Kieraha 5
300 # # $a 10 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15690 7
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 8
082 # # $a 363.285 985 4 9
084 # # $a 363.285 985 4 ABD s 10
650 # 4 $a Satuan Polisi Pamong Praja 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Latar belakang skripsi ini adalah masih ditemukan banyak juru parkir liar yang beroperasi di Kota Ternate sehingga mengganggu Ketertiban Umum. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi apa yang dipakai Satpol PP Kota Ternate untuk menangani para juru parkir liar yang beroperasi di berbagai titik di Kota Ternate dan apa saja yang menjadi faktor penghambat serta upaya yang dilakukan untuk menangani faktor penghambat tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengimplementasikan teori strategi menurut James Brian Quinn yang membagi strategi menjadi tiga dimensi, yaitu: Tujuan, Kebijakan dan Program. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik interaktif yang di dalamnya meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Ternate memiliki strategi yaitu menempatkan petugas resmi secara permanen, patroli, membentuk satgas, membuat tempat pengaduan masyarakat dan kerjasama dengan pihak ketiga. Namun ada faktor yang menghambat yaitu kurangnya personil, kurang sarana dan prasaran dan juga tidak memiliki legalitas hukum dalam menindaklanjuti juru parkir liar. Namun ada faktor pendukung yang dapat menjadi solusi terhadap faktor penghambat yaitu melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait dan juga melakukan kerjasama dengan pihak ketiga. Kesimpulan: Satpol PP sebagai penegak UU Ketertiban Umum telah menjalankan strategi-strategi untuk menangani para juru parkir liar, namun ada faktor penghambat yang harus dihadapi, Satpol PP Kota Ternate dalam menangani faktor penghamat sudah melakukan berbagai cara mulai dari koordinasi dengan instansi pemerintah lainnya maupun koordinasi dengan pihak ketiga. 12
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 07 Apr 2026
Export