Detail Katalog

ID: 31821
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENANGANAN STUNTING DI DESA KONTUMERE KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / NUR HASRAT ILLAHI

Pengarang:
NUR HASRAT ILLAHI ; Muhadam Labolo
Penerbit:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri,
Tempat Terbit:
Sumedang :
Tahun Terbit:
2023
Subjek
Stunting
Deskripsi Fisik:
10 : ilus
Nomor Panggil:
363.859 848 41 NUR p
Control Number:
INLIS000000001195040
BIB ID:
0010-0426000185
Catatan
Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Penanganan Stunting di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanganan stunting oleh Pemerintah Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Provinsi SulawesiTenggara, faktor pendukung dan penghambat penanganan stunting tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Metode: Metode pengumpulan data yang digunakan dalam laporan akhir ini adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mereduksi data, menyajikan data, dan melakukan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa penanganan stunting di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara belum optimal.Kesimpulan: Hal tersebut terlihat dari program penanganan stunting yang ada di Desa Kontumere yang belum sepenuhnya berjalan, dilihat masih adanya faktor penghambat yang mempengaruhi hal tersebut antara lain kepercayaan dan adat setempat yang masih dipegang teguh sehingga mempengaruhi asupan gizi ibu hamil dan anak, banyaknya ibu hamil yang berada pada usia muda dengan tingkat pendidikan rendah, dan kurangnya kepedulian terhadap lingkungab sehingga kebersihan lingkungan terganggu. Saran yang diberikan dari hasil penelitian ini, yaitu perlu adanya sosialisasi dan komunikasi yang lebih luas terkait penanganan stunting kepada seluruh masyarakat, serta meningkatkan kerjasama antara pemerintah, baik itu kader posyandu, kader pembangunan manusia dan bidan yang ada didesa tersebut agar terlaksananya program penanganan stunting secara optimal.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06751/IPDN/2023 363.859 848 41 NUR p Baca di tempat Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000001195040 1
005 _ _ 20260407025531 2
035 # # $a 0010-0426000185 3
245 1 # $a PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENANGANAN STUNTING DI DESA KONTUMERE KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c NUR HASRAT ILLAHI 4
100 _ # $a NUR HASRAT ILLAHI 5
300 # # $a 10 : $b ilus 6
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15610 7
700 _ # $a Muhadam Labolo 8
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 9
082 # # $a 363.859 848 41 10
084 # # $a 363.859 848 41 NUR p 11
650 # 4 $a Stunting 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Penanganan Stunting di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanganan stunting oleh Pemerintah Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Provinsi SulawesiTenggara, faktor pendukung dan penghambat penanganan stunting tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Metode: Metode pengumpulan data yang digunakan dalam laporan akhir ini adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mereduksi data, menyajikan data, dan melakukan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa penanganan stunting di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara belum optimal.Kesimpulan: Hal tersebut terlihat dari program penanganan stunting yang ada di Desa Kontumere yang belum sepenuhnya berjalan, dilihat masih adanya faktor penghambat yang mempengaruhi hal tersebut antara lain kepercayaan dan adat setempat yang masih dipegang teguh sehingga mempengaruhi asupan gizi ibu hamil dan anak, banyaknya ibu hamil yang berada pada usia muda dengan tingkat pendidikan rendah, dan kurangnya kepedulian terhadap lingkungab sehingga kebersihan lingkungan terganggu. Saran yang diberikan dari hasil penelitian ini, yaitu perlu adanya sosialisasi dan komunikasi yang lebih luas terkait penanganan stunting kepada seluruh masyarakat, serta meningkatkan kerjasama antara pemerintah, baik itu kader posyandu, kader pembangunan manusia dan bidan yang ada didesa tersebut agar terlaksananya program penanganan stunting secara optimal. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 07 Apr 2026
Export